18 Jul 2017

Bagaimana Tetap Termotivasi Menyelesaikan Apa yang Telah Anda Mulai

Bagaimana Tetap Termotivasi Menyelesaikan Apa yang Telah Anda Mulai - Pasti ada satu alasan mengapa banyak orang sering berhenti menyelesaikan suatu proyek atau tugas mereka, entah itu tugas kecil atau besar, pada titik-titik tertentu. Mungkin mereka merasa tugasnya sangat menumpuk atau sangat sulit untuk dikerjakan sehingga mereka frustasi dan stress. Akhirnya mereka berhenti mengerjakannya atau setidaknya mereka berpikir untuk berhenti.

Bagaimana Tetap Termotivasi Menyelesaikan Apa yang Telah Anda Mulai

Saat mereka frustasi, otomatis akan tercipta suatu penghalang dalam diri mereka yang menyebabkan motivasi mereka untuk tetap melanjutkan pekerjaan terganggu. Antusiasme mereka yang tinggi saat mereka melakukan tugas tersebut pertama kali akan turun dengan sangat drastis dan kemungkinan mereka berhenti menyelesaikan tugas di tengah jalan sangatlah besar.

Apakah yang biasanya mereka sering lakukan di saat seperti itu?

Mereka akan berjalan dengan menyeret kakinya, membuat kopi dan ketika bertemu dengan seseorang yang ‘tepat’, mereka akan menghabiskan beberapa menit untuk melakukan pembicaraan satu arah, mengeluh tentang proyek atau tugas yang sedang mereka kerjakan. Mungkin secara tidak sadar anda pernah mengalaminya.

Ketika mereka telah selesai mengeluh, mereka segera kembali pada tugasnya dan berpikir dengan penuh keraguan dan kebencian, bagaimana mereka dapat menyelesaikan pekerjaan mereka tersebut.

Daripada anda jatuh pada keadaan yang lebih sulit lagi dan menambah frustasi anda, saya akan mencoba berbagi 5 cara bagaimana anda tetap produktif dan termotivasi untuk menyelesaikan apa yang telah anda mulai serta antusias terhadap apa yang anda kerjakan :


1. Pecahlah tugas anda menjadi beberapa bagian kecil.

Anda hanya perlu membagi tugas anda (break down) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar lebih terkendali. Sebagai contoh: anda memiliki target pribadi untuk membuka sebuah usaha. Jika yang terpikirkan oleh anda hanya membuka tempat usaha dengan segera, maka anda bisa-bisa frustasi di tengah jalan. Yang perlu anda lakukan adalah membagi tugas anda tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, seperti : survei lokasi, mencari supplier, mengurus perijinan, mencari pegawai, membeli perlengkapan usaha dan melakukan aktivitas promosi. Bukankah terlihat menjadi lebih mudah?

Dengan membagi tugas anda menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, akan membuat pekerjaan anda juga menjadi tidak membosankan. Ketika anda berhasil menyelesaikan satu tugas kecil, anda akan merasa terpuaskan dan gembira. Secara psikologi ini merupakan modal berharga untuk melangkah ke tugas kecil berikutnya.

Tetapi sebelum anda melanjutkan ke tugas berikutnya, ada baiknya anda memberikan penghargaan untuk diri anda sendiri, misalkan membeli secangkir kopi starbucks atau apapun yang bisa memanjakan anda untuk merayakan pencapaian yang telah anda lakukan.

Ketika perayaan tersebut berakhir, kembalilah pada pekerjaan anda dan mulai melakukan tugas kecil anda berikutnya. Saya yakin mood anda saat itu akan sangat berbeda. Anda akan lebih produktif dan lebih termotivasi dalam bekerja. Di satu sisi anda akan berusaha mencari lagi penghargaan-penghargaan berikutnya.


2. Manfaatkan efek bola salju.

Coba anda temukan bagian dari tugas anda yang yang paling menyenangkan dan mulailah dari sana. Anda akan dengan mudah dan cepat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Mungkin anda pernah mendengar tips mengerjakan soal ujian : mulailah dari yang mudah terlebih dahulu, tinggalkan dulu yang soal-soal yang sulit. Jika anda hanya berkutat pada soal yang sulit, anda akan stress dan kehabisan waktu, sementara masih banyak soal yang belum dikerjakan. Prinsip ini pun sama digunakan dalam menyelesaikan tugas atau proyek anda.

Ketika anda selesai mengerjakan bagian dari tugas yang menyenangkan, secara tidak sadar anda telah selangkah lebih maju menuju penyelesaian tugas atau proyek anda. Hal ini tentu saja akan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anda untuk menyelesaikan tugas-tugas berikutnya yang lebih sulit. Ketika anda berhasil kembali menyelesaikan, rasa percaya diri anda semakin tinggi lagi. Inilah yang disebut efek bola salju.


3. Hindari mengerjakan banyak tugas sekaligus.

Beberapa orang memiliki sifat ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya. Sifat ini sebetulnya baik, namun yang kurang baik adalah jika hal itu dipraktekkan dengan melakukan banyak tugas secara serentak. Saya pun dulu suka melakukan kebiasaan yang kurang baik seperti ini. Akhirnya tidak ada pekerjaan yang terselesaikan, justru memakan waktu yang lebih lama. Rasa-rasanya superman pun tidak bisa menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sekaligus.

Fokuslah pada apa yang sudah ada di depan mata anda. Selesaikan tugas anda satu per satu. Saya jamin anda akan lebih produktif, tingkat motivasi anda akan terus meningkat (seperti telah saya sampaikan pada point 1 dan 2), serta anda akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat.


4. Beristirahat dan bersenang-senanglah

Ada satu saat dimana motivasi anda menurun dan anda merasa tidak bersemangat. Mungkin anda telah melalui hari-hari yang panjang dan melelahkan, atau tugas yang tersisa begitu beratnya untuk diselesaikan dan memakan waktu yang sangat banyak. Anda bukanlah robot, oleh karenanya saya sangat menyarankan anda untuk meninggalkan pekerjaan sementara waktu.

Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton bioskop, pergi ke restoran favorit, chatting, atau berkumpul bersama dengan sahabat-sahabat anda.

Tujuannya disini adalah mengalihkan perhatian anda dari tugas-tugas anda serta mengurangi stress/frustasi yang anda rasakan. Jadi ketika anda melakukan hal-hal yang menyenangkan tersebut, jangan terpikirkan mengenai tugas-tugas yang belum terselesaikan. Betul-betul lupakan total! Ketika anda kembali pada tugas anda, saya yakin anda akan lebih santai, segar dan termotivasi untuk melanjutkan.


5. Beristirahatlah sejenak.

Beristirahat lagi? Ya, namun kali ini adalah istirahat sejenak. Setelah anda bekerja selama 40-45 menit, ambillah break ringan selama 3-5 menit. Disarankan anda sedikit menjauh dari area kerja anda.

Penelitian mengatakan bahwa setelah anda bekerja selama 40-45 menit, otak anda cenderung lelah atau melambat. Mungkin kondisinya tidak memungkinkan anda untuk menunda atau meninggalkan pekerjaan. Namun intinya adalah ketika anda merasa sangat lelah atau anda sudah tidak dapat fokus lagi, beristirahatlah sejenak. Lakukan peregangan, minum segelas air putih, atau berjalan-jalan mencari udara segar. Anda akan mendapatkan energi tambahan secara instan, sehingga anda akan termotivasi dan bersemangat untuk melanjutkan kembali pekerjaan anda.

Jadikanlah 5 hal ini menjadi bagian dalam hidup anda. Jika anda dapat melakukannya secara konsisten, saya rasa anda akan lebih produktif, lebih antusias, lebih termotivasi dan memiliki rasa kepuasan diri yang tinggi.

Tetap semangat, semoga bisa memberikan sedikit inspirasi.

Source : akuinginsukses.com
Read More

3 Jun 2017

4 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan

4 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan - Meskipun telah mendapat pekerjaan yang tetap, rasanya masih ada saja yang kurang pada pendapatan yang di dapat dari hasil bekerja. Entah karena gaji yang di terima pas-pasan, atau kebutuhan hidup yang terus meningkat. 

4 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan

Apakah Anda adalah orang yang juga mengalami hal yang demikian? Jika iya, apakah Anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan? Bisa saja meskipun Anda masih bekerja pada perusahaan Anda. Caranya dengan mengambil setiap kesempatan yang ada. Dan berikut refrensi untuk Anda.

1. Berjualan di rumah

Berjualan atau berdagang, adalah pilihan terbaik untuk mendapat penghasilan tambahan. Meskipun Anda bekerja, Anda juga bisa mendapat penghasilan tambahan dari dagangan Anda di rumah. Bila Anda sudah berkeluarga, maka suruh lah isteri Anda untuk mengelola dagangan Anda. Tapi jika Anda masih sendiri, percayakan kepada saudara Anda (adik atau sepupu). Atau mungkin Anda punya waktu luang untuk mengelola dagangan Anda? Itu juga bisa di lakukan, jika Anda bisa mengerjakan keduanya.

Soal produk apa yang ingin di jual, itu tergantung minat Anda sendiri. Entah itu alat elektronik, sandal, pakaian, atau mungkin warung kecil-kecilan. Itu terserah Anda, mana yang sekiranya Anda kuasai. Tapi jika Anda ingin mengelolanya sendiri, maka sebaiknya menjual produk dengan sistem pesan antar. Agar jika ada yang berminat, bisa langsung menghubungi Anda dan melakukan kesepakatan kapan waktunya untuk bertemu.

2. Penawaran jasa

Usaha sampingan seperti penawaran jasa juga bisa menjadi alternatif Anda dalam mencari pendapatan tambahan. Jika Anda mempunyai beberapa keahlian, itu bisa di gunakan sebagai terobosan. Misalnya membuka jasa servis alat elektronik seperti TV, komputer / laptop, hape, dan sebagainya. Bukankah sekarang alat elektronik sedang jaya-jayanya? Itu bisa Anda manfaatkan untuk menambah saldo rekening bank Anda.

Atau anda adalah seorang yang ahli di bidang programing? Itu adalah kesempatan yang sangat besar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Karena saat ini, para programing telah banyak yang mencari. Ya seperti yang kita tahu, untuk pembuatan website resmi sebuah perusahaan atau organsiasi, pembuatan game, dan lain sebagainya. Anda bisa manfaatkan keahlian programing Anda untuk mencari penghasilan tambahan.

3. Manfaatkan bakat / hobi

Siapa sih yang tidak mau mendapatkan uang dari bakat / hobinya? Anda pun pasti mau, bukan? Untuk itu, jika Anda adalah seorang yang mempunyai sebuah bakat atau hobi, kini saatnya Anda mengambil kesempatan untuk mendapatkan uang dari bakat Anda. Bakat atau hobi apa yang bisa di jadikan uang? Tidak usah bingung-bingung. Karena jika Anda membuka mata dan wawasan Anda, sebenarnya banyak cara untuk kita mendapatkan uang hanya dari hobi atau bakat kita.

Misalnya Anda senang menulis buku, itu juga bisa di jadikan sebuah penghasilan. Tidak perlu memikirkan penerbit mana yang mau menerima! Cukup buku yang Anda tulis di jadikan sebuah aplikasi pdf atau ebook, karena sekarang kita bisa membaca buku hanya dengan gadget saja. Kemudian Anda unggah di PlayStore dan terapkan harganya. Cukup sederhana, kan?

Atau mungkin Anda hobi membuat komik? Sekarang ini komik tengah naik daun di negara tercinta kita ini. Anda juga bisa membuat komik Anda sendiri dan menghasilkan uang darinya. Bisa di upload di payudara ataupun di Webtoon. Atau mungkin bisa juga di UC News. Ada banyak cara untuk mendapatkan uang dari hobi kita. Tinggal bagaimana kita berpikir dan mengambil kesempatan itu.

4. Jual pulsa

Jual pulsa memang selalu menjadi alternatif terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ya, meskipun untungnya sangat sedikit, tapi jika kita tekun menggelutinya, maka insya Allah akan dapat hasilnya. Bagaimana jika Anda tidak tau agen mana yang harus Anda percayai? Tidak usah khawatir! Sekarang ini semua pembayaran bisa kita lakukan hanya dengan smartphone. Karena telah banyak pengembang aplikasi yang menyediakan pembayaran via online.

Anda pun tak perlu bingung-bingung untuk mencari agen pulsa mana yang harus Anda percayai. Cukup cari saja aplikasi di PlayStore yang menyediakan pembayaran pulsa. Sebagai contoh: aplikasi Mykopnus. Itu bisa Anda percayai sebagai agen pulsa Anda. Selain pulsa, di situ juga bisa melakukan transaksi Token listrik, dan pembayaran lainnya. Jadi Anda bisa manfaatkan aplikasi tesebut sebagai partner bisnis Anda. Tidak perlu takut dapat potongan. Karena saldo yang Anda masukkan sepenuhnya milik Anda.

Read More

14 Mei 2017

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja - Bekerja pada satu perusahaan dengan waktu yang cukup lama, mungkin ada rasa bosan yang menghampiri. Entah itu karena pekerjaannya yang itu-itu saja, atau pendapatan yang di peroleh selalu pas-pasan. Sebagai seorang karyawan, tentu saya memahami posisi Anda. Ingin berhenti khawatir akan sulit mencari kerja lagi, ingin bertahan rasa di hati sudah sangat lelah.

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja

Menurut saya pribadi, jika pendapatan yang Anda peroleh masih di bilang cukup, alangkah lebih baik untuk bertahan terlebih dahulu. Apalagi mengingat lamanya Anda bekerja di perusahaan tersebut sudah di bilang cukup lama. Pasti Anda pun menganggap perusahaan tersebut sudah seperti rumah sendiri, dan para pegawainya sudah Anda anggap keluarga sendiri.

Meskipun terkadang ada hal yang tidak menyenangkan di tempat Anda bekerja, bukan berarti Anda harus keluar dan mencari pekerjaan baru. Pada dasarnya, jika umat manusia masih saling berkomunikasi dan bersosialisasi, itu artinya perselisihan akan selalu ada. Jadi, sangatlah tidak bijak jika Anda keluar hanya karena hal yang tidak menyenangkan. Perlu Anda ketahui, Anda bekerja untuk siapa? Untuk diri sendiri, keluarga, atau masa depan Anda? Itu harus menjadi patokan sebagai penyemangat Anda di sisi lain.

Masalah dengan pekerjaan, itu terjadi bukan hanya di tempat kerja Anda saja. Karena banyak di luaran sana yang permasalahan pekerjaannya lebih dari yang Anda alami. Oleh karenanya perlu pertimbangan yang matang terlebih dahulu untuk menentukan apakah Anda harus keluar?

Tapi jika di satu sisi Anda masih ingin bekerja di tempat tersebut, dan di sisi lain Anda ingin berhenti, itu artinya Anda kehilangan motivasi. Motivasi sendiri sangat penting untuk membantu semangat Anda dalam bekerja. Dan saya yakin Anda pun pasti tahu akan hal itu. Namun sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan motivasi di tempat kerja yang menjadi titik jenuhnya. Oleh karena itu Anda perlu wawasan baru di tempat kerja Anda tesebut.

Mengubah Suasana Ruang Kerja

Mulailah mencari Motivasi dengan cara mengubah suasana ruang kerja Anda. Jika awalnya di meja kerja Anda hanya terdapat vas bunga atau alat tulis, mulailah memberi tambahan dengan menaruh foto keluarga Anda, mobil idaman Anda, atau sesuatu yang menjadi impian Anda. Anda bisa melakukan itu asalkan dapat membuat hati Anda merasa nyaman dan semangat kembali dalam bekerja. Tentunya hal ini harus mendapat izin dari atasan dulu. Supaya Anda tidak di anggap semena-mena di tempat kerja.

Cara ini telah banyak di gunakan orang-orang pekerja kantoran di luar sana. Oleh sebab itu cara ini sangat di rekomendasikan untuk Anda yang tengah kehilangan​ semangat kerjanya. Ya, siapa tahu dengan melakukan cara ini saja, mood Anda kembali lagi seperti saat pertama kali Anda masuk kerja.

Lebih Aktif dalam Bersosialisasi di Tempat Kerja

Hal yang dapat membuat kita jenuh di dalam pekerjaan juga bisa di akibatkan karena kurangnya sosialisasi dengan pekerja lainnya. Jika kita hanya memiliki dua sampai 5 teman dekat saja di kantor, maka itu bisa menjadi titik jenuh. Cobalah lebih luaskan pergaulan Anda di tempat kerja. Semakin akrab dengan banyak orang, semakin banyak pula kesempatan mendapat motivasi tambahan dari orang-orang di sekitar.

Biasanya, jika kita selalu dekat dengan orang-orang tertentu saja, maka kita pun hanya akan mendengar keluh kesah yang itu-itu saja juga. Yang akhirnya kita pun juga ikut merasa jenuh. Jika sudah seperti itu, pikiran untuk keluar pun ada. Oleh karenanya, penting untuk akrab dengan banyak orang di tempat kerja. Agar, kita dapat menyaring setiap pemikiran orang-orang di tempat kerja kita. Dengan begitu, kita masih bisa mendapatkan motivasi dalam diri kita.

Ambil lah Cuti Liburan

Pikiran yang terlalu terfokus pada satu titik, itu lama-kelamaan akan memengaruhi produktifitas Anda dalam bekerja. Apalagi pikiran tesebut adalah tentang pekerjaan, sudah pasti itu akan membuat Anda stres dan terasa ingin berhenti bekerja. Untuk itu segera ambil jatah cuti Anda untuk berlibur. Bicarakan dengan atasan apa yang menjadi beban Anda, dan alasan Anda ingin cuti. Bicaralah dari hati ke hati, siapa tahu atasan Anda akan mengerti suasana hati Anda.

Dengan berlibur, itu akan membuat otak Anda kembali fresh setelah beberapa pekan selalu memikirkan tentang pekerjaan. Buanglah semua pikiran yang menjadi beban Anda selama liburan. Karena meski sudah mengambil jatah liburan namun tetap memikirkan pekerjaan, itu akan sia-sia saja. Nikmatilah suasana berlibur Anda, demi mendapat motivasi bekerja lebih giat lagi.

Jangan Jadikan Pekerjaan sebagai Beban Pikiran

Banyak diantara kita yang masih menganggap bahwa sebuah pekerjaan itu adalah sebuah beban. Jika Anda pun demikian menganggap seperti itu, maka sebaiknya Anda berhenti bekerja saja, dan tidak usah bekerja lagi. Karena pada dasarnya, pekerjaan adalah sebuah tanggung jawab bagi seorang pekerja. Kita melamar pekerjaan agar mendapat pekerjaan, bukan? Jika kita menganggap itu adalah sebuah beban, maka itu adalah kesalahan besar. Jika kita bekerja dengan hati yang tulus, dan penuh dengan semangat, maka seberat apapun pekerjaannya, kita tidak akan pernah merasa terbebani.

Lagipula, orang yang ingin mengakhiri pekerjaannya itu kebanyakan orang yang merasa dirinya terbebani dengan pekerjaannya. Jika selama bekerja baik-baik saja, tidak ada masalah gaji karyawan atau hal lain yang merugikan karyawan, itu masih dianggap normal. Maka sangat tidak logis jika secara mendadak Anda ingin keluar. Percayalah! Mungkin itu hanya pikiran negatif Anda saja. Karena pada dasarnya Anda tengah dalam kebimbangan. Mungkin karena masalah Anda di luar pekerjaan, atau suasana hati Anda yang kurang motivasi. Untuk itu, janganlah jadikan pekerjaan Anda sebagai beban. Tapi nikmatilah pekerjaan Anda. Untuk menambah motivasi, Anda bisa belajar dari proses Anda sendiri dalam bekerja. Ya, karena motivasi terbaik adalah lahir dari diri sendiri.

Read More

7 Mei 2017

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru - Pernahkah anda berada pada suatu tempat yang ramai, namun anda sama sekali tidak mengenal orang yang ada di sekeliling anda? Jika pernah, mungkin anda merasa canggung, atau seakan mati kutu? Itu adalah hal yang lazim terjadi pada setiap orang. Sayapun pernah mengalami nya.

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru

Bertemu dengan orang yang baru di kenal, kemungkinan besar yang ada di pikiran kita adalah "apakah orang itu baik? Apakah orang itu asyik untuk di ajak bicara? Apakah orang tersebut mau berbincang dengan kita?" Itulah beberapa pertanyaan yang mungkin sering kita tanyakan pada diri kita sendiri setiap bertemu orang baru. Hal ini berlaku pada saat pertamakali kita masuk kerja, masuk sekolah, berada pada sebuah pesta, dan pada situasi yang lainnya. Tapi sebenarnya, tidaklah baik berpikiran seperti itu! Jika kita hanya berdiam diri saja, akan sulit berteman dengan orang lain bukan? Untuk itu, mulailah beranikan diri mengajak ngobrol.

Mengawali Perbincangan
Pada saat anda hendak ingin mengawali perbincangan, ada baiknya perhatikan dulu situasi dan kondisi orang yang akan anda ajak bicara tesebut. Apakah mood nya sedang baik, atau orang tesebut dalam keadaan yang tidak enak untuk di ajak bicara? Jika kelihatannya memungkinkan untuk mengawali perbincangan, segeralah awali dengan obrolan yang ringan, yang sekiranya membuat obrolan terasa lebih dekat. Semisal anda berada pada kantor baru, awali lah obrolan yang membahas pekerjaan. Seperti: sudah berapa lama bekerja di tempat ini? Maka dari pertanyaan awal tesebut, akan menciptakan sebuah kedekatan antara anda dan orang yang baru anda kenal itu.

Ikutilah Ajakannya
Ketika anda sudah mulai dekat dengan orang pertama yang anda kenal, maka itu kesempatan untuk mendapat teman yang lebih banyak lagi. Ikutilah setiap ajakannya. Seperti ketika mengajak ke kantin, ataupun nongkrong di sebuah tempat yang biasa menjadi tempat tongkrongan orang tersebut dengan teman-temannya. Jangan berpikir hal yang negatif terlebih dahulu. Karena ini adalah langkah awal anda untuk mendapatkan teman baru. Bukankah berkumpul dengan teman-teman orang yang baru anda kenal itu kesempatan bagus untuk mendapat banyak teman baru? Jadi, jika di ajak bertemu dengan teman-temannya​, ikutlah.

Jangan Bersikap Kaku
Agar orang yang baru anda kenal merasa senang dengan anda, maka janganlah menjadi orang yang kaku. Pahamilah sikap-sikap calon teman baru anda, dan pastikan anda dapat berbaur dengan baik bersama mereka. Cobalah untuk berbicara hal-hal yang dapat menghangatkan suasana, agar keberadaan anda di nilai sangat penting untuk mereka. Ingat! Orang yang sering membuat orang lain tertawa, ataupun merasa senang, dia adalah orang yang dapat mempunyai teman yang banyak. Jadi, berusahalah untuk tidak bersikap kaku atau malu-malu.

Mendiskusikan Sesuatu
Walaupun anda adalah seorang yang baru mereka kenal, tidak ada salahnya untuk mendiskusikan sesuatu dengan mereka. Itu adalah langkah yang bagus untuk menambah kedekatan dengan mereka. Seiring waktu berjalan, di situ akan mengetahui karakter kalian masing-masing. Dan tentu saja, itu bagus untuk anda lebih mengenal mereka lebih jauh lagi. Jika sudah saling mengenal karakter masing-masing, bukankah itu jadi mudah dalam pergaulan?

Jangan Sungkan Menawarkan Bantuan
Terkadang, kita merasa ragu untuk menolong orang yang baru kita kenal. Apakah orang tersebut dapat di percaya? Sebaiknya, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Untuk dapat mengetahui lebih dalam lagi karakter teman baru dan agar menjadikan lebih dekat lagi, janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan di saat teman baru anda memerlukan pertolongan. Ya, seperti mengantarnya ke suatu tempat. Tapi, jangan sampai anda menawarkan bantuan yang sekiranya dapat merugikan anda sendiri. Jadi, tawarkan lah bantuan yang sekiranya tidak terlalu memberatkan anda.

Kesimpulan
Jika ingin mendapatkan teman baru, janganlah sungkan untuk memulai pendekatan dan membuka obrolan. Pasalnya, orang lain tidak akan pernah tahu anda ingin berbicara pada mereka atau tidak? Sebaliknya, jika anda ingin dekat mereka maka dekatilah dan jalin hubungan persahabatan yang menyenangkan. Meskipun mereka hanya teman baru, bukan berati tidak lebih menyenangkan dari teman kecil, bukan?
Read More