15 Apr 2016

Belajar Menyikapi Sebuah Pilihan

Rahasia123.com - Pilihan memang bukan hal yang mudah di lakukan, karena kita harus benar-benar memilih dengan tepat supaya tidak kecewa akhirnya. Tapi bukan berarti kita harus terlalu lama berfikir untuk memutuskan sesuatu yang akan kita pilih. Karena bila terlalu lama, kita akan ketinggalan waktu. Tapi bukan berarti kita juga harus cepat mengambil keputusan, yang ada nanti malah ceroboh dan akhirnya kita menyesal.

Belajar Menyikapi Sebuah Pilihan,Rahasia 123,berbagi artikel menarik

Dalam memilih suatu pilihan atau membuat keputusan, kita harus benar-benar memikirkan hal yang memang kita perlukan dan kita butuhkan. Agar kita pun senang menjalani dan tentunya jadi tahu apakah keputusan kita benar atau salah? Semua keputusan yang kita ambil, nantinya akan menjadi penilaian sendiri untuk kita. Sampai dimana tingkat kedewasaan kita dengan menjalani pilihan kita.

Terkait tentang pilihan, saya sering kali mendapat suatu kebimbangan. Apakah saya ambil, atau pilih alternatif lainnya? Mungkin bukan hanya saya saja, Anda pun pasti pernah mengalami nya. Saya takut bila pilihan saya itu akan menjadi hal buruk untuk saya kedepannya. Tapi saya juga kadang merasa penasaran apa yang akan terjadi bila saya ambil pilihan itu?

Kita hidup haruslah tegas, agar tidak terjajah oleh waktu yang cepat. Apapun yang kita pilih, pasti mempunyai konsekuensi masing-masing. Dan apa yang kita abaikan tidak akan jadi apa-apa. Jangan menyesal dengan apa yang Anda putuskan. Biarpun gagal, bukan berarti pilihan Anda itu salah, tapi sebenarnya itu adalah jawaban atas pertanyaan Anda.

Anda memutuskan, dan Anda harus menjalaninya. Jangan berfikiran bahwa pilihan yang Anda abaikan itu adalah pilihan yang tepat. Siapa tahu itu adalah pilihan yang lebih buruk. Karena pada dasarnya, hal yang indah itu harus di bangun terlebih dahulu, bukan kita pilih dan langsung menjadi sesuatu yang indah.

Saat saya masih SMA, saya merasa bingung dengan masa depan saya. Apakah lanjut kuliah? Apakah kerja? Sedangkan kakak perempuan saya selalu menekankan saya untuk kerja di pabrik. Sayangnya dalam hati saya enggan menuruti permintaan kakak saya itu. Saya punya pilihan saya sendiri. Saya ingin membangun impian saya. Tapi bagaimana cara menyampaikan ke kakak saya itu?

Karena saya tidak bisa bicara dengan kakak saya (tidak berani), akhirnya sayapun menggagalkan sekolah saya. Saya memutuskan untuk berhenti sekolah. Mungkin orang berfikiran itu adalah tindakan bodoh dan sangat bodoh. Tapi itu pilihan saya. Saya tahu kesulitan kedepannya, dan mungkin saya akan merasa menyesal yang berkepanjangan. Tapi sekali lagi saya tegaskan! Itu adalah pilihan saya. Mau tidak mau saya harus menjalaninya.

Apa yang terjadi setelahnya? Seperti yang sudah di prediksi, saya akan mendapat banyak kesulitan dan rasa menyesal. Lantas apakah saya menyerah begitu saja? Untuk apa saya menyesali apa yang sudah menjadi pilihan saya? Saya mencoba bangkit dan kembali membuktikan bahwa saya bisa mendapatkan apa yang saya mau. Saya memilih untuk berhenti sekolah karena saya tidak mau kerja di pabrik. Saya hanya ingin mencari jati diri saya melalui proses yang saya lewati dan saya pilih sendiri.

Orang berpikiran kerja di pabrik itu menyenangkan. Mendapat kerja yang menjanjikan dengan gaji yang lumayan tinggi. Tapi apa iya saya akan suka menjalaninya? Saya ingin mendapat banyak pengalaman dalam hidup saya. Dan bila saya kerja di pabrik, apakah saya akan bebas dari kontrak? Bagaimana bila kontak saya habis dan tidak diperpanjang? Untuk itu saya memilih menjadi pekerja serabutan.

Apa yang membuat saya ingin menjadi pekerja bebas? Dari segi gaji mungkin tidak seberapa. Tapi selain tidak terikat kontrak, menjadi pekerja bebas bisa membuat saya mendapat banyak pengalaman dalam segala bentuk pekerjaan. Dan juga saya bisa menyempatkan diri saya untuk perlahan-lahan mulai membangun impian saya.

Saya menggunakan teori metamorfosis ulat sebagai inspirasi saya. Dimana seekor ulat yang menjijikkan, bisa berubah menjadi kupu-kupu yang cantik. Dan itu melalui proses yang lama. Saya percaya itu! Suatu saat nanti, saya yakin, saya bisa seperti ulat itu. Berubah menjadi kupu-kupu yang indah, lalu pergi meninggalkan keindahannya dan di kenang diingatan semua orang yang menyukainya.
Mungkin saya sekarang bukanlah apa-apa. Hanya sampah yang berharap ada seseorang yang mendaur ulang saya menjadi sesuatu yang berharga dan bernilai tinggi. Saya tidak berharap di hargai semua orang, saya hanya berharap hidup saya berarti bagi orang banyak. Meskipun apa yang saya berikan tidak pernah orang ingat.

Kembali pada pilihan. Pilihan bukanlah jaminan untuk kesuksesan. Pilihan bisa juga membuat kita menjadi lebih buruk. Tentu saja jika kita tidak bisa menjalani pilihan kita sendiri, kita hanya akan bisa menyesal. Untuk itu perlu diingat, bahwasanya orang dalam mengambil suatu pilihan atau keputusan, tidaklah baik jika dengan emosi yang tinggi. Harus dari dalam hati dan pikiran yang matang.

Saya teringat pada sebuah iklan di TV. Dimana ada seorang pemilik perusahaan menawarkan kontrak kerja ke seorang pemuda, namun pemuda itu menolak dan memilih jalannya sendiri untuk membangun impiannya sendiri. Itu adalah salah satu hal yang menginspirasi saya dalam bertindak. Khususnya dalam memilih suatu pilihan. Jangan takut pada kegagalan! Itulah poin penting dari iklan tersebut. Ya, jika kita ingin meraih apa yang kita inginkan.

Kadang kita harus meninggalkan sebuah kesempatan emas yang bisa saja kita dapatkan saat itu juga. Tapi di lain tempat, kita bisa mendapatkan apa yang telah lama kita impikan. Kita tinggal pilih mana yang lebih baik kita ambil? Jika kita mengambil kesempatan lain, mungkin kita akan dengan cepat meraih kesuksesan, tapi dengan terikat kontrak. Lain hal bila kita lebih memilih impian kita, kita masih membutuhkan progres yang memakan waktu yang panjang, namun akhirnya sesuai ekspektasi.

Jangan berfikir hal yang buruk mengenai pilihan kita. Karena basicnya, keburukan itu karena pikiran kita yang terlalu pesimis. Tapi jika pikiran kita optimis, saya yakin keburukan itu akan kita anggap sebagai proses menuju kesuksesan yang berkepanjangan. Karena nasib, cuma diri kita sendiri yang dapat mengubahnya. Jadi, silahkan pilih lalu silahkan di jalani. Semoga bermanfaat!

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon