Showing posts with label Tips Sukses. Show all posts
Showing posts with label Tips Sukses. Show all posts

22 Jan 2020

Bisakah Seorang Karyawan Sukses?

Bisakah Seorang Karyawan Sukses? - Menjadi seorang karyawan pada sebuah perusahaan besar, tentunya memiliki tanggung jawab yang besar pula. Pada hakikatnya, seorang karyawan harus tunduk pada peraturan yang di tetapkan oleh perusahaannya tersebut. Dan tentunya juga harus mau mengabdi kepada perusahaan yang di gawangi nya. 

Tidak semua karyawan memiliki rasa tanggung jawab yang besar untuk perusahaannya. Kita tentu mengetahui hal itu. Ada yang berpikiran yang penting kerja, dan ada juga yang berpikiran bahwa seorang karyawan harus mampu membantu perusahaan atasannya, supaya terus berkembang. Nah, kira-kira Anda termasuk karyawan yang mana?

Bisakah Seorang Karyawan Sukses?

# Status karyawan

Sebagai seorang karyawan, kita di tuntut untuk ikut membantu mengembangkan perusahaan yang kita join. Dan pastinya di harapkan untuk memberi ide-ide segar pada perusahaan tersebut. Tapi apakah kita mampu? Ya, kita mampu! Asalkan kita tidak separuh hati bekerja di perusahaan tersebut. 

Tanggung jawab karyawan pada perusahaannya bukan serta-merta soal menyelesaikan pekerjaan, mengisi daftar hadir, dan menerima gaji. Tapi masih banyak lagi hal lainnya yang harus di kerjakan. Salah satunya membantu perusahaan itu berkembang dan terus maju. Apa keuntungannya bagi kita? Tentu banyak pula. Salah satu contohnya adalah, kita tetap bekerja di perusahaan tersebut. 

Artinya, jika kita bekerja pada suatu perusahaan, maka kita pun harus bisa mencintai perusahaan tersebut. Gunanya agar kita pun tidak merasa bosan, dan juga tidak merasa tertekan bekerja di suatu perusahaan. Bukankah banyak di antara kita yang merasa bosan bekerja pada sebuah perusahaan? Ya, itu di karenakan kita tidak bisa mencintai perusahaan itu, dan juga pekerjaannya. 

Bila kita mau mempunyai sebuah pekerjaan tetap, maka kita pun harus bisa mencintai apa yang kita kerjakan. Kita tidak boleh setengah-setengah dalam bekerja, dan juga kita harus bisa menjadi karyawan yang produktif untuk suatu perusahaan. Kenapa harus menjadi karyawan yang produktif? Itu berguna untuk karir kita berikutnya. 

Kebanyakan dari kita, bila sudah memiliki pekerjaan, maka tidak pernah berfikir untuk karirnya itu. Artinya, hanya pasrah dengan apa yang terjadi selanjutnya. Tidak pernah memikirkan kontraknya, dan juga tidak memikirkan karirnya selanjutnya, apa lagi kinerjanya. Dan biasanya mempunyai prinsip "jika masih di butuhkan ya syukur, jika sudah tidak di butuhkan ya cari pekerjaan lagi." Maksudnya, mereka tidak peduli jika suatu saat berhenti bekerja dari perusahaan itu. 

Padahal, jika kita ingin menjadi seorang karyawan yang sukses, kita pun harus bisa menjadi karyawan yang produktif untuk perusahaan yang kita gawangi. Hal ini guna memberi kita pengalaman yang lebih tinggi dalam dunia perusahaan. Bukankah itu berguna untuk modal membangun perusahaan sendiri, jika suatu saat nanti kita ingin memiliki perusahaan sendiri? Dengan bermodal pengalaman dari perusahaan lama tempat kita bekerja, maka kita pun tidak akan merasa canggung, ketika membangun usaha sendiri. 

# Langkah awal menjadi karyawan yang sukses

Bisakah seorang karyawan sukses? Pertanyaan ini sering di tanyakan oleh sebagian besar karyawan di antara kita. Pasalnya, banyak dari kita yang berargumen bahwa seorang karyawan tidak bisa sukses, karena terus bergantung pada gaji dari perusahaan tempat kita bekerja. Bila di pikir secara logika, itu ada benarnya juga. Tapi jika di lihat dari realita, tentu anggapan tersebut ada salahnya. Karena banyak pula di luaran sana yang bisa menjadi seorang karyawan yang sukses. Padahal mereka pun sama-sama mengandalkan gaji dari perusahaan tempat mereka bekerja.

Jika di buat kesimpulannya, sukses dan tidak suksesnya seorang karyawan, itu tergantung dari cara kita bekerja. Bila kita bisa menjadi karyawan yang produktif, maka kita pun bisa sukses. Tapi sebaliknya, jika kita hanya menjadi penonton pada suatu perusahaan, meski pun kita bekerja di perusahaan itu, maka kita pun bisa saja tidak sukses. Kenapa? Karena kita tidak mau mengetahui lebih dalam lagi soal pekerjaan kita, dan juga tidak mau mengetahui masalah bisnis lebih dalam lagi. 

Karyawan yang produktif, akan selalu mencari tahu apa yang kurang pada perusahaan tempat ia bekerja. Misalnya, jika pemasaran dari perusahaannya turun, maka mereka akan mencari tahu apa penyebab pemasaran perusahaan itu turun? Dan bagaimana agar bisa normal kembali? Tentu mereka akan memikirkan hal-hal yang mengancam kelanjutan perusahaan tempat mereka bekerja. Hal ini karena mereka mempunyai tingkat kekhawatiran yang sama dengan pemilik perusahaan. 

Di samping itu, karyawan yang produktif akan mau memberikan sebuah terobosan untuk perusahaan tempat mereka bekerja. Mereka tidak akan menjadi penonton setia di perusahaan tersebut, mereka akan menunjukkan kontribusinya yang sangat menonjol untuk perusahaan tempat mereka bekerja. Dan juga mereka akan terus memberikan yang terbaik bagi perusahaannya. Tidak peduli perusahaan itu milik orang lain, karena dari perusahaan itu, mereka bisa berkarir, sehingga mereka akan ikut berjuang mengembangkan perusahaan tempat mereka bekerja.
Kesimpulannya, kita tentu bisa menjadi karyawan yang sukses. Asalkan kita mau mencintai pekerjaan kita dan juga mau memberikan kontribusi yang di harapkan perusahaan tempat kita bekerja. Bila kinerja kita di studio oleh atasan, bukankah akan di pertimbangkan untuk naik pangkat? Dan jika naik pangkat, bukankah sama dengan naik gaji? Ya, itu logika sederhananya menjadi karyawan yang sukses. Tapi dengan catatan, harus mempunyai prinsip.

Read More

18 Aug 2017

5 Penyebab Bosan Bekerja dan Solusinya

5 Penyebab Bosan Bekerja dan Solusinya - Sebagai manusia biasa, kita tidak pernah bisa menghindari rasa bosan ataupun jenuh pada suatu hal. Seperti misalnya bosan dengan keadaan kamar, bosan dengan makanan, dan bosan dalam hal lainnya. Termasuk bosan dengan pekerjaan. Jika kita sudah merasa bosan dengan pekerjaan kita, itu adalah hal buruk yang harus dihentikan.

Sebagai seorang manusia, tentunya kita sangat membutuhkan sebuah pekerjaan, agar kita bisa mendapat uang untuk kebutuhan hidup kita baik primer maupun sekunder. Tapi ada saatnya juga kita merasa bosan dengan pekerjaan yang kita lakukan dan berpikir ingin berhenti bekerja dan mencari pekerjaan baru. Namun sayangnya, mencari pekerjaan tidaklah semudah yang kita bayangkan. Alhasil, mau tidak mau kita harus tetap bertahan pada perusahaan tempat kita bekerja tesebut.

5 Penyebab Bosan Bekerja dan Solusinya

Bagi Anda yang masih lajang, tentu meski berhenti bekerja dan tidak mendapat pekerjaan baru dengan waktu cepat, bukanlah masalah besar. Tapi bagi Anda yang telah berkeluarga, ini adalah suatu masalah besar. Untuk itu berpikirlah terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk berhenti bekerja. Karena sebenarnya, ada banyak hal yang bisa kita lakukan agar kita tidak lagi bosan dengan pekerjaan kita.

Ada banyak faktor yang memengaruhi kita bosan dalam pekerjaan, yaitu:

1. Suasana 
Suasana kerja yang sejak pertama masuk kerja hingga beberapa tahun ke depan yang tidak ada perubahan alias itu-itu saja, tentu akan membuat kita merasa bosan. Karena sebagai manusia, tentu kita sangat membutuhkan hal-hal baru atau suasana yang baru. Begitupun di tempat kerja kita sendiri. Untuk itu, alangkah baiknya untuk Anda melakukan sedikit perubahan pada lingkungan pekerjaan Anda. Bisa di mulai dari ruangan Anda.

Cobalah untuk membuat inisiatif sendiri, agar suasana di kantor tidak begitu membosankan. Kumpulkan semua pendapat rekan-rekan kerja, harusnya membuat program apa agar Anda dan yang lainnya tidak merasa bosan.

2. Jenis Pekerjaan 

Mendapatkan pekerjaan, awal-awalnya memang sangatlah menyenangkan. Karena itu sama saja kita telah di percaya oleh atasan kita untuk bekerja di perusahaannya. Namun sayangnya, lambat-laun pekerjaan tesebut terasa sangat membosankan. Terlebih dalam setiap hari harus melakukan pekerjaan yang itu-itu saja. Sudah pasti itu sangat membosankan.

Jika seperti itu, cobalah untuk mencari referensi sendiri atau kegiatan di saat waktu luang untuk menghilangkan rasa bosan itu. Seperti misalnya membuat komik, atau yang lainnya. Dengan menyibukkan diri seperti itu, biasanya rasa bosan dalam pekerjaan bisa hilang. Untuk itu, mulailah mencari kegiatan lain di luar pekerjaan, dan yang tidak menggangu pekerjaan.

3. Komunikasi 

Selain beberapa hal di atas, komunikasi dengan rekan kerja juga sangat berpengaruh dalam kebosanan di tempat kerja. Komunikasi yang buruk, sangat seringkali membuat kita berpikir untuk keluar dari perusahaan tersebut, karena kita menganggap semua karyawan di perusahaan tersebut tidak bisa di ajak berteman ataupun punya pikiran mereka sinis dan kita.

Maka dari itu, janganlah tertutup dengan rekan kerja Anda. Mulailah buka obrolan yang ringan, dan mulailah belajar komunikasi yang baik dan lebih terbuka. Maka secara perlahan Anda akan memiliki banyak teman dan tidak ada masalah dalam komunikasi lagi, terutama tempat kerja pun tidak terasa membosankan lagi.

4. Status 

Status pegawai juga ternyata bisa menyebabkan seseorang menjadi bosan dengan pekerjaan. Semisal Anda bekerja dalam 5 tahun pada sebuah perusahaan, namun status Anda tetap menjadi bawahan dan tidak pernah naik pangkat, padahal Anda sudah bekerja semaksimal mungkin dan bahkan mengorbankan seluruh tenaga Anda untuk perusahaan tersebut.

Itu tentunya akan sangat mempengaruhi tingkat kejenuhan kita dalam bekerja. Jika Anda juga merasakannya, maka segeralah tanyakan kepada atasan Anda, mengapa Anda tidak juga naik pangkat? Jika sudah mendapat kejelasan, bukankah itu akan membuat hati Anda sedikit lega? Dan cobalah untuk bekerja lebih keras lagi.

5. Gaji 

Setiap orang yang bekerja lama pada sebuah perusahaan, sudah pasti menginginkan kenaikan gaji. Namun di karenakan pihak perusahaan tidak juga melakukan tindakan tersebut, maka timbullah rasa bosan untuk bekerja di perusahaan tersebut. Itu memang hal yang biasa terjadi.

Tapi seharusnya, jika memang Anda seorang pekerja profesional, seharusnya tetap bekerja seperti biasanya dan ungkapkan keluhan Anda pada atasan Anda secara langsung, tanpa harus bermalas-malasan bekerja sebagai rasa kecewa. Justru jika kita menunjukkan rasa bosan kita setelah tidak juga naik gaji, maka biasanya atasan tidak pernah mempertimbangkannya. Tapi sebaliknya, jika kita tetap profesional, maka pasti atasan pun akan mempertimbangkan kenaikan gaji kita. Meskipun awalnya menolak.
Read More

15 Aug 2017

Cara Menjadi Orang Sukses dan Kunci Sukses

Cara agar menjadi orang suksesSetiap orang yang ada di muka bumi ini, sudah pasti menginginkan sebuah kesuksesan dalam hidupnya. Baik itu dalam soal karir, percintaan, ataupun yang lainnya. Sudah pasti ingin sukses! Tapi sukses yang akan saya bahas disini adalah, tentang bagaimana kita bisa sukses untuk masa depan kita, dalam hal ini bisa di sebut sukses berkarir.

Cara Menjadi Orang Sukses dan Kunci Sukses

Orang-orang dalam berkarir memiliki visi dan misi sendiri. Seperti halnya misi untuk menafkahi keluarga, atau misi untuk mengejar cita-cita. Semua itu bisa di lakukan dengan yang namanya kerja keras. Lantas, apa yang di sebut kerja keras? Orang yang kerjanya dengan otot kah? Atau orang yang kerjanya sebagai kuli panggul? Bukan kerja keras itu yang saya maksud. Melainkan orang yang bekerja tanpa henti dan tidak pantang menyerah.

Ada orang yang bilang, "kalau Anda ingin sukses maka Anda harus bekerja keras dan tidak pantang menyerah. Meskipun Anda gagal, tapi lakukanlah kembali sampai Anda benar-benar berhasil". Lalu, apakah itu bekerja? Jelas sangat bekerja! Karena berkat pernyataan tersebut, banyak orang yang mulai bekerja keras dan pantang menyerah. Tapi, ada satu hal yang masih mengganjal dalam hati saya. Yaitu, mereka bekerja keras namun tetap tidak bisa sukses, itu kenapa bisa terjadi? Mungkin jawabannya adalah, mereka tetap bekerja keras untuk sukses, tapi tidak tahu kunci sukses itu sendiri. Sehingga, mereka tetap tidak ada perubahan.

Di luaran sana telah banyak orang-orang yang menuliskan kisah sukses orang lain, dan beserta kunci sukses itu sendiri. Namun faktanya, tidak semua orang bisa menjalani tips-tips yang mereka berikan. Itu semua karena pola pikir manusia, sangatlah berbeda. Sehingga apa yang mereka sarankan, belum tentu sesuai dengan yang kita inginkan. Kita semua punya kehendak masing-masing, terutama dalam melakukan segala hal agar bisa sukses.

Kunci suksesBerbicara mengenai kunci sukses, menurut Anda sendiri apakah kunci sukses itu? Kerja keras? Pantang menyerah? Atau yang lainnya? Itu semua memang benar! Karena meskipun kita kerja keras, kalau kita menyerah pada suatu keadaan, tentu kita tidak akan bisa sukses. Kesuksesan seseorang di ukur dari usaha yang mereka lakukan. Seperti pepatah yang mengatakan "usaha keras itu tidak akan mengkhianati" itu adalah benar.

Setiapsuatu kasus bisa di jadikan sebuah contoh. "Agung adalah seorang pekerja lepas. Setiap harinya dia membantu orang-orang di pasar, untuk mengangkut barang-barang belanjaan orang lain. Upah yang Agung dapatkan tergantung berapa banyak orang yang dia bantu. Jika setiap orang memberi upah Rp 10.000, berapakah yang Agung dapatkan jika dalam satu hari ada 10 orang yang di bantu? Tentu jawabannya  Rp 100.000." Nah dari kisah  Agung tersebut, dapat kita simpulkan bahwa usaha yang kita lakukan, menentukan hasil kita sendiri.

Lalu, apakah kunci sukses itu benar-benar "kerja keras dan pantang menyerah?" Saya pikir bukan itu. Karena jika menjadikan argumen tesebut sebagai kunci sukses, maka itu akan saling berkaitan dengan yang lainnya. Seperti halnya "jangan malas, jangan takut mencoba, jangan takut mengambil keputusan, dan lain sebagainya." Jadi, kunci sukses itu bukan hanya satu, dan menurut saya itu bukanlah sebuah kunci sukses. Karena bagi saya, yang di namakan kunci itu cuma satu! Terus, apa kunci sukses itu? Saya pun tidak tahu tepatnya.

Cara menjadi orang sukses

Jika Anda menginginkan menjadi orang sukses, maka Anda bisa lakukan hal-hal di bawah ini:

Jangan malas
Semua orang tentu tahu, kalau mau sukses ya harus buang rasa malas. Kalau kita terus di bawah bayang-bayang rasa malas tersebut, tentu kita tidak akan bisa bertindak untuk melakukan hal-hal yang akan membuat hidup kita sukses di masa depan. Sifat malas yang ada di dalam diri manusia, memang kadang tidak bisa di hindari. Seperti halnya malas bangun pagi, malas gosok Gigi, dan malas melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk dirinya sendiri. Nah, jika kita seperti itu, apakah bisa kita sukses? Saya pikir itu tidak mungkin!

2. Jangan ragu mencoba sesuatu yang baru

Melakukan sesuatu yang baru, itu di percaya akan menambah wawasan kita dan pola pikir kita, dan tentu saja itu akan membuat pintu kesuksesan kita terbuka lebar. Anda jangan ragu untuk melakukan suatu hal yang baru. Bukalah pikiran Anda seluas dunia, maka hati Anda akan tergerak untuk mengikuti langkah kaki Anda kemana akan pergi? Dan ketika Anda telah sampai di suatu tempat yang baru, di situlah Anda akan berpikir bagaimana cara bertahan hidup, dan beradaptasi dengan lingkungan di sekitar Anda yang masih sangat baru dalam hidup Anda. Bukankah itu akan membuat Anda menjadi lebih dewasa?

3. Jangan berpikir tidak bisa

Banyak orang-orang yang ingin sukses, tapi mereka sering mengatakan bahwa mereka tidak bisa melakukan hal tersebut. Dan terkadang mereka selalu berpikir tentang benang takdir dari orang-orang yang sudah sukses dan berkata "mungkin sudah takdir mereka menjadi orang sukses" itu adalah pola pikir orang-orang yang hanya ingin hidupnya terus menjadi orang yang gagal. Seharusnya, kita coba dulu melakukan hal tersebut, sampai dimana kita bisa melakukannya. Karena pada dasarnya, manusia itu bisa berjalan dan berlari karena belajar berjalan terlebih dahulu, meskipun awalnya merangkak. Untuk itu, jangan pernah berpikir tidak bisa.

4. Kebanyakan berpikir

Memang, sebelum kita melakukan sesuatu, kita harus memikirkannya terlebih dahulu. Apa dampak buruk dan baiknya? Tapi bila kita terus berpikir tanpa bertindak, maka kita pun tidak akan tahu apa yang harus di perbaiki dan yang perlu di kembangkan? Pasalnya, setiap tindakan tentu ada suatu kesalahan. Dan dari kesalahan tesebut, itulah yang akan membuat kita berpikir bagaimana caranya agar kesalahan itu tidak terjadi lagi? Karena seorang programmer pun, pasti akan selalu menemukan bug di setiap program yang mereka buat. Jadi, perbanyaklah bertindak di banding berpikir.

Itu semua mungkin sedikitnya sikap yang perlu Anda terapkan di dalam hidup Anda, jika ingin sukses. Tapi ada satu hal lagi yang ingin saya katakan disini. Ini adalah ucapan dari seorang publik figur di tanah air kita, yaitu Deddy Corbuzier. Beliau mengatakan tentang kunci sukses. Apa itu kunci sukses? Beliau tidak tau, yang beliau tahu adalah kunci kegagalan. Apa itu kunci kegagalan? Kunci kegagalan adalah "berhenti / menyerah". Kenapa seperti itu? Karena jika kita berhenti berusaha atau menyerah dalam suatu keadaan, maka kita tidak akan bisa menjadi orang sukses.
Read More

18 Jul 2017

Bagaimana Tetap Termotivasi Menyelesaikan Apa yang Telah Anda Mulai

Bagaimana Tetap Termotivasi Menyelesaikan Apa yang Telah Anda Mulai - Pasti ada satu alasan mengapa banyak orang sering berhenti menyelesaikan suatu proyek atau tugas mereka, entah itu tugas kecil atau besar, pada titik-titik tertentu. Mungkin mereka merasa tugasnya sangat menumpuk atau sangat sulit untuk dikerjakan sehingga mereka frustasi dan stress. Akhirnya mereka berhenti mengerjakannya atau setidaknya mereka berpikir untuk berhenti.

Bagaimana Tetap Termotivasi Menyelesaikan Apa yang Telah Anda Mulai

Saat mereka frustasi, otomatis akan tercipta suatu penghalang dalam diri mereka yang menyebabkan motivasi mereka untuk tetap melanjutkan pekerjaan terganggu. Antusiasme mereka yang tinggi saat mereka melakukan tugas tersebut pertama kali akan turun dengan sangat drastis dan kemungkinan mereka berhenti menyelesaikan tugas di tengah jalan sangatlah besar.

Apakah yang biasanya mereka sering lakukan di saat seperti itu?

Mereka akan berjalan dengan menyeret kakinya, membuat kopi dan ketika bertemu dengan seseorang yang ‘tepat’, mereka akan menghabiskan beberapa menit untuk melakukan pembicaraan satu arah, mengeluh tentang proyek atau tugas yang sedang mereka kerjakan. Mungkin secara tidak sadar anda pernah mengalaminya.

Ketika mereka telah selesai mengeluh, mereka segera kembali pada tugasnya dan berpikir dengan penuh keraguan dan kebencian, bagaimana mereka dapat menyelesaikan pekerjaan mereka tersebut.

Daripada anda jatuh pada keadaan yang lebih sulit lagi dan menambah frustasi anda, saya akan mencoba berbagi 5 cara bagaimana anda tetap produktif dan termotivasi untuk menyelesaikan apa yang telah anda mulai serta antusias terhadap apa yang anda kerjakan :


1. Pecahlah tugas anda menjadi beberapa bagian kecil.

Anda hanya perlu membagi tugas anda (break down) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar lebih terkendali. Sebagai contoh: anda memiliki target pribadi untuk membuka sebuah usaha. Jika yang terpikirkan oleh anda hanya membuka tempat usaha dengan segera, maka anda bisa-bisa frustasi di tengah jalan. Yang perlu anda lakukan adalah membagi tugas anda tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, seperti : survei lokasi, mencari supplier, mengurus perijinan, mencari pegawai, membeli perlengkapan usaha dan melakukan aktivitas promosi. Bukankah terlihat menjadi lebih mudah?

Dengan membagi tugas anda menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, akan membuat pekerjaan anda juga menjadi tidak membosankan. Ketika anda berhasil menyelesaikan satu tugas kecil, anda akan merasa terpuaskan dan gembira. Secara psikologi ini merupakan modal berharga untuk melangkah ke tugas kecil berikutnya.

Tetapi sebelum anda melanjutkan ke tugas berikutnya, ada baiknya anda memberikan penghargaan untuk diri anda sendiri, misalkan membeli secangkir kopi starbucks atau apapun yang bisa memanjakan anda untuk merayakan pencapaian yang telah anda lakukan.

Ketika perayaan tersebut berakhir, kembalilah pada pekerjaan anda dan mulai melakukan tugas kecil anda berikutnya. Saya yakin mood anda saat itu akan sangat berbeda. Anda akan lebih produktif dan lebih termotivasi dalam bekerja. Di satu sisi anda akan berusaha mencari lagi penghargaan-penghargaan berikutnya.


2. Manfaatkan efek bola salju.

Coba anda temukan bagian dari tugas anda yang yang paling menyenangkan dan mulailah dari sana. Anda akan dengan mudah dan cepat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Mungkin anda pernah mendengar tips mengerjakan soal ujian : mulailah dari yang mudah terlebih dahulu, tinggalkan dulu yang soal-soal yang sulit. Jika anda hanya berkutat pada soal yang sulit, anda akan stress dan kehabisan waktu, sementara masih banyak soal yang belum dikerjakan. Prinsip ini pun sama digunakan dalam menyelesaikan tugas atau proyek anda.

Ketika anda selesai mengerjakan bagian dari tugas yang menyenangkan, secara tidak sadar anda telah selangkah lebih maju menuju penyelesaian tugas atau proyek anda. Hal ini tentu saja akan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anda untuk menyelesaikan tugas-tugas berikutnya yang lebih sulit. Ketika anda berhasil kembali menyelesaikan, rasa percaya diri anda semakin tinggi lagi. Inilah yang disebut efek bola salju.


3. Hindari mengerjakan banyak tugas sekaligus.

Beberapa orang memiliki sifat ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya. Sifat ini sebetulnya baik, namun yang kurang baik adalah jika hal itu dipraktekkan dengan melakukan banyak tugas secara serentak. Saya pun dulu suka melakukan kebiasaan yang kurang baik seperti ini. Akhirnya tidak ada pekerjaan yang terselesaikan, justru memakan waktu yang lebih lama. Rasa-rasanya superman pun tidak bisa menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sekaligus.

Fokuslah pada apa yang sudah ada di depan mata anda. Selesaikan tugas anda satu per satu. Saya jamin anda akan lebih produktif, tingkat motivasi anda akan terus meningkat (seperti telah saya sampaikan pada point 1 dan 2), serta anda akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat.


4. Beristirahat dan bersenang-senanglah

Ada satu saat dimana motivasi anda menurun dan anda merasa tidak bersemangat. Mungkin anda telah melalui hari-hari yang panjang dan melelahkan, atau tugas yang tersisa begitu beratnya untuk diselesaikan dan memakan waktu yang sangat banyak. Anda bukanlah robot, oleh karenanya saya sangat menyarankan anda untuk meninggalkan pekerjaan sementara waktu.

Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton bioskop, pergi ke restoran favorit, chatting, atau berkumpul bersama dengan sahabat-sahabat anda.

Tujuannya disini adalah mengalihkan perhatian anda dari tugas-tugas anda serta mengurangi stress/frustasi yang anda rasakan. Jadi ketika anda melakukan hal-hal yang menyenangkan tersebut, jangan terpikirkan mengenai tugas-tugas yang belum terselesaikan. Betul-betul lupakan total! Ketika anda kembali pada tugas anda, saya yakin anda akan lebih santai, segar dan termotivasi untuk melanjutkan.


5. Beristirahatlah sejenak.

Beristirahat lagi? Ya, namun kali ini adalah istirahat sejenak. Setelah anda bekerja selama 40-45 menit, ambillah break ringan selama 3-5 menit. Disarankan anda sedikit menjauh dari area kerja anda.

Penelitian mengatakan bahwa setelah anda bekerja selama 40-45 menit, otak anda cenderung lelah atau melambat. Mungkin kondisinya tidak memungkinkan anda untuk menunda atau meninggalkan pekerjaan. Namun intinya adalah ketika anda merasa sangat lelah atau anda sudah tidak dapat fokus lagi, beristirahatlah sejenak. Lakukan peregangan, minum segelas air putih, atau berjalan-jalan mencari udara segar. Anda akan mendapatkan energi tambahan secara instan, sehingga anda akan termotivasi dan bersemangat untuk melanjutkan kembali pekerjaan anda.

Jadikanlah 5 hal ini menjadi bagian dalam hidup anda. Jika anda dapat melakukannya secara konsisten, saya rasa anda akan lebih produktif, lebih antusias, lebih termotivasi dan memiliki rasa kepuasan diri yang tinggi.

Tetap semangat, semoga bisa memberikan sedikit inspirasi.

Source : akuinginsukses.com
Read More

7 May 2017

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru - Pernahkah anda berada pada suatu tempat yang ramai, namun anda sama sekali tidak mengenal orang yang ada di sekeliling anda? Jika pernah, mungkin anda merasa canggung, atau seakan mati kutu? Itu adalah hal yang lazim terjadi pada setiap orang. Sayapun pernah mengalami nya.

Tips Mencari Teman Di Lingkungan Baru

Bertemu dengan orang yang baru di kenal, kemungkinan besar yang ada di pikiran kita adalah "apakah orang itu baik? Apakah orang itu asyik untuk di ajak bicara? Apakah orang tersebut mau berbincang dengan kita?" Itulah beberapa pertanyaan yang mungkin sering kita tanyakan pada diri kita sendiri setiap bertemu orang baru. Hal ini berlaku pada saat pertamakali kita masuk kerja, masuk sekolah, berada pada sebuah pesta, dan pada situasi yang lainnya. Tapi sebenarnya, tidaklah baik berpikiran seperti itu! Jika kita hanya berdiam diri saja, akan sulit berteman dengan orang lain bukan? Untuk itu, mulailah beranikan diri mengajak ngobrol.

Mengawali Perbincangan
Pada saat anda hendak ingin mengawali perbincangan, ada baiknya perhatikan dulu situasi dan kondisi orang yang akan anda ajak bicara tesebut. Apakah mood nya sedang baik, atau orang tesebut dalam keadaan yang tidak enak untuk di ajak bicara? Jika kelihatannya memungkinkan untuk mengawali perbincangan, segeralah awali dengan obrolan yang ringan, yang sekiranya membuat obrolan terasa lebih dekat. Semisal anda berada pada kantor baru, awali lah obrolan yang membahas pekerjaan. Seperti: sudah berapa lama bekerja di tempat ini? Maka dari pertanyaan awal tesebut, akan menciptakan sebuah kedekatan antara anda dan orang yang baru anda kenal itu.

Ikutilah Ajakannya
Ketika anda sudah mulai dekat dengan orang pertama yang anda kenal, maka itu kesempatan untuk mendapat teman yang lebih banyak lagi. Ikutilah setiap ajakannya. Seperti ketika mengajak ke kantin, ataupun nongkrong di sebuah tempat yang biasa menjadi tempat tongkrongan orang tersebut dengan teman-temannya. Jangan berpikir hal yang negatif terlebih dahulu. Karena ini adalah langkah awal anda untuk mendapatkan teman baru. Bukankah berkumpul dengan teman-teman orang yang baru anda kenal itu kesempatan bagus untuk mendapat banyak teman baru? Jadi, jika di ajak bertemu dengan teman-temannya​, ikutlah.

Jangan Bersikap Kaku
Agar orang yang baru anda kenal merasa senang dengan anda, maka janganlah menjadi orang yang kaku. Pahamilah sikap-sikap calon teman baru anda, dan pastikan anda dapat berbaur dengan baik bersama mereka. Cobalah untuk berbicara hal-hal yang dapat menghangatkan suasana, agar keberadaan anda di nilai sangat penting untuk mereka. Ingat! Orang yang sering membuat orang lain tertawa, ataupun merasa senang, dia adalah orang yang dapat mempunyai teman yang banyak. Jadi, berusahalah untuk tidak bersikap kaku atau malu-malu.

Mendiskusikan Sesuatu
Walaupun anda adalah seorang yang baru mereka kenal, tidak ada salahnya untuk mendiskusikan sesuatu dengan mereka. Itu adalah langkah yang bagus untuk menambah kedekatan dengan mereka. Seiring waktu berjalan, di situ akan mengetahui karakter kalian masing-masing. Dan tentu saja, itu bagus untuk anda lebih mengenal mereka lebih jauh lagi. Jika sudah saling mengenal karakter masing-masing, bukankah itu jadi mudah dalam pergaulan?

Jangan Sungkan Menawarkan Bantuan
Terkadang, kita merasa ragu untuk menolong orang yang baru kita kenal. Apakah orang tersebut dapat di percaya? Sebaiknya, buang jauh-jauh pikiran tersebut. Untuk dapat mengetahui lebih dalam lagi karakter teman baru dan agar menjadikan lebih dekat lagi, janganlah sungkan untuk menawarkan bantuan di saat teman baru anda memerlukan pertolongan. Ya, seperti mengantarnya ke suatu tempat. Tapi, jangan sampai anda menawarkan bantuan yang sekiranya dapat merugikan anda sendiri. Jadi, tawarkan lah bantuan yang sekiranya tidak terlalu memberatkan anda.

Kesimpulan
Jika ingin mendapatkan teman baru, janganlah sungkan untuk memulai pendekatan dan membuka obrolan. Pasalnya, orang lain tidak akan pernah tahu anda ingin berbicara pada mereka atau tidak? Sebaliknya, jika anda ingin dekat mereka maka dekatilah dan jalin hubungan persahabatan yang menyenangkan. Meskipun mereka hanya teman baru, bukan berati tidak lebih menyenangkan dari teman kecil, bukan?
Read More

14 Apr 2017

Jika Tidak Ingin Gagal Perhatikan Beberapa Hal Berikut!

"Sukses", adalah sebuah kata yang selalu menjadi sebuah misteri bagi mereka yang belum juga meraih kesuksesannya. Atau lebih tepatnya selalu gagal. Bagi orang-orang yang sudah meraih kesuksesannya, tentu mereka sudah menikmati hasil dari kerja keras mereka sendiri. Lalu bagaimana dengan orang-orang yang sampai saat ini masih gagal? Sudah pasti mereka saat ini masih termenung dan berpikir bagaimana caranya untuk sukses. Mungkin kita termasuk di salah satunya? Mungkin saja.
Jika Tidak Ingin Gagal Perhatikan Beberapa Hal Berikut!

Setiap orang yang bekerja, tentu sangat mengharapkan sebuah kesuksesan. Karena bagi mereka, sukses itu sebuah kemerdekaan. Ya, karena kebanyakan orang menganggap sukses itu artinya kita memiliki uang yang banyak, dan bisa melakukan apa saja. Padahal, sukses itu memiiki banyak makna, sesuai dengan kategori sukses itu sendiri. Jika bagi seorang penyerang sepak bola, sukses itu berhasil mencetak gol dan membawa timnya menjadi juara. Lalu, kenapa masih banyak orang yang gagal mendapatkan kesuksesannya?

Tidak percaya diri / ragu

Banyak diantara kita yang berkata bahwa dirinya ingin sukses. Namun, mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang berpotensi membuat dirinya sukses. Padahal, mereka sendiri memiliki sebuah kemapuan yang bisa membawa dirinya ke gerbang kesuksesan. Entah itu dalam membuat strategi pemasaran, pemikiran usaha yang matang, bakat membuat kerajinan, dan lain sebagainya. Namun mereka tidak melakukan itu, dengan alasan "apa ada yang berminat?". Pemikiran seperti itulah yang membuat kita terus saja berada dalam kegagalan.

Konsekuensi seorang pengusaha adalah ada dua. Yaitu keberhasilan dan kegagalan. Jika tidak berhasil, maka kita akan gagal. Jika kita tidak gagal, sudah pasti kita akan berhasil. Itu adalah metode yang sangat mudah. Tergantung bagaimana cara kita mengatur strateginya. Jika tepat, kemungkinan akan berhasil. Dan jika meleset, sudah di pastikan akan gagal. Lalu apakah sudah sampai di situ saja? Tentu saja jangan berhenti! Jika langkah awal kita gagal, maka kita tidak boleh berhenti. Yang perlu kita lakukan adalah mengkaji semua yang membuat kita gagal. Dan kemudian, di jadikan sebagai pembelajaran agar tidak mengulang kesalahan yang sama.

Modal

Selain kurang percaya diri, hal yang biasa di pikirkan orang yang gagal adalah "modal". Ya, mereka selalu memikirkan modal terlebih dahulu sebelum membuktikan langkahnya. Padahal, hal yang lebih penting dari modal adalah strategi pemasaran. Jika kita punya modal namun kurang menguasai teknik pemasaran, maka hasilnya akan nol. Selain pemasaran adalah, penguasaan kita terhadap apa yang kita jual atau yang kita kerjakan. Meskipun kita mempunyai modal untuk membuat usaha sandal, jika kita tidak bisa memahami proses pembuatan sandal, bahan-bahan yang bagus tidaknya untuk sandal, dan lain sebagainya tentang sandal, tentu saja kita akan dengan mudahnya di bodohi oleh orang yang lebih pandai.

Bukankah lebih baik kita memikirkan terlebih dahulu untuk menguasai jenis usaha yang akan kita buat? Jika Anda berminat untuk membangun usaha produksi sandal, carilah terlebih dahulu informasi mengenai sandal. Meskipun untuk di pakai di kaki, seorang pelanggan tetap mencari kenyamanan. Jika sandal yang Anda buat terasa nyaman di pakai, maka akan banyak pelanggan yang tertarik. Kerjalah di suatu tempat yang memproduksi sandal, untuk mencari tahu lebih dalam mengenai pembuatan sandal, bahan, alat, serta cara pemasarannya. Upahnya bisa di kumpulkan untuk di jadikan modal. Jika sudah siap, mulailah berpikir tentang modal.

Terlalu banyak berpikir

Terkadang, kita mendapati orang yang lebih banyak berbicara ketimbang bertindak. Seperti rekan yang selalu berkata ingin membuat suatu usaha, namun bingung dengan hal ini, hal itu, dan sebagainya. Tentu kita pun akan merasa bosan dengan ocehan tersebut. Kenapa tidak langsung memulai saja? Kenapa harus berlama-lama berpikir, jika modal sudah ada dan rencana sudah siap? Sudah pasti orang itu terlalu banyak berpikir tentang hal yang tidak perlu. Dan jika Anda termasuk orang yang seperti itu, maka lekaslah buang kebiasaan yang seperti itu! Karena itu tidak bisa membantu Anda untuk sukses. Yang membantu Anda sukses adalah, tindakan Anda sendiri.

Kurang percaya terhadap rekan

Ketika kita berencana membuat sebuah usaha dengan rekan, yang di pikiran kita adalah "apakah orang itu dapat di percaya?" Ya, pikiran itu juga yang sering menghambat kita menuju kesuksesan. Padahal, jika memang ingin membuat kerja sama, maka yang perlu kita lakukan adalah percaya dengan rekan kita. Untuk itu sangat perlu untuk mencari rekan yang dapat di percaya! Namun, sering berpikiran seperti itu tidak baik juga. Meskipun tujuannya untuk jaga-jaga, tapi itu dapat membuat keretakan antara Anda dan rekan Anda. Dan imbasnya adalah ke usaha yang telah Anda bangun bersama rekan Anda. Saya mau tanya, siapa sih orangnya yang merasa santai jika terus di curigai?

Langkah terbaik dari pada mencurigai adalah, dengan di buatnya sebuah daftar. Entah itu daftar pemasukan, pengeluaran, dan sebagainya. Agar keluar masuknya uang, akan jelas terlihat. Dan itu memang biasa di lakukan oleh sebuah perusahaan. Dengan cara itu, rekan Anda pun tidak akan masalah. Karena itu untuk kebaikan bersama. Untuk itu, hindarilah pikiran negatif pada rekan kerja Anda. Mulailah berdiskusi untuk usaha yang kalian rencanakan, dan lakukanlah yang terbaik.

Enggan berdiskusi dengan sesama pengusaha

Manusia itu tidak pernah terlepas dari sifat gengsi. Oleh karenanya, banyak pengusaha yang menganggap pengusaha lainnya sebagai lawan. Dan itu yang membuat kita terkadang enggan untuk sekedar berbicara dengan mereka. Padahal, dengan membicarakan usaha yang kita jalani dengan pengusaha lainnya yang sama dengan usaha yang kita jalani itu, akan membuat kita berpikir tentang sebuah terobosan. Itu artinya, kita akan lebih tahu bagaimana sifat pelanggan, dan apa yang di butuhkan pelanggan, hanya dengan melakukan sebuah obrolan sederhana.

Saya sangat kurang suka dengan seorang pedagang yang memusuhi pedagang lainnya, karena dagangannya kurang laku di banding dagangan pedagang lainnya. Padahal, itu adalah salah satu gambaran dari sebuah bisinis atau usaha. Bukankah akan lebih bijak jika pedagang tersebut berpikir positif. Artinya, apakah ada yang salah dengan dagangannya, atau mungkin pelayanannya yang kurang baik, atau harganya yang tidak sesuai dengan pedagang lainnya? Itu adalah cara terbaik di banding memusuhi pedagang lain. Untuk itu, sangat di anjurkan untuk Anda supaya tetap terus menjaga silaturahmi sesama pengusaha.

Untuk menjadi sukses, kuncinya adalah ada pada diri kita sendiri. Dan salah satunya adalah keyakinan. Ya, dengan keyakinan yang tinggi, insya Allah langkah kita akan terus dengan pikiran positif, serta sadar akan segala konsekuensinya. Namun itu tidak akan bisa membuat kita menyerah. Karena jika kita yakin kita bisa sukses, meski berapa kali kita gagal, maka suatu hari nanti, kita akan mendapatkan kesuksesan yang kita dambakan. Memang, untuk meraih itu kita tidak memerlukan waktu yang sebentar. Untuk itu, tetaplah berusaha dan terus berusaha. Agar kesuksesan itu semakin dekat dengan kita. Tapi ada satu hal yang tidak boleh di lupakan. Yaitu, tetaplah meminta pada yang maha kuasa. Karena Allah lah pemilik segalanya.
Read More

19 Mar 2017

Cara Melupakan Masa Lalu yang Membuat Hidup Anda Gelisah

Cara Melupakan Masa Lalu yang Membuat Hidup Anda Gelisah - Sebagai seorang manusia normal, tentu kita pasti pernah mempunyai masa lalu yang benar-benar buruk, dan bahkan kita berencana untuk melupakannya. Namun sangat di sayangkan, karena ingatan itu terkadang muncul kembali dan membuat kita terpaksa harus mengingatnya kembali. Hal itu adalah wajar.

Cara Melupakan Masa Lalu yang Membuat Hidup Anda Gelisah

Karena manusia memang memiliki daya ingat yang luar biasa untuk sesuatu yang paling mengesankan di hidupnya. Dan saat ini, apakah Anda termasuk orang yang ingin melupakan masa lalu? Jika benar, teruslah membaca! Karena pada postingan kali ini, saya berniat untuk memberikan cara sederhana untuk dapat melupakan masa lalu yang buruk untuk di ingat. Mungkin tidak bekerja sepenuhnya. Tapi, ini lumayan membantu.


1. Sibukkan diri


Masa lalu adalah sebuah kejadian yang telah kita lewati di masa lampau. Entah itu kemarin, tahun kemarin, atau satu abad yang lalu. Terkadang, kita selalu teringat dengan suatu kejadian yang lumayan trend untuk hidup kita. Apakah itu putus hubungan dengan kekasih? Entah itu waktu di PHK dari perusahaan? Atau kejadian yang lainnya? Dan itulah yang membuat kita terkadang ingin membuang ingatan kita. Karena di rasa itu sangat mengganggu pikiran kita, bahkan langkah kita kedepannya. Ya, sesuatu yang buruk memang harus segera di lupakan.

Tak ayal, banyak orang yang menyibukkan dirinya untuk sesuatu yang kurang penting di hidupnya, hanya untuk satu tujuan. Yaitu melupakan masa lalunya yang menyedihkan. Itu mungkin cara yang cukup mudah di lakukan, dan juga lumayan berhasil. Ya, karena di saat seseorang sedang sibuk dengan suatu hal, maka orang tersebut akan melupakan apa yang ada di sekitarnya. Seperti waktu, lapar, bahkan kenangan masa lalu pun bisa sampai tidak teringat. Bukankah itu fantastis? Apakah Anda mau mencobanya? Silahkan saja!

2. Kunjungi tempat yang membuat Anda tenang

Seseorang yang sedang dalam tekanan dalam hatinya, tentu sangat membutuhkan sesuatu yang segar. Dan cara mendapatkannya adalah dengan cara mengunjungi tempat yang membuat dirinya merasa senang. Hal ini sangat berpengaruh penting pada pusat pikiran manusia dan ketenangan jiwanya. Jika Anda menyukai pantai, maka kunjungilah pantai. Atau mungkin Anda menyukai pegunungan? Maka silahkan datang ke daerah pegunungan yang di rasa mampu membuat Anda merasa tenang dan nyaman. Maka anda akan merasakan sesuatu yang baru, dan masa lalu Anda yang buruk, mulai terlupakan pada pikiran Anda.

Hal itu di sebabkan karena, ketika seseorang berada pada tempat yang orang tersebut sukai, maka apa yang menjadi kegelisahannya akan mulai hanyut pada suasana tempat yang ia kunjungi. Semua pikirannya akan terfokus pada apa yang dia lihat, dan apa yang dia rasakan. Semua perasaan gelisah akan menjadi larut perlahan. Sehingga yang ada hanyalah perasaan ingin bersenang-senang tanpa memikirkan hal apapun yang membuat dirinya terus-terusan gelisah.

3. Fokus pada cita-cita

Pernah dengar kalimat ini "motivasi terbaik adalah, masa lalu yang menyakitkan"? Jika pernah, maka ini sudah dapat di jelaskan untuk alasan kenapa Anda harus segera melupakan masa lalu yang kelam. Ya, kesuksesan akan mengubah kenangan buruk menjadi kenangan yang lucu. Untuk itu, mulailah fokus pada apa yang Anda cita-citakan. Hal ini bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk melupakan masa lalu. Di tambah, jika Anda melakukan hal ini, tentunya Anda juga akan meraih apa yang anda cita-citakan dari dulu. Dan biasanya, orang yang mengejar cita-cita atas dorongan dari kisah masa lalu yang menyedihkan, akan sukses mengejar apa yang di cita-citakan.

4. Lanjutkan hidup dan mulailah menerima keadaan yang baru

Tidak ada yang perlu di sesali dari kisah di masa lalu. Yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah, tetap melanjutkan hidup. Karena yang terpenting adalah bagaimana caranya Anda, dapat meraih sesuatu yang dari dulu Anda impikan. Jika pikiran Anda masih saja terpusat kepada hal-hal yang tidak menguntungkan seperti masa lalu, maka selamanya Anda tidak akan bisa move on dari tempat Anda sekarang duduk. Tentu Anda perlu mengangkat diri Anda lebih tinggi lagi. Melangkahkan kaki Anda lebih jauh lagi. Tapi jika Anda masih saja terfokus pada masa lalu, bagaimana hal itu akan terjadi?

Banyak hal yang belum Anda temui di luar sana. Dan banyak hal pula yang belum Anda ketahui yang tersebar di luaran sana. Ini saatnya Anda menatap hidup yang baru, dengan langkah yang berbeda dari sebelumnya. Tunjukkan bahwa Anda mampu, dan Anda bukanlah orang seperti yang di masa lalu. Sekarang Anda berbeda dari sebelumnya. Maka dari itu, lanjutkan lah hidup Anda. Hadapi semua tentangan yang akan menghadang Anda. Karena perjalanan hidup yang sesungguhnya, di mulai dengan menatap masa depan.
Read More