7 Mei 2016

Kebijakan Untuk Kenyamanan Karyawan

Kebijakan Untuk Kenyamanan Karyawan - Akhir-akhir ini banyak karyawan mengalami kejenuhan di tempat kerjanya, bahkan ada karyawan yang sudah cukup lama bekerja memutuskan untuk berhenti dan memilih pekerjaan lain? Saya tahu semua orang pasti ingin sesuatu yang lebih baik lagi untuk dirinya. Tapi alasan yang sering saya dengar bukan itu.

Melainkan kebijakan dari tempat kerja itu sendiri. Dan dari situlah saya ingin sedikit membahas mengenai kebijakan suatu perusahaan atau tempat kerja untuk kenyamanan dan keuntungan bersama. Agar karyawan betah menjadi mitra kerja, dan usaha tetap berjalan lancar tanpa sering gonta-ganti karyawan.

Kebijakan Untuk Kenyamanan Karyawan

Sebagai pemilik usaha atau pimpinan di sebuah perusahan pastinya sering mendapat protes dari karyawan? Dan juga kadang mendengar keluh-kesah karyawan, di belakang Anda. Bukan begitu? Jika iya, itu berarti sebuah bewara untuk Anda supaya mengintropeksi tentang kebijakan yang diterapkan untuk karyawan Anda. Tapi di sisi lain juga tidak mungkin mengikuti semua keinginan karyawan Anda, kan? Untuk itu perlu menerapkan kebijakan yang tepat untuk persahaan dan karyawan.

Kenyamanan karyawan

Kenyamanan karyawan tentunya akan berdampak baik bagi perkembangan usaha. Karena sejatinya, karyawanlah yang membantu meraih kesuksesan dan menarik pelanggan supaya berkenan memakai jasa atau produk yang di tawarkan. Dengan semakin nyamannya karyawan bekerja di tempat bekerja, maka mereka pun akan semakin memiliki inisiatif untuk ikut mengembangkan usaha. Karena mereka sudah merasa terbantu dan mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan.

Besarnya sebuah perusahaan bukan di lihat dari sudut pandang banyaknya orang yang berminat bekerja di perusahaan itu, tapi bisa di lihat dari bagaimana perusahaan itu mampu membuat kebijakan yang baik dan tepat untuk karyawan, sehingga tidak banyak karyawan yang keluar masuk di perusahaan tersebut. Rotasi dan mutasi karyawan juga diperlukan untuk proses penyegaran dan evaluasi, tapi dengan catatan tanpa mengintimidasi.
Baca juga : Semangat Efisiensi yang Kebablasan bisa Mempengaruhi Produktivitas Kerja.
Kesesuaian Posisi Karyawan

Adalah hal wajib bagi pemilik usaha untuk menempatkan posisi yang tepat untuk karyawan. Jangan pandang bulu atau memihak sebelah. Tapi dengan melihat potensi karyawan itu sendiri, lebih tepat di tempatkan dimana? Dan Anda harus menentukannya dengan mengamati kinerja dan potensi yang dimiliki. Saya yakin semua orang punya keahliannya masing-masing. Dengan menentukan posisi karyawan yang tepat, itu sudah membuat poin plus bagi Anda. Dengan catatan harus sesuai skill karyawan Anda masing-masing. (The Right Man On The Right Place).

Jika sudah bisa melihat dan menilai semua kinerja karyawan, jika di rasa ada yang belum maksimal kinerjanya Anda bisa merotasinya kebagian lain, biasanya hal ini sedikit menimbulkan konflik. Tapi setidaknya perusahaan bisa memberikan pengertian dan penjelasan kepada mereka, bahwa Anda juga menginginkan yang terbaik untuk perusahaan Anda.

Fasilitas kerja

Kadang sebagai pemilik usaha, seseorang sering melupakan fasilitas yang akan digunakan untuk kerja karyawannya. Hal ini bisa disebabkan banyak faktor, bisa karena alasan efiesiensi atau faktor lain. Ketahuilah, salah faktor karyawan malas bekerja adalhan karena fasilitas kerja yang kurang layak dan kurang memadai untuk di gunakan.

Ada banyak contoh yang bisa Anda ambil. Misal Anda pemilik perusahaan jahit. Dari sekian banyaknya mesin jahit yang Anda punya untuk di gunakan karyawan Anda, apakah Anda tahu mana yang masih layak di gunakan, dan mana yang harus di ganti?

Sebagai pemilik usaha Anda di wajibkan mengontrol dan memastikan fasilitas kerja di perusahaan Anda. Itu semua juga demi kenyamanan dan kelancaran usaha Anda kedepannya. Bayangkan bila semua dari mesin jahit yang Anda punya, seperempatnya sering rusak dan harus di service berulang-ulang? Pasti menghambat kerjaan karyawan Anda kan? Dan Anda juga pasti akan di kejar deadline.

Untuk itu kontrol lah fasilitas kerja karyawan Anda, supaya tidak ada alasan lagi kinerja yang lambat atau tidak tepat waktu. Bila perlu buat jadwal pemeriksaan rutin semua fasilitas kerja yang dimiliki, agar bisa terkontrol penuh.

Mulai sekarang, pertimbangkan lah dalam menetapkan kebijakan yang tepat untuk karyawan di perusahaan Anda. Jika menginginkan ekspektasi yang lebih dari karyawan Anda, karena karyawan juga mengharapkan sesuatu yang lebih baik dari perusahaan. Dan yang paling penting, komunikasi dengan karyawan harus lebih dekat lagi. Supaya karyawan pun merasa dekat dengan Anda, dan tidak merasa ada tekanan. Semoga bermanfat.


Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon