16 Jun 2016

Apa yang Perlu di Perhatikan Sebelum Memilih Pekerjaan?

Apa yang Perlu di Perhatikan Sebelum Memilih Pekerjaan? - Banyak alasan orang-orang mencari pekerjaan. Selain untuk mencari uang, pengalaman pun kadang menjadi alasan. Bahkan mungkin hanya sekedar untuk tambahan uang jajan. Apapun alasannya, seorang pekerja di tuntut untuk profesional.

Dari beberapa alasan kerja tersebut, mempunyai kategori sendiri untuk tingkatan pekerjaan. Yaitu tingkat kerja atas, menengah, dan standar. 
  • Tingkatan Kerja Atas** untuk mereka yang serius mencari pekerjaan untuk masa depannya. Seperti ingin meniti karir, menafkahi keluarga, mengejar keinginan, dan lain-lain. 
  • Tingkatan Kerja Menengah** untuk mereka yang baru terjun di dunia kerja. Seperti hanya sekedar mencari pengalaman semata dan benar-benar belum pernah kerja sama sekali. 
  • Tingkatan Kerja Standar** untuk mereka yang mencari sampingan saja. Seperti halnya mahasiswa yang menjadi sales atau yang lainnya. Intinya tingkat kerja ini tidak bisa di bilang serius.
Meski begitu, apapun tingkat pekerjaannya, jika kita sudah terjun di dunia pekerjaan, itu artinya pemilik usaha mengharapkan keseriusan kita sebagai pegawainya. Intinya keprofesionalan kita di pertaruhkan di tempat kerja tersebut.

Meskipun pekerjaan yang di lakukan itu hanya untuk sampingan semata. Jika kita tidak profesional, kita akan di ragukan untuk melanjutkan kerja ke tingkat menengah, apa lagi sampai tingkat atas. Karena semuanya di mulai dari awal atau bawah (standar).

Untuk itu, sebelum memilih suatu pekerjaan, alangkah baiknya jangan hanya melihat dari bayarannya saja! Tapi sistem kerjanya pun harus di perhatikan juga. Kita tidak bisa asal memilih suatu pekerjaan, meskipun bayarannya besar. Karena berdasarkan pengalaman pribadi, memilih suatu pekerjaan dari nilai upahnya saja, hanya akan menimbulkan tekanan batin saja.
Apa yang Perlu di Perhatikan Sebelum Memilih Pekerjaan?

Untuk itu harus di perhatikan pula sistem kerjanya. Jika upah besar dan sebanding dengan tenaga yang di keluarkan, itu berarti pekerjaan bisa kita ambil. Tapi jika upah besar namun tenaga yang di keluarkan tidak sebanding dengan upah, Anda harus berpikir jeli lagi. Logikanya, perusahaan tidak ingin membayar pegawainya dengan cuma-cuma atau membayar besar untuk pegawai yang kerjanya santai dan tidak memiliki tanggung jawab yang besar. Jika seperti itu, Anda harus tanyakan apa pahitnya kerja di tempat itu? Jangan sampai Anda terjebak dari nilai gajinya. 

Lalu, bagaimana dengan security? Mereka kerja santai namun di gaji besar? Itu karena mereka memiliki tanggung jawab yang besar. Menjaga perusahaan dari pencurian ataupun tindakan kriminal lainnya. Bisa jadi taruhannya nyawa.

Mungkin dulu saya juga memilih pekerjaan dari nilai gajinya. Tapi setelah saya sering mendapat banyak kekecewaan, akhirnya saya pun tidak mementingkan nilai gajinya. Asalkan kerja tenang, nyaman, gaji kecil pun tak masalah.

Anda juga jangan salah kaprah tentang pernyataan saya ini! Maksudnya bayaran kecil asal kerja nyaman itu artinya, segala resikonya sudah jelas, upah sebanding dengan tenaga yang di keluarkan, dan kita merasa senang menjalaninya.

Meski begitu, motivasi dalam menentukan suatu pekerjaan juga tidak kalah penting! Kita semua pasti membutuhkan yang namanya motivasi, bukan? 

Jika kita bekerja tanpa adanya motivasi, bisa jadi kita pun tidak akan punya tujuan yang jelas selama bekerja. Alhasil, uang hasil kita kerja bisa habis percuma.

Motivasi itu semacam dorongan dari dalam diri kita untuk melakukan sesuatu ataupun mendapatkan sesuatu. Jadi Anda harus tanamkan motivasi dalam diri Anda selama bekerja. Insya Allah, Anda pun akan menjalani pekerjaan dengan senang hati.

Apa motivasi Anda kerja di tempat itu? Apa mencari pengalaman? Atau apa? Kita harus tanamkan terlebih dahulu motivasi tersebut, sebelum benar-benar kerja di tempat tersebut. Terkadang, motivasi akan luntur karena suasana kerja yang baru. Seperti rekan baru, tempat baru, dan terutama bos baru. Tapi Anda harus bisa menyikapinya dengan bijak. Itu adalah langkah awal! Nanti juga Anda akan terbiasa.
Baca juga :  5 Contoh Usaha Sampingan Dengan Sedikit Modal Untuk Karyawan
Di tempat baru terkadang kita sering di cuekin dan merasa tidak di hiraukan, Terkadang juga kerja kita lebih melelahkan di banding karyawan yang sudah lama. Itu adalah hal wajar. Anggap saja itu adalah perkenalan diri. Nanti juga jika Anda sudah paham dan sudah akrab, kerjaan sama rata dan Anda sudah bisa menyikapinya dengan lebih baik lagi.

Intinya, dalam memilih suatu pekerjaan ialah: Tanyakan dulu kerja nya seperti apa? Apa manisnya selain di bayar? Dan apa pahitnya selain capek? Baru tanyakan bayarannya berapa? Apakah sesuai atau tidak? 

Anda bisa tentukan sendiri untuk ambil atau tidak? Semua pekerjaan pasti ada pahit dan manisnya. Untuk itu, pintar-pintar lah dalam memilih suatu pekerjaan. Jangan tertipu dengan janji manis mendapat gaji besar. Lebih baik gaji kecil tapi kerja nyaman. Semoga bermanfaat!

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon