23 Okt 2016

Cara Mengatahui Gejala dan Mengatasi Infeksi Tetanus

Cara Mengatahui Gejala dan Mengatasi Infeksi Tetanus - Kita mungkin sering mendengar infeksi tetanus. Kebanyakan orang biasa mengkaitkannya dengan luka benda tajam yang berkarat. Padahal masaalah tetanus tidak hanya itu. 

Cara Mengatahui Gejala dan Mengatasi Infeksi Tetanus

Tetanus terjadi karena racun yang dihasilkan oleh bakteri clostridium tetani (C.Tetani) yang mempengaruhi sistem syaraf dan otot. Memang tidak salah mengkaitkan tetanus dengan luka. Racun dari c.tetani biasanya masuk kedalam tubuh melalui luka, misalnya luka tusuk atau luka iris yang dalam dan kotor. Tak hanya luka dari benda tajam saja, tapi juga luka bekas gigitan hewan. Bahkan Anda bisa terkena tetanus saat sedang merajah / mentato tubuh anda dengan jarum tindik yang kotor. Kebanyakan bakteri ini berada ditanah , kotoran manusia dan hewan.

Gejala yang timbul jika terinfeksi tatanus adalah sakit kepala, gelisah, nyeri pada otot rahang yang diikuti rasa kaku, demam, otot perut mengeras dan kejang. Gejala ini akan timbul setelah 8 hari terinfeksi. Rasa nyeri pada tulang rahang dan gigi sering membuat penderita susah membuka mulut dan menelan makanan. Pada akhirnya, hal ini akan membuat penderita kesulitan untuk bernafas.

Mengatasi c.teteni dapat dinetralkan dengan pemberian immunoglobulin tetanus. Namun sebelumnya, setiap luka (khususnya luka tusukan yang dalam ) harus sesegera dibersihkan untuk menghindari pertumbuhan bakteri c.tetani. Selain itu juga, Anda membutuhkan antibiotik tetrasiklin dan penisilin yang diberikan untuk mencegah pembentukan racun lebih lanjut.

Sementara itu beberapa obat lainnya – seperti diazepam, meprobamat, klorpomazin- diberikan untuk menenangkan, mengendalikan kejang dan mengendurkan otot. Jika infeksi cukup berat, Anda juga memerlukan ventilator untuk membantu pernafasan. Setelah anda sembuh, masih diperlukan vaksinasi lengkap karena infeksi tetanus tidak memberikan kekebalan terhadap infeksi selanjutnya. 
Baca juga : Tips Ringan dan Bermanfaat Untuk Menjaga Kebugaran Tubuh
Sebagai upaya pencegahan maka anda harus melakukan vaksinasi. Biasanya vaksinasi pertama diberikan saat Anda masih kecil. Masih ingat vaksin DPT – dipteri, pertusis, tetanus? Namun jika Anda belum pernah menerima vaksinasi tetanus. Anda memerlukan suntikan immunoglobulin tetanus dan suntikan lain setelah 3 bulan.

Tentunya kita semua tidak ingin terluka, tapi jika kita mengalaminya, bersihkan dan rawat baik-baik bagian tubuh yang terluka. Dan jika anda tak yakin pernah mendapatkan vaksinasi tetanus, jangan lupa untuk segera menemui dokter jika terkena tusukan benda tajam. Semakin cepat anda tangani, semakin cepat pula Anda mencegah pertumbuhan racun dari bakteri c.tetani. Semoga bermanfaat

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon