14 Apr 2017

Jika Tidak Ingin Gagal Perhatikan Beberapa Hal Berikut!

"Sukses", adalah sebuah kata yang selalu menjadi sebuah misteri bagi mereka yang belum juga meraih kesuksesannya. Atau lebih tepatnya selalu gagal. Bagi orang-orang yang sudah meraih kesuksesannya, tentu mereka sudah menikmati hasil dari kerja keras mereka sendiri. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang sampai saat ini masih gagal? Sudah pasti mereka saat ini masih termenung dan berpikir bagaimana caranya untuk sukses. Mungkin kita termasuk di salah satunya? Mungkin saja.
Jika Tidak Ingin Gagal Perhatikan Beberapa Hal Berikut!

Setiap orang yang bekerja, tentu sangat mengharapkan sebuah kesuksesan. Karena bagi mereka, sukses itu sebuah kemerdekaan. Ya, karena kebanyakan orang menganggap sukses itu artinya kita memiliki uang yang banyak, dan bisa melakukan apa saja. Padahal, sukses itu memiiki banyak makna, sesuai dengan kategori sukses itu sendiri. Jika bagi seorang penyerang sepak bola, sukses itu berhasil mencetak gol dan membawa timnya menjadi juara. Lalu, kenapa masih banyak orang yang gagal mendapatkan kesuksesannya?

Tidak percaya diri / ragu

Banyak diantara kita yang berkata bahwa dirinya ingin sukses. Namun, mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang berpotensi membuat dirinya sukses. Padahal, mereka sendiri memiliki sebuah kemapuan yang bisa membawa dirinya ke gerbang kesuksesan. Entah itu dalam membuat strategi pemasaran, pemikiran usaha yang matang, bakat membuat kerajinan, dan lain sebagainya. Namun mereka tidak melakukan itu, dengan alasan "apa ada yang berminat?". Pemikiran seperti itulah yang membuat kita terus saja berada dalam kegagalan.

Konsekuensi seorang pengusaha adalah ada dua. Yaitu keberhasilan dan kegagalan. Jika tidak berhasil, maka kita akan gagal. Jika kita tidak gagal, sudah pasti kita akan berhasil. Itu adalah metode yang sangat mudah. Tergantung bagaimana cara kita mengatur strateginya. Jika tepat, kemungkinan akan berhasil. Dan jika meleset, sudah di pastikan akan gagal. Lalu apakah sudah sampai di situ saja? Tentu saja jangan berhenti! Jika langkah awal kita gagal, maka kita tidak boleh berhenti. Yang perlu kita lakukan adalah mengkaji semua yang membuat kita gagal. Dan kemudian, di jadikan sebagai pembelajaran agar tidak mengulang kesalahan yang sama.

Modal

Selain kurang percaya diri, hal yang biasa di pikirkan orang yang gagal adalah "modal". Ya, mereka selalu memikirkan modal terlebih dahulu sebelum membuktikan langkahnya. Padahal, hal yang lebih penting dari modal adalah strategi pemasaran. Jika kita punya modal namun kurang menguasai teknik pemasaran, maka hasilnya akan nol. Selain pemasaran adalah, penguasaan kita terhadap apa yang kita jual atau yang kita kerjakan. Meskipun kita mempunyai modal untuk membuat usaha sandal, jika kita tidak bisa memahami proses pembuatan sandal, bahan-bahan yang bagus tidaknya untuk sandal, dan lain sebagainya tentang sandal, tentu saja kita akan dengan mudahnya di bodohi oleh orang yang lebih pandai.

Bukankah lebih baik kita memikirkan terlebih dahulu untuk menguasai jenis usaha yang akan kita buat? Jika Anda berminat untuk membangun usaha produksi sandal, carilah terlebih dahulu informasi mengenai sandal. Meskipun untuk di pakai di kaki, seorang pelanggan tetap mencari kenyamanan. Jika sandal yang Anda buat terasa nyaman di pakai, maka akan banyak pelanggan yang tertarik. Kerjalah di suatu tempat yang memproduksi sandal, untuk mencari tahu lebih dalam mengenai pembuatan sandal, bahan, alat, serta cara pemasarannya. Upahnya bisa di kumpulkan untuk di jadikan modal. Jika sudah siap, mulailah berpikir tentang modal.

Terlalu banyak berpikir

Terkadang, kita mendapati orang yang lebih banyak berbicara ketimbang bertindak. Seperti rekan yang selalu berkata ingin membuat suatu usaha, namun bingung dengan hal ini, hal itu, dan sebagainya. Tentu kita pun akan merasa bosan dengan ocehan tersebut. Kenapa tidak langsung memulai saja? Kenapa harus berlama-lama berpikir, jika modal sudah ada dan rencana sudah siap? Sudah pasti orang itu terlalu banyak berpikir tentang hal yang tidak perlu. Dan jika Anda termasuk orang yang seperti itu, maka lekaslah buang kebiasaan yang seperti itu! Karena itu tidak bisa membantu Anda untuk sukses. Yang membantu Anda sukses adalah, tindakan Anda sendiri.

Kurang percaya terhadap rekan

Ketika kita berencana membuat sebuah usaha dengan rekan, yang di pikiran kita adalah "apakah orang itu dapat di percaya?" Ya, pikiran itu juga yang sering menghambat kita menuju kesuksesan. Padahal, jika memang ingin membuat kerja sama, maka yang perlu kita lakukan adalah percaya dengan rekan kita. Untuk itu sangat perlu untuk mencari rekan yang dapat di percaya! Namun, sering berpikiran seperti itu tidak baik juga. Meskipun tujuannya untuk jaga-jaga, tapi itu dapat membuat keretakan antara Anda dan rekan Anda. Dan imbasnya adalah ke usaha yang telah Anda bangun bersama rekan Anda. Saya mau tanya, siapa sih orangnya yang merasa santai jika terus di curigai?

Langkah terbaik dari pada mencurigai adalah, dengan di buatnya sebuah daftar. Entah itu daftar pemasukan, pengeluaran, dan sebagainya. Agar keluar masuknya uang, akan jelas terlihat. Dan itu memang biasa di lakukan oleh sebuah perusahaan. Dengan cara itu, rekan Anda pun tidak akan masalah. Karena itu untuk kebaikan bersama. Untuk itu, hindarilah pikiran negatif pada rekan kerja Anda. Mulailah berdiskusi untuk usaha yang kalian rencanakan, dan lakukanlah yang terbaik.

Enggan berdiskusi dengan sesama pengusaha

Manusia itu tidak pernah terlepas dari sifat gengsi. Oleh karenanya, banyak pengusaha yang menganggap pengusaha lainnya sebagai lawan. Dan itu yang membuat kita terkadang enggan untuk sekedar berbicara dengan mereka. Padahal, dengan membicarakan usaha yang kita jalani dengan pengusaha lainnya yang sama dengan usaha yang kita jalani itu, akan membuat kita berpikir tentang sebuah terobosan. Itu artinya, kita akan lebih tahu bagaimana sifat pelanggan, dan apa yang di butuhkan pelanggan, hanya dengan melakukan sebuah obrolan sederhana.

Saya sangat kurang suka dengan seorang pedagang yang memusuhi pedagang lainnya, karena dagangannya kurang laku di banding dagangan pedagang lainnya. Padahal, itu adalah salah satu gambaran dari sebuah bisinis atau usaha. Bukankah akan lebih bijak jika pedagang tersebut berpikir positif. Artinya, apakah ada yang salah dengan dagangannya, atau mungkin pelayanannya yang kurang baik, atau harganya yang tidak sesuai dengan pedagang lainnya? Itu adalah cara terbaik di banding memusuhi pedagang lain. Untuk itu, sangat di anjurkan untuk Anda supaya tetap terus menjaga silaturahmi sesama pengusaha.

Untuk menjadi sukses, kuncinya adalah ada pada diri kita sendiri. Dan salah satunya adalah keyakinan. Ya, dengan keyakinan yang tinggi, insya Allah langkah kita akan terus dengan pikiran positif, serta sadar akan segala konsekuensinya. Namun itu tidak akan bisa membuat kita menyerah. Karena jika kita yakin kita bisa sukses, meski berapa kali kita gagal, maka suatu hari nanti, kita akan mendapatkan kesuksesan yang kita dambakan. Memang, untuk meraih itu kita tidak memerlukan waktu yang sebentar. Untuk itu, tetaplah berusaha dan terus berusaha. Agar kesuksesan itu semakin dekat dengan kita. Tapi ada satu hal yang tidak boleh di lupakan. Yaitu, tetaplah meminta pada yang maha kuasa. Karena Allah lah pemilik segalanya.

Ada Pertanyaan atau Komentar? Silahkan sampaikan disini, InsyaAllah admin kami akan segera meresponnya.
EmoticonEmoticon