3 Jun 2017

4 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan

4 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan - Meskipun telah mendapat pekerjaan yang tetap, rasanya masih ada saja yang kurang pada pendapatan yang di dapat dari hasil bekerja. Entah karena gaji yang di terima pas-pasan, atau kebutuhan hidup yang terus meningkat. 

4 Cara Mendapat Penghasilan Tambahan

Apakah Anda adalah orang yang juga mengalami hal yang demikian? Jika iya, apakah Anda ingin mendapatkan penghasilan tambahan? Bisa saja meskipun Anda masih bekerja pada perusahaan Anda. Caranya dengan mengambil setiap kesempatan yang ada. Dan berikut refrensi untuk Anda.

1. Berjualan di rumah

Berjualan atau berdagang, adalah pilihan terbaik untuk mendapat penghasilan tambahan. Meskipun Anda bekerja, Anda juga bisa mendapat penghasilan tambahan dari dagangan Anda di rumah. Bila Anda sudah berkeluarga, maka suruh lah isteri Anda untuk mengelola dagangan Anda. Tapi jika Anda masih sendiri, percayakan kepada saudara Anda (adik atau sepupu). Atau mungkin Anda punya waktu luang untuk mengelola dagangan Anda? Itu juga bisa di lakukan, jika Anda bisa mengerjakan keduanya.

Soal produk apa yang ingin di jual, itu tergantung minat Anda sendiri. Entah itu alat elektronik, sandal, pakaian, atau mungkin warung kecil-kecilan. Itu terserah Anda, mana yang sekiranya Anda kuasai. Tapi jika Anda ingin mengelolanya sendiri, maka sebaiknya menjual produk dengan sistem pesan antar. Agar jika ada yang berminat, bisa langsung menghubungi Anda dan melakukan kesepakatan kapan waktunya untuk bertemu.

2. Penawaran jasa

Usaha sampingan seperti penawaran jasa juga bisa menjadi alternatif Anda dalam mencari pendapatan tambahan. Jika Anda mempunyai beberapa keahlian, itu bisa di gunakan sebagai terobosan. Misalnya membuka jasa servis alat elektronik seperti TV, komputer / laptop, hape, dan sebagainya. Bukankah sekarang alat elektronik sedang jaya-jayanya? Itu bisa Anda manfaatkan untuk menambah saldo rekening bank Anda.

Atau anda adalah seorang yang ahli di bidang programing? Itu adalah kesempatan yang sangat besar untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Karena saat ini, para programing telah banyak yang mencari. Ya seperti yang kita tahu, untuk pembuatan website resmi sebuah perusahaan atau organsiasi, pembuatan game, dan lain sebagainya. Anda bisa manfaatkan keahlian programing Anda untuk mencari penghasilan tambahan.

3. Manfaatkan bakat / hobi

Siapa sih yang tidak mau mendapatkan uang dari bakat / hobinya? Anda pun pasti mau, bukan? Untuk itu, jika Anda adalah seorang yang mempunyai sebuah bakat atau hobi, kini saatnya Anda mengambil kesempatan untuk mendapatkan uang dari bakat Anda. Bakat atau hobi apa yang bisa di jadikan uang? Tidak usah bingung-bingung. Karena jika Anda membuka mata dan wawasan Anda, sebenarnya banyak cara untuk kita mendapatkan uang hanya dari hobi atau bakat kita.

Misalnya Anda senang menulis buku, itu juga bisa di jadikan sebuah penghasilan. Tidak perlu memikirkan penerbit mana yang mau menerima! Cukup buku yang Anda tulis di jadikan sebuah aplikasi pdf atau ebook, karena sekarang kita bisa membaca buku hanya dengan gadget saja. Kemudian Anda unggah di PlayStore dan terapkan harganya. Cukup sederhana, kan?

Atau mungkin Anda hobi membuat komik? Sekarang ini komik tengah naik daun di negara tercinta kita ini. Anda juga bisa membuat komik Anda sendiri dan menghasilkan uang darinya. Bisa di upload di payudara ataupun di Webtoon. Atau mungkin bisa juga di UC News. Ada banyak cara untuk mendapatkan uang dari hobi kita. Tinggal bagaimana kita berpikir dan mengambil kesempatan itu.

4. Jual pulsa

Jual pulsa memang selalu menjadi alternatif terbaik untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ya, meskipun untungnya sangat sedikit, tapi jika kita tekun menggelutinya, maka insya Allah akan dapat hasilnya. Bagaimana jika Anda tidak tau agen mana yang harus Anda percayai? Tidak usah khawatir! Sekarang ini semua pembayaran bisa kita lakukan hanya dengan smartphone. Karena telah banyak pengembang aplikasi yang menyediakan pembayaran via online.

Anda pun tak perlu bingung-bingung untuk mencari agen pulsa mana yang harus Anda percayai. Cukup cari saja aplikasi di PlayStore yang menyediakan pembayaran pulsa. Sebagai contoh: aplikasi Mykopnus. Itu bisa Anda percayai sebagai agen pulsa Anda. Selain pulsa, di situ juga bisa melakukan transaksi Token listrik, dan pembayaran lainnya. Jadi Anda bisa manfaatkan aplikasi tesebut sebagai partner bisnis Anda. Tidak perlu takut dapat potongan. Karena saldo yang Anda masukkan sepenuhnya milik Anda.

Read More

14 Mei 2017

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja - Bekerja pada satu perusahaan dengan waktu yang cukup lama, mungkin ada rasa bosan yang menghampiri. Entah itu karena pekerjaannya yang itu-itu saja, atau pendapatan yang di peroleh selalu pas-pasan. Sebagai seorang karyawan, tentu saya memahami posisi Anda. Ingin berhenti khawatir akan sulit mencari kerja lagi, ingin bertahan rasa di hati sudah sangat lelah.

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja

Menurut saya pribadi, jika pendapatan yang Anda peroleh masih di bilang cukup, alangkah lebih baik untuk bertahan terlebih dahulu. Apalagi mengingat lamanya Anda bekerja di perusahaan tersebut sudah di bilang cukup lama. Pasti Anda pun menganggap perusahaan tersebut sudah seperti rumah sendiri, dan para pegawainya sudah Anda anggap keluarga sendiri.

Meskipun terkadang ada hal yang tidak menyenangkan di tempat Anda bekerja, bukan berarti Anda harus keluar dan mencari pekerjaan baru. Pada dasarnya, jika umat manusia masih saling berkomunikasi dan bersosialisasi, itu artinya perselisihan akan selalu ada. Jadi, sangatlah tidak bijak jika Anda keluar hanya karena hal yang tidak menyenangkan. Perlu Anda ketahui, Anda bekerja untuk siapa? Untuk diri sendiri, keluarga, atau masa depan Anda? Itu harus menjadi patokan sebagai penyemangat Anda di sisi lain.

Masalah dengan pekerjaan, itu terjadi bukan hanya di tempat kerja Anda saja. Karena banyak di luaran sana yang permasalahan pekerjaannya lebih dari yang Anda alami. Oleh karenanya perlu pertimbangan yang matang terlebih dahulu untuk menentukan apakah Anda harus keluar?

Tapi jika di satu sisi Anda masih ingin bekerja di tempat tersebut, dan di sisi lain Anda ingin berhenti, itu artinya Anda kehilangan motivasi. Motivasi sendiri sangat penting untuk membantu semangat Anda dalam bekerja. Dan saya yakin Anda pun pasti tahu akan hal itu. Namun sayangnya, tidak semua orang bisa mendapatkan motivasi di tempat kerja yang menjadi titik jenuhnya. Oleh karena itu Anda perlu wawasan baru di tempat kerja Anda tesebut.

Mengubah Suasana Ruang Kerja

Mulailah mencari Motivasi dengan cara mengubah suasana ruang kerja Anda. Jika awalnya di meja kerja Anda hanya terdapat vas bunga atau alat tulis, mulailah memberi tambahan dengan menaruh foto keluarga Anda, mobil idaman Anda, atau sesuatu yang menjadi impian Anda. Anda bisa melakukan itu asalkan dapat membuat hati Anda merasa nyaman dan semangat kembali dalam bekerja. Tentunya hal ini harus mendapat izin dari atasan dulu. Supaya Anda tidak di anggap semena-mena di tempat kerja.

Cara ini telah banyak di gunakan orang-orang pekerja kantoran di luar sana. Oleh sebab itu cara ini sangat di rekomendasikan untuk Anda yang tengah kehilangan​ semangat kerjanya. Ya, siapa tahu dengan melakukan cara ini saja, mood Anda kembali lagi seperti saat pertama kali Anda masuk kerja.

Lebih Aktif dalam Bersosialisasi di Tempat Kerja

Hal yang dapat membuat kita jenuh di dalam pekerjaan juga bisa di akibatkan karena kurangnya sosialisasi dengan pekerja lainnya. Jika kita hanya memiliki dua sampai 5 teman dekat saja di kantor, maka itu bisa menjadi titik jenuh. Cobalah lebih luaskan pergaulan Anda di tempat kerja. Semakin akrab dengan banyak orang, semakin banyak pula kesempatan mendapat motivasi tambahan dari orang-orang di sekitar.

Biasanya, jika kita selalu dekat dengan orang-orang tertentu saja, maka kita pun hanya akan mendengar keluh kesah yang itu-itu saja juga. Yang akhirnya kita pun juga ikut merasa jenuh. Jika sudah seperti itu, pikiran untuk keluar pun ada. Oleh karenanya, penting untuk akrab dengan banyak orang di tempat kerja. Agar, kita dapat menyaring setiap pemikiran orang-orang di tempat kerja kita. Dengan begitu, kita masih bisa mendapatkan motivasi dalam diri kita.

Ambil lah Cuti Liburan

Pikiran yang terlalu terfokus pada satu titik, itu lama-kelamaan akan memengaruhi produktifitas Anda dalam bekerja. Apalagi pikiran tesebut adalah tentang pekerjaan, sudah pasti itu akan membuat Anda stres dan terasa ingin berhenti bekerja. Untuk itu segera ambil jatah cuti Anda untuk berlibur. Bicarakan dengan atasan apa yang menjadi beban Anda, dan alasan Anda ingin cuti. Bicaralah dari hati ke hati, siapa tahu atasan Anda akan mengerti suasana hati Anda.

Dengan berlibur, itu akan membuat otak Anda kembali fresh setelah beberapa pekan selalu memikirkan tentang pekerjaan. Buanglah semua pikiran yang menjadi beban Anda selama liburan. Karena meski sudah mengambil jatah liburan namun tetap memikirkan pekerjaan, itu akan sia-sia saja. Nikmatilah suasana berlibur Anda, demi mendapat motivasi bekerja lebih giat lagi.

Jangan Jadikan Pekerjaan sebagai Beban Pikiran

Banyak diantara kita yang masih menganggap bahwa sebuah pekerjaan itu adalah sebuah beban. Jika Anda pun demikian menganggap seperti itu, maka sebaiknya Anda berhenti bekerja saja, dan tidak usah bekerja lagi. Karena pada dasarnya, pekerjaan adalah sebuah tanggung jawab bagi seorang pekerja. Kita melamar pekerjaan agar mendapat pekerjaan, bukan? Jika kita menganggap itu adalah sebuah beban, maka itu adalah kesalahan besar. Jika kita bekerja dengan hati yang tulus, dan penuh dengan semangat, maka seberat apapun pekerjaannya, kita tidak akan pernah merasa terbebani.

Lagipula, orang yang ingin mengakhiri pekerjaannya itu kebanyakan orang yang merasa dirinya terbebani dengan pekerjaannya. Jika selama bekerja baik-baik saja, tidak ada masalah gaji karyawan atau hal lain yang merugikan karyawan, itu masih dianggap normal. Maka sangat tidak logis jika secara mendadak Anda ingin keluar. Percayalah! Mungkin itu hanya pikiran negatif Anda saja. Karena pada dasarnya Anda tengah dalam kebimbangan. Mungkin karena masalah Anda di luar pekerjaan, atau suasana hati Anda yang kurang motivasi. Untuk itu, janganlah jadikan pekerjaan Anda sebagai beban. Tapi nikmatilah pekerjaan Anda. Untuk menambah motivasi, Anda bisa belajar dari proses Anda sendiri dalam bekerja. Ya, karena motivasi terbaik adalah lahir dari diri sendiri.

Read More

7 Mei 2017

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru - Pernahkah anda berada pada suatu tempat yang ramai, namun anda sama sekali tidak mengenal orang yang ada di sekeliling anda? Jika pernah, mungkin anda merasa canggung, atau seakan mati kutu? Itu adalah hal yang lazim terjadi pada setiap orang. Sayapun pernah mengalami nya.

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru

Bertemu dengan orang yang baru di kenal, kemungkinan besar yang ada di pikiran kita adalah "apakah orang itu baik? Apakah orang itu asyik untuk di ajak bicara? Apakah orang tersebut mau berbincang dengan kita?" Itulah beberapa pertanyaan yang mungkin sering kita tanyakan pada diri kita sendiri setiap bertemu orang baru. Hal ini berlaku pada saat pertamakali kita masuk kerja, masuk sekolah, berada pada sebuah pesta, dan pada situasi yang lainnya. Tapi sebenarnya, tidaklah baik berpikiran seperti itu! Jika kita hanya berdiam diri saja, akan sulit berteman dengan orang lain bukan? Untuk itu, mulailah beranikan diri mengajak ngobrol.

Mengawali Perbincangan
Pada saat anda hendak ingin mengawali perbincangan, ada baiknya perhatikan dulu situasi dan kondisi orang yang akan anda ajak bicara tesebut. Apakah mood nya sedang baik, atau orang tesebut dalam keadaan yang tidak enak untuk di ajak bicara? Jika kelihatannya memungkinkan untuk mengawali perbincangan, segeralah awali dengan obrolan yang ringan, yang sekiranya membuat obrolan terasa lebih dekat. Semisal anda berada pada kantor baru, awali lah obrolan yang membahas pekerjaan. Seperti: sudah berapa lama bekerja di tempat ini? Maka dari pertanyaan awal tesebut, akan menciptakan sebuah kedekatan antara anda dan orang yang baru anda kenal itu.

Ikutilah Ajakannya
Ketika anda sudah mulai dekat dengan orang pertama yang anda kenal, maka itu kesempatan untuk mendapat teman yang lebih banyak lagi. Ikutilah setiap ajakannya. Seperti ketika mengajak ke kantin, ataupun nongkrong di sebuah tempat yang biasa menjadi tempat tongkrongan orang tersebut dengan teman-temannya. Jangan berpikir hal yang negatif terlebih dahulu. Karena ini adalah langkah awal anda untuk mendapatkan teman baru. Bukankah berkumpul dengan teman-teman orang yang baru anda kenal itu kesempatan bagus untuk mendapat banyak teman baru? Jadi, jika di ajak bertemu dengan teman-temannya​, ikutlah.

Jangan Bersikap Kaku
Agar orang yang baru anda kenal merasa senang dengan anda, maka janganlah menjadi orang yang kaku. Pahamilah sikap-sikap calon teman baru anda, dan pastikan anda dapat berbaur dengan baik bersama mereka. Cobalah untuk berbicara hal-hal yang dapat menghangatkan suasana, agar keberadaan anda di nilai sangat penting untuk mereka. Ingat! Orang yang sering membuat orang lain tertawa, ataupun merasa senang, dia adalah orang yang dapat mempunyai teman yang banyak. Jadi, berusahalah untuk tidak bersikap kaku atau malu-malu.

Mendiskusikan Sesuatu
Walaupun anda adalah seorang yang baru mereka kenal, tidak ada salahnya untuk mendiskusikan sesuatu dengan mereka. Itu adalah langkah yang bagus untuk menambah kedekatan dengan mereka. Seiring waktu berjalan, di situ akan mengetahui karakter kalian masing-masing. Dan tentu saja, itu bagus untuk anda lebih mengenal mereka lebih jauh lagi. Jika sudah saling mengenal karakter masing-masing, bukankah itu jadi mudah dalam pergaulan?

Jangan Sungkan Menawarkan Bantuan
Terkadang, kita merasa ragu untuk menolong orang yang baru kita kenal. Apakah orang tersebut dapat di percaya? Sebaiknya, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Untuk dapat mengetahui lebih dalam lagi karakter teman baru dan agar menjadikan lebih dekat lagi, janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan di saat teman baru anda memerlukan pertolongan. Ya, seperti mengantarnya ke suatu tempat. Tapi, jangan sampai anda menawarkan bantuan yang sekiranya dapat merugikan anda sendiri. Jadi, tawarkan lah bantuan yang sekiranya tidak terlalu memberatkan anda.

Kesimpulan
Jika ingin mendapatkan teman baru, janganlah sungkan untuk memulai pendekatan dan membuka obrolan. Pasalnya, orang lain tidak akan pernah tahu anda ingin berbicara pada mereka atau tidak? Sebaliknya, jika anda ingin dekat mereka maka dekatilah dan jalin hubungan persahabatan yang menyenangkan. Meskipun mereka hanya teman baru, bukan berati tidak lebih menyenangkan dari teman kecil, bukan?
Read More

17 Apr 2017

Cara Resign Dari Tempat Kerja Yang Baik

Cara berhenti dari tempat kerja yang baik - Bagi sebagian orang yang bekerja pada suatu perusahaan yang selama ini telah membantu mereka dalam masalah finansial, tentu tidak akan mudah untuk memutuskan berhenti dari tempat kerjanya begitu saja. Namun, diantara mereka ada juga yang berkeinginan untuk berhenti bekerja. Hal ini biasanya didasari oleh perasaan tertekan, ekonomi yang terus pasang surut sedangkan gajinya hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari saja, dan masih banyak alasan yang lainnya.

Cara Resign Dari Tempat Kerja Yang Baik

Keinginan untuk berhenti bekerja, tentunya dapat berdampak buruk bagi psikologis seseorang jika terus menyembunyikannya. Oleh karenanya, ada kalanya kita harus bertindak tegas kepada pilihan kita sendiri. Jika ingin berhenti, maka berhentilah. Dan jika ingin lanjut, maka mantapkanlah keputusan Anda. Jangan sampai pikiran yang bimbang malah membuat Anda kacau dalam berbagai hal. Termasuk dalam pekerjaan. Dan pada kesempatan kali ini saya ingin sedikit memberi refrensi untuk Anda yang ingin berhenti dari tempat kerja dengan cara yang baik.

Tentukan waktu yang tepat

Meskipun Anda ingin segera keluar dari tempat kerja Anda, alangkah baiknya untuk menentukan terlebih dahulu waktu yang tepat untuk Anda keluar. Hal ini akan menjadi patokan untuk langkah kedepannya. Dengan menentukan waktu, Anda juga dapat menenangkan pikiran Anda dan agar hati Anda menjadi lebih tenang dari yang sebelumnya. Ambisi seseorang untuk melakukan hal yang ingin di lakukan nya, terkadang itu bisa menjadi Boomerang untuk dirinya sendiri. Oleh karena itu harap untuk menentukan waktu yang pas, untuk keluar dari tempat Anda bekerja tesebut.


Di samping itu, ada banyak hal yang bisa di rencanakan sembari menunggu waktu itu datang. Diantaranya:

1. Memikirkan keuangan setelah berhenti bekerja. 
Ada kalanya kita sering mengabaikan masalah keuangan saat ingin berhenti bekerja. Memang, setelah Anda keluar dari perusahaan tersebut, ada banyak lapangan pekerjaan yang bisa Anda dapatkan lagi, bahkan bisa lebih baik lagi dari perusahaan Anda terdahulu. Namun meski demikian, keuangan juga harus di pikirkan. Agar semasa Anda mencari pekerjaan baru, Anda tidak kebingungan oleh masalah finansial yang sangat minim. Bahkan bisa membuat keluarga Anda menjadi berantakan. Itu sangatlah tidak baik.

2. Memikirkan pekerjaan selanjutnya.
Ada banyak perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan di luaran sana. Bahkan gaji yang di tawarkan pun lebih besar dari gaji di perusahaan Anda bekerja itu. Itu juga mungkin yang menjadi salah satu alasan Anda ingin keluar. Tapi, ada baiknya untuk memikirkannya terlebih dahulu. Apakah akan jauh lebih baik, atau malah lebih buruk. Untuk itu gunakan "waktu" selama menunggu waktu yang telah Anda tentukan itu, sebagai bahan pemikiran yang matang. Jika keputusan Anda sudah bulat, maka carilah informasi dari seseorang yang Anda kenal dan Anda percayai untuk membantu mencarikan pekerjaan baru untuk Anda, sebelum Anda benar-benar keluar.


Jangan beritahukan ke rekan kerja Anda

Ketika perasaan bimbang menghampiri antara lanjut atau mundur, terkadang manusia ingin menceritakannya kepada orang lain. Tapi jika Anda yakin untuk resign, alangkah baiknya untuk tidak bercerita ke rekan kerja Anda. Sekalipun itu orang yang Anda percayai. Karena hal itu akan mempengaruhi dampak buruk bagi karyawan lainnya. Dampak buruknya adalah:

1. Menurunkan semangat rekan kerja.
Semangat manusia cenderung turun jika mendengar orang yang telah lama bekerja dengan mereka mendadak berkata ingin berhenti. Hal ini juga bisa berpengaruh di dalam sebuah perusahaan. Jika Anda bercerita, bukan tidak mungkin dapat menurunkan semangat mereka dalam melakukan pekerjaannya. Karena mereka pasti bertanya-tanya "ada apa sebenarnya? Apa yang salah dengan perusahaan ini?" Untuk itu, tetap jaga rahasia rencana Anda ingin resign.

2. Menimbulkan gosip.
Meskipun Anda bercerita ke rekan terpercaya Anda, bisa saja ia bercerita ke yang lain juga (meskipun tidak ada maksud untuk membocorkannya). Jika itu terjadi, maka akan berpotensi terdengar keatasan Anda. Jika rencana Anda terdengar sebelum Anda keluar, itu justru akan mempersulit langkah Anda untuk segera resign. Karena pasti atasan Anda akan mencegahnya dan mempertanyakan "apa masalahnya?" Untuk itu, tetaplah bersikap tenang dan berlakulah seperti tidak ada masalah apapun.

Tetap bekerja seperti biasanya

Di saat kita ingin berhenti bekerja, maka biasanya kita merasa malas untuk mengerjakan pekerjaan kita itu. Hal ini jangan pernah Anda lakukan. Untuk menghindari kecurigaan orang lain bahwa Anda akan berhenti bekerja, maka kerjakanlah pekerjaan Anda seperti biasa. Lakukan sebagai pengabdian terakhir Anda pada perusahaan itu. Anggap saja seolah-olah sebagai rasa terimakasih Anda karena telah menerima Anda bekerja selama itu. Hal ini juga akan meninggalkan kesan yang baik, dan Anda akan di cap sebagai karyawan yang bertanggung jawab pada pekerjaan.

Perhatikan waktu kontrak

Jika Anda bekerja dan terikat kontrak, dan di sisi lain ingin resign, maka perhatikan dulu masa kontrak Anda. Jangan sampai Anda membuat masalah yang rumit. Bila masa kontrak Anda masih lama, maka bertahanlah terlebih dahulu sambil menunggu waktu yang tepat. Jika telah tiba waktunya dan Anda di tawari kontrak baru, maka katakanlah dengan baik. Bahwa Anda tidak ingin memperpanjang kontrak dan ingin resign. Tentu saja itu harus di lakukan dengan cara yang bijak, agar tidak menimbulkan kesan yang negatif.

Katakanlah secara langsung dengan atasan

Bila waktu yang Anda tentukan untuk resign telah tiba, maka katakanlah langsung kepada atasan Anda bahwa Anda ingin resign dari perusahaan tersebut. Hal ini lebih baik di pada mengirimkan lewat surat atau email. Karena Anda akan di cap sebagai karyawan yang tegas. Dan jangan lupa juga untuk membawa surat permohonan keluar Anda. Bicarakan kepada atasan Anda apa masalah Anda dan alasan Anda sehingga mempunyai keinginan untuk resign. Pastikan memberikan alasan yang tepat dan tegas serta secara logis. Agar atasan Anda mengormati keputusan Anda. Setelah Anda berhasil keluar, maka silahkan untuk mengejar apa yang ingin anda raih.
Read More