10 Mar 2017

5 Sikap Yang Membuat Karyawan Tidak Bisa Sukses

5 Sikap Yang Membuat Karyawan Tidak Bisa Sukses - Pepatah mengatakan "jadikanlah pekerjaanmu sebagai hobi, maka kamu tidak akan merasa di bebani olehnya". Tapi pada kenyataannya, masih banyak di antara kita yang menganggap bahwa pekerjaannya itu adalah beban yang tiada habisnya. Padahal, untuk mendapatkan penghasilan, bukankah kita harus bekerja? Jika menganggap pekerjaan itu beban, kenapa kita mau sukses? Jika pada akhirnya, kita sendiri tidak mau kerja. Kesuksesan yang selama ini kita damba-dambakan, tentu membutuhkan pengorbanan dari kita. Bagaimana cara kita mendapatkannya, tentu sangat di perhitungkan.

5 Sikap Yang Membuat Karyawan Tidak Bisa Sukses

Oleh karenanya, banyak orang-orang yang mengatur strategi, bagaimana agar apa yang sudah mereka usahakan tidak berakhir sia-sia. Berbagai strategi mereka siapkan demi kesuksesan di masa depannya. Namun ternyata, meski sudah banyak mengeluarkan materi sebagai modal, faktanya masih banyak yang mengalami kegagalan. Dan inilah beberapa contoh sikap kita yang membuat kita menjadi orang yang gagal.

1. Ceroboh
Sikap ceroboh, seringkali menimbulkan dampak yang buruk untuk kinerja kita. Terlebih untuk bisnis yang kita jalani. Apabila seseorang bertindak ceroboh, seringkali apa yang sudah mereka rencanakan akan berakhir sia-sia. Pasalnya, konsep yang sudah tersusun rapi, akan berantakan hanya karena sedikit kesalahan. Contohnya disaat perusahaan anda sedang ada proyek besar-besaran, anda malah melakukan kesalahan kecil dengan menghilangkan data file yang akan dipersentasikan ke klien anda, maka kesempatan itu akan hilang dengan percuma. Sikap ceroboh juga, di akibatkan karena sikap kita sendiri yang sering mengabaikan masalah kecil dan menganggapnya hal yang sepele. Padahal, semua masalah besar berawal dari hal yang kecil.

2. Menunda-nunda waktu
Seringkali dari kita membuang-buang waktu yang ada. Padahal, bila kita bertindak selalu tepat waktu, maka kita pun akan terbiasa disiplin, sehingga kemungkinan kita gagal hanya sedikit. Sikap menunda-nunda waktu, adalah sikap yang sangat dominan membuat kita gagal dalam segala hal. Misalnya dalam bekerja, kita sangat suka menunda-nunda tugas dari atasan, karena kita menganggap itu adalah hal yang mudah dan masih ada banyak waktu untuk mengerjakannya. Namun ternyata karena kita terlalu lama terlena dengan santai kita, hingga pada saatnya pekerjaan yang kita anggap mudah itu menjadi beban yang merepotkan. Bukankah itu akan membuat kita gagal dalam bekerja?

3. Masa bodo
Sikap masa bodo adalah, sikap dimana seseorang tidak memperdulikan sesuai yang terjadi di sekitarnya. Hal ini akan berpengaruh buruk, jika di tunjukkan pada pekerjaannya. Pasalnya, orang tersebut pasti akan merasa acuh tak acuh dalam bekerja. Dan rasa tanggung jawabnya pun sangatlah sedikit. Oleh sebabnya, orang yang memiliki sifat masa bodo, pasti sering mengalami kegagalan dalam kehidupannya. Maka dari itu, cobalah untuk menjadi orang yang lebih peduli dengan hal-hal di sekitar, meskipun hal tersebut sangatlah sepele. Karena jika kita belajar menjadi orang yang peduli terhadap lingkungan sekitar, maka kelak kita pun akan menjadi orang yang bertanggung jawab pada pekerjaan, dan itu perlahan-lahan akan membawa kita menuju gerbang kesuksesan.

4. Suka memendam ide
Terkadang saat kita bekerja pada sebuah perusahaan dan tiba-tiba kita mempunyai sebuah ide untuk perusahaan tersebut, kadangkala kita malah memilih diam. Karena biasanya, kita berpikir mungkin ide kita tidak ada gunanya di mata atasan, atau mungkin kita berpikir itu bukan perusahaan kita. Padahal, apa salahnya kita mengeluarkan ide kita tersebut dan bicarakan pada atasan. Siapa tau menjadi bermanfaat bagi perusahaan, dan itu bisa mempromosikan kita ke jabatan yang lebih tinggi lagi. Lagi pula, orang yang sering mengeluarkan idenya, dialah orang yang berpotensi menjadi sukses. Karena dengan begitu, orang tersebut percaya diri dengan apa yang mereka pikirkan. Jadi mulailah dari sekarang untuk berani membicarakan ide Anda. Siapa tahu jalan sukses Anda di mulai dari memberikan ide untuk perusahaan bos Anda.

5. Kurang produktif
Bila kita bekerja hanya bekerja saja, apa yang akan kita hasilkan? Mungkin kita hanya akan mendapat upah saja, tanpa mendapat Kesuksesan yang kita inginkan. Artinya, jika kita bekerja hanya mengikuti perintah atasan saja, tanpa mencoba berinisiatif memberikan wawasan yang segar, maka selama kita bekerja, hanya akan mendapat pengalaman yang membosankan, dan akibatnya, kita menjadi malas bekerja di tempat itu lagi. Akan berbeda kejadiannya bila kita menjadi karyawan yang lebih produktif untuk perusahaan kita. Maka sudah di pastikan atasan pun akan terus memantau kita, dan siapa tahu kita di angkat menjadi manajer, jika kinerja kita terus menghasilkan ide-ide segar untuk perusahaan.

Perusahaan sebesar apapun, jika karyawannya hanya bekerja mengharapkan upah, maka akan sangat sulit untuk bertahan lama. Tapi jika karyawannya produktif, maka perusahaan tersebut bisa di pastikan akan bertahan lama pada masa kejayaannya. Contohnya saja Google, yang sudah berhasil menumbangkan beberapa saingannya, seperti Yahoo. Itu semua berkat kinerja karyawannya yang terus berinovasi memberikan ide-ide segar untuk Google. Maka dari itu, Google sampai sekarang terus berdiri dan terus bisa kita nikmati. Nah, jika saja Anda bisa menjadi karyawan yang lebih produktif, maka Anda akan menjadi pahlawan untuk perusahaan tersebut, dan pastinya Anda akan menemui Kesuksesan.

Kesimpulannya. Dari beberapa poin di atas, jika kita ingin sukses menjadi seorang karyawan, maka hal yang perlu kita perhatikan adalah bekerja sesuai kehendak hati nurani, bukan berarti bekerja seenak sendiri. Tapi bekerja atas dasar ikhlas melakukan kewajiban sebagai karyawan. Dan yang paling penting, cintailah pekerjaan itu, maka hasilnya akan semanis buah apel yang masak di pohonnya. Semoga bermanfaat...

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon