17 Jun 2016

Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut!

Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut! - Setiap orang bekerja, pasti menginginkan hasil dari kerja kerasnya. Tapi bagaimana jika apa yang di kerjakan, yang di usahakan tidak mendapatkan hasilnya? Atau kerja kerasnya terasa sia-sia? Tentu terasa sangat menyebalkan, bukan?

Ada statement yang mengatakan, bahwa hasil kerja tidak bisa dilihat setelah satu bulan, dua bulan, tapi setelah satu tahun sampai dua tahun. Cukup masuk akal memang. Tapi terkadang orang tidak memiliki rasa sabar seperti itu dan menginginkan hal yang cepat, simple, dan instant.

Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut!


Menjalani pekerjaan haruslah dengan ketekunan. Jika tidak tekun, kesuksesan tidak akan pernah di dapat. Sederhananya, bakwan tidak akan langsung jadi bakwan, tentu ada proses dan progresnya. Itu contoh kecilnya, masih banyak hal lainnya yang bisa kita jadikan contoh.

Sebenarnya, hal yang semacam itu bisa kita jadikan inspirasi dan filosofi gambaran hidup, sehingga mampu menjadi motivasi bagi diri kita sendiri. Seperti ulat adalah makhluk yang menjijikkan atau menggelikan. Hampir semua orang tidak ada yang mau melihatnya dan dekat dengannya. Kemudian ia bersembunyi dalam kepompong, dan keluar menjelma sebagai kupu-kupu yang indah, dan orang-orang pun melupakan bentuknya yang lalu, dan menjadi mengagumi wujudnya yang baru.

Contoh ulat tadi, sebenarnya adalah inspirasi yang sangat kuat untuk di terapkan dalam sistem kerja. Inspirasi yang menjadi motivasi tersendiri bagi kita.

Awal kerja, kita mungkin seperti ulat, tapi jika terus kita tekuni dan kita sabari, niscaya kita akan seperti kupu-kupu. Lalu, apa sih yang membuat kita sering berpikiran kerja terus tapi hasilnya nggak ada? Adalah sebenarnya ada, cuman kita selalu menghilang-hilang kan nya. Itu semua kita kembalikan kepada diri kita masing-masing.

Bagi Anda yang ingin hasil kerjanya benar-benar terlihat, sebaiknya Anda harus rancang strategi yang jitu! Supaya pendapatan bisa terkontrol dan bisa menabung.

# Target

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah target Anda dalam bekerja! Apa yang Anda cari dan Anda inginkan dalam bekerja? Jika di ingat lagi target Anda kedepannya, insyaAllah Anda akan segera mengontrol pengeluaran yang sia-sia. Kita kadang sering lupa pada target, setelah menikmati gaji yang lumayan. Atau kita mendadak tidak memikirkan target yang dari awal di tentukan. Setelah gaji yang di rasa lumayan besar, sehingga berpikir tidak perlu menabung. Padahal, uangnya sering kita belanjakan hal yang tidak perlu.

# Wajib Nabung

Berikutnya adalah wajib nabung! Kita mungkin termasuk orang yang malas nabung atau sulit nabung. Sekarang kita di wajibkan untuk nabung. Apakah bisa? Bisa! Jika ada keniatan dan usaha. Jika Anda tidak bisa menyisihkan sedikit uang untuk setiap harinya, paling tidak Anda menyisihkan sebagian dari gaji untuk di tabung. Sebulan sekali tak masalah, asal sesuai target yang sudah di rencanakan.

Misal : Anda ingin dalam satu tahun membeli motor seharga 20jt. Gaji Anda perbulannya 4 juta. Anda bisa ambil 2 juta dan menyimpannya 2 juta. Sekarang kita hitung (2×10=20) artinya 2 juta dalam 10 bulan sudah ada uang 20juta. Cukup buat beli motor impian, bukan? Masih ada sisa dua bulan. Bisa Anda pergunakan untuk hal lainnya dari sisa dua bulan tersebut. Atau gaji Anda lebih dari itu? Itu pasti lebih mudah lagi, kan? Hehe... 

# Membeli sesuatu

Terkadang kita enggan membelikan sesuatu dari hasil kerja kita. Itu karena kita lebih ingin untuk memuaskan hasrat dalam diri kita atau ada alasan lainnya. Padahal, kalau gaji kita di belikan sesuatu (paling tidak separuh dari gaji) kita bisa melihat dari hasil kerja kita sendiri. 

Gambaran besarnya, saya adalah seorang pekerja paruh waktu dengan gaji 1,5 juta perbulan. Setiap gajian, saya berusaha membelikan benda atau sesuatu lainnya dari uang gaji saya yang sebesar 500 ribu.  Sedangkan yang 1 jutanya saya gunakan untuk keperluan tiap harinya. Dengan begitu, saya bisa melihat hasil kerja saya setiap bulannya, kan? Meskipun hanya sebuah kaos atau benda murahan lainnya.
Atau Anda bisa menabung setengahnya dari uang 500 ribu tersebut? Dengan cara sebagian di belikan sesuatu, dan sebagian lagi di tabung. Itu ide yang cukup bagus.Teori memang gampang, tapi praktek sangatlah sulit. Saya pun mengakui itu. Tapi apa salahnya kita berusaha untuk mengelola hasil dari kerja keras kita sendiri? 

Kita kerja ingin punya hasilnya kan? Untuk itu di mulai dari sekarang, ingat kembali pada target dan atur keuangan Anda. Ingat "usaha keras itu, tak akan mengkhianati! Kalau mengkhianati, berarti belum keras usahanya". Semoga bermanfaat!

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon