29 Jun 2016

Ijazah Bukan Jaminan Untuk Sukses

Ijazah Bukan Jaminan Untuk Sukses - Ijazah, menandakan seseorang telah sukses di nyatakan lulus atau berhasil menyelesaikan studinya, baik itu di SD, SMP, SMA bahkan Perguruan Tinggi. sering kali ijazah di jadikan senjata untuk mencari pekerjaan. Bahkan sampai-sampai ada yang terus mengandalkan ijazahnya untuk mendapat pekerjaan.

Ijazah Bukan Jaminan Untuk Sukses

Hal ini memang bukan hal yang luar biasa dan wajar saja mereka mempunyai harapan besar terhadap ijazah yang di perolehnya, Kenapa? Karena, untuk mendapatkan sebuah ijazah, bukan perkara yang mudah. Butuh pengorbanan yang luar biasa baik itu waktu, kerja keras dan juga mungkin materi yang tidak sedikit. Tidak aneh jika ada orang tua sering memarahi kenakalan anaknya di waktu sekolah, apakah itu karena bolos, ataupun kenakalan lainnya yang berkaitan dengan sekolah. Karena hal itu merupakan sesuatu yang sangat di sayangkan.

Orang tua menyekolahkan anaknya dengan harapan kelak si anak mempunyai pendidikan tinggi sesuai yang di cita-citakan dan pastinya juga mendapat ijazah. Bukankah kerja akan lebih mudah, bila punya ijazah? Oleh sebabnya orang tua bersungguh-sungguh dalam membiayai sekolah anaknya.

Tapi di jaman sekarang, meskipun sudah memiliki ijazah, mencari pekerjaan tidak semudah yang di pikirkan. Banyak kendala yang harus di hadapi. Dari persaingan yang begitu ketat bahkan harus membayar sejumlah uang agar bisa masuk ke tempat kerja yang di inginkan. Padahal, niat kita kerja untuk mencari uang, bukan? Tapi kenapa harus membayar terlebih dahulu? Dan faktanya memang itu yang terjadi saat ini.
Baca juga : Kenapa Kita Suka Mengeluh
Saya punya seorang teman. Dia ingin bekerja di suatu Perusahan yang cukup ternama. Dia di minta untuk membayar sejumlah uang agar bisa di terima bekerja, karena sangat ingin bekerja diapun meng-iyakan. Tapi apa yang terjadi, panggilan tak kunjung datang dan uang tak tahu kemana larinya. */Berhati-hatilah dengan modus seperti ini yang saat ini sedang trend.

Tapi ada juga teman saya yang melamar, dan di terima kerja di Perusahan tersebut tanpa harus membayar. Bukan kah itu sebuah tanda tanya? kenapa teman saya yang pertama tidak di terima dan yang kedua di terima tanpa harus membayar sepeserpun. Tapi bagaimanpun juga, itu suatu pelajaran ke depannya untuk berpikir sebelum bertindak.

Dari cerita diatas, bisa di ambil hikmahnya bahwa memiliki ijazah, belum tentu dapat dengan mudah mencari sebuah pekerjaan. Contoh lain coba Anda dengarkan lagu Iwan fals "Sarjana Muda". Seseorang yang bekerja hanya mengandalkan pada ijazah saja juga akan lebih sulit mencapai kesuksesannya (wallahu'alam).

Salah satu contoh: 'A' adalah seorang lulusan S1 Akuntansi sebuah Universitas terkenal. Dia kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan. Ada rekannya sebut saja 'B' teman kuliahnya, saat ini sedang merintis usaha kecil-kecilan, diapun mengajak 'A' untuk bekerja bersamanya, selagi masih belum dapat pekerjaan yang sesuai dengan harapanya. Tapi 'A' tidak menolak tawaran 'B'. Karena merasa percuma saja mempunyai ijazah S1 jika hanya bekerja serabutan. "Gara-gara Ijazah bekerja yang biasa-biasa menjadi tidak mau, padahal pengalaman juga di perlukan dalam mencari pekerjaan".

Memang benar, untuk apa punya ijazah jika tidak di manfaatkan untuk mencari kerja? Kerja serabutan cuma dapat capek nya saja dan bayarnya pun cuma cukup untuk makan sehari-hari nya saja. Tapi bila dari ijazah yang di andalkan pun tak kunjung memberikan pekerjaan yang di harapkan, apakah kita akn terus mengandalkannya? Tentu kita di tuntut untuk berpikir secara logis lagi, supaya dapat berjalan secara perlahan. Jika tidak, kita hanya duduk manis saja, sambil berharap keajaiban datang.

Jaman sekarang, ijazah tidak bisa di katakan sebagai jaminan untuk sukses. Bukankah banyak orang yang tidak punya ijazah tapi bisa sukses? Semua itu pada dasarnya dari keinginan dan tindakan kita sendiri. Bukan semata-mata karena gelar yang di dapat.

Jika begitu, apakah Anda masih akan mengandalkan ijazah dalam mencari pekerjaan? Tulisan ini saya buat bukan berarti menyuruh Anda untuk menjadi freelance atau bekerja serabutan, tapi intinya bagaimana kita bisa berpikir lebih logis. Sekarang mencari pekerjaan bukan perkara mudah, maka dari itu jangan persulit dengan terus gengsi pada ijazah kita. Coba perlahan-lahan ambil kesempatan yang ada, selama itu masih sesuai dengan passion Anda, apapun itu. Sisi positifnya, saya yakin akan banyak manfaat yang bisa kita dapat. Meskipun gaji yang di dapatkan nantinya, tidak seperti di perusahaan besar. Tapi banyak ilmu dan pengalaman yang bisa di dapatkan.

Ada kejadian unik yang saya alami, ketika saya sedang memperbaiki keramik rumah. Ada keponakan saya yang saat ini sedang kuliah semester II, melihat para tukang bekerja. Sambil berguyon salah satu tukang bertanya kepada keponakan saya, "coba Mas hitung cepat berapa jumlah keramik yang harus di pasang di tempat ini? keponakan saya hanya terdiam dan berkata "sebentar..!! Sebentar..!! Dan tukang bangunan itu memotong karena tidak segera di jawab. Kelamaan mas jawabnya, yang di butuhkan adalah sebanyak sekian keramik.. karena lebar keramiknya adalah sekian.. "Mending saya yang lulusan SD, tapi tahu rumus-rumus yang Mas pelajari". Dan kami semua tertawa.. 

Itu merupakan pengalaman yang bisa diambil hikmahnya dan juga sebagai inspirasi. Bahwa sekolah, ijazah, gelar, bukan suatu jaminan untuk sukses. Tapi niat, usaha, kerja keras, dan tindakan, itulah modal utama untuk sukses.
Silahkan baca juga : Beda Orang Biasa dan Orang Sukses
Percuma saja punya gelar sarjana ataupun doktor, jika hanya diam saja. Tidak akan bisa tersampaikan keinginannya. Tapi meski tidak punya gelar apapun, jika terus berusaha dan berdoa, insya Allah akan tersampaikan keinginannya. Tidak ada hal yang tidak mungkin, selagi kita berusaha. Bukan hal yang mustahil, bila kita terus mencoba.

Bila Anda tidak punya ijazah ataupun gelar apapun, jangan berkecil hati. Anda masih punya akal dan pikiran, serta kemauan untuk sukses. Maka gunakanlah kelebihan itu untuk mengubah nasib Anda. Semoga bermanfaat!

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon