22 Mei 2016

Tips Menghindari Adu Domba Antar Rekan Kerja

Tips Menghindari Adu Domba Antar Rekan Kerja - Sebagai karyawan tentunya kita mengharapkan mempunyai rekan kerja yang dapat membantu kita dalam pekerjaan. Karena bagaimanapun, kita sebagai manusia tidak bisa hidup sendiri dan pastinya perlu orang lain untuk membantu kita dalam hal yang tidak bisa kita kerjakan sendiri. Apalagi dalam sebuah pekerjaan, kerja sama team pasti sangat di butuhkan.

Team Work atau kerja sama tim di dalam sebuah pekerjaan, di harapkan bisa membuat apa yang di rencanakan perusahaan tercapai. Semakin maju perusahaan tempat kita bekerja maka kitapun sebagai karyawan pasti akan merasa senang, tapi sayangnya masih ada karyawan yang lebih mementingkan jabatan di banding kekompakan tim. Hal ini memang sudah umum terjadi dari sejak dulu.

Tips Menghindari Adu Domba Antar Rekan Kerja

Dan ini pun kadang yang sering menyebabkan konflik antar sesama rekan kerja. Bagaimana tidak? rasa cemburu terhadap jabatan rekan kerja lain adalah hal utama atau pokok yang sering menjadi alasannya. Mungkin juga status karyawan yang jabatannya lebih tinggi, bertindak semena-mena layaknya pemilik perusahaan. Tentu hal ini bisa menimbulkan perasaan dendam di antara karyawan yang di lecehkan.

Dan tanpa kita sadari, jika sudah ada rasa benci terhadap karyawan lain, pasti akan ada drama adu domba di dalam satu rekan kerja. Dan kita yang tidak tahu menahu masalahnya, seringkali menjadi korban hasutan, yang tanpa kita sadari akan ikut terbawa pada konflik tersebut.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Karena, di saat rekan kita membicarakan kejelekan karyawan lainnya, secara otomatis kita mulai terhasut untuk ikut membencinya. Itu artinya kita sudah masuk dalam masalah yang tidak kita tahu asal muasalnya. Untuk menghindarinya, kita perlu berhati-hati dalam memilih rekan kerja.

Waspada terhadap rekan kerja adalah kata kuncinya agar terhindar dari permasalahan yang tidak anda ketahui awal mulanya. Mungkin anda pun bisa menjadi korban rekan kerja yang mempunyai sifat iri atas apa yang orang lain peroleh dari hasil kerjanya. Karena saya yakin, di manapun tempat kerjanya, pasti ada saja rekan yang mempunyai sifat iri hati. Dan untuk menghindari hal itu, saya punya beberapa tips menghindari adu domba antar rekan kerja.

1. Jangan Terlalu Terbuka

Jika anda adalah orang baru di tempat kerja sekarang, alangkah baiknya tidak terlalu terbuka kepada rekan kerja anda. Pasalnya, orang baru akan lebih mudah terhasut. Karena tidak tahu asal muasal yang terjadi di kantor atau perusahaan tersebut.

Dalam hal ini jika ada seorang rekan kerja yang membicarakan kejelekan rekan kerja lainnya, jangan langsung anda ikut membicarakannya. Meskipun anda merasa demikian dengan yang di ucapkan. Tanggapi sewajarnya dan jangan banyak bicara mengenai hal tersebut, tindakan ini guna mencegah adanya adu domba antara anda dan rekan anda yang sedang jadi topik pembicaraan.

2. Jaga Jarak Aman

Berkawan dengan siapapun tidak ada yang melarang, apa lagi sesama rekan kerja. Tapi anda pun harus berhati-hati terhadap rekan kerja yang sedang dekat dengan anda. Di dalam sebuah pekerjaan, kawan bisa jadi musuh. Untuk itu tetap jaga jarak aman! Ini bertujuan agar anda tidak terhasut pada masalah yang bukan seharusnya menjadi masalah anda.
Baca juga : 5 Tips Menyikapi Rekan Kerja Yang Cara Kerjanya Selalu Salah
Jika anda terlalu dekat dengan rekan kerja, sudah pasti banyak obrolan-obrolan tentang pekerjaan. Dan jika sudah menyangkut pekerjaan, biasanya akan menyambung ke kejelekan rekan yang lain. Dan saking dekatnya, anda mungkin juga akan tertarik untuk ikut membicarakannya, jadi cukup dekat saja. Bisa jadi setelah anda ikut membicarakannya, rekan anda itu akan melapor dan anda berhasil di adu domba.

3. Bersikap Sewajarnya

Dalam hal ini anda di tuntut untuk bersikap sewajarnya saja. Artinya dalam berteman dengan rekan kerja jangan sampai ada sikap anda yang menyinggung. Mungkin sebagai manusia biasa kita tidak tahu, apakah sikap kita menyinggung orang lain atau tidak? Untuk itu anda harus bersikap sewajarnya saja. Bercanda sewajarnya, atau melakukan hal apapun bersama rekan anda cukup sewajarnya saja.

4. Cerita Masalah Pekerjaan ke Orang Lain

Jika ada keluh kesah terhadap pekerjaan atau kepada rekan kerja, usahakan cerita kepada orang yang tepat atau rekan yang tidak sekantor (orang lain). Tujuannya tidak lain agar apa yang anda rasakan tidak menjadi sumber adu domba. Bisa saja anda mengeluh tentang kinerja si B, kemudian anda cerita kepada si A. Tanpa anda ketahui si A bercerita kepada si B. Apakah itu nantinya tidak akan menjadi masalah?

Tapi bila memang anda ingin bercerita dengan rekan sekantor. Saya sarankan untuk mencari seseorang yang benar-benar tidak memiliki watak iri hati ataupun tukang ngadu. Pilihlah rekan yang sekiranya baik untuk anda ajak bicara! Supaya tidak ada masalah. Tapi dengan catatan, yang perlu di ceritain saja. Anda harus tetap jaga jarak aman.

5. Jangan Terlalu Dekat dengan Atasan

Di antara sesama pekerja, pasti ada saja yang tidak suka bila melihat rekan lain sangat dekat dengan atasan. Ya mungkin mereka menganggap orang itu penjilat atau tukang cari muka. Padahal mungkin orang itu hanya berniat melakukan tugasnya dengan baik saja tanpa ada maksud tertentu. Untuk berjaga-jaga, sebaiknya anda jangan terlalu dekat dengan atasan, jika memang tidak ada hal yang perlu di bicarakan. Tapi menjauhi atasan pun jangan! Paling tidak, anda kembali ke poin ketiga (bersikap sewajarnya).

Hubungan antar manusia memang merepotkan. Tapi tidak bisa di pungkiri, bahwa kita tidak bisa hidup sendirian. Dengan kata lain, kita tidak boleh menjauhi teman apalagi sampai mengadu domba. Itu bukanlah tindakan terpuji untuk seorang teman. Artikel ini bukan bermaksud menghasut untuk tidak percaya pada orang lain. Dalam hal ini adalah untuk menghindari adu domba antar rekan kerja saja. Saya harap, semoga bermanfaat.


Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon