Showing posts with label Tips Sukses. Show all posts
Showing posts with label Tips Sukses. Show all posts

3 Nov 2016

Menghadapi Konflik di Tempat Kerja

Menghadapi Konflik di Tempat Kerja - Kemampuan menangani konflik adalah kemampuan yang kebanyakan orang membutuhkan waktu untuk menguasainya. Yang perlu dilakukan adalah menghadapinya, menghindari konflik cenderung menjadi pilihan pertama bagi sebagian besar orang.

Menghadapi Konflik di Tempat Kerja


Konflik di tempat kerja dapat berupa apa saja, akan tetapi ada beberapa jenis yang umum: konflik dengan bos dan konflik dengan rekan.



Hal dasar yang perlu diperhatikan adalah: Seberapa penting permasalahannya? Dan seberapa penting kaitannya dengan hubungan kerja? jawaban Anda akan menentukan apakah untuk melupakan konflik tersebut atau berusaha menyelesaikannya. 


Konflik dengan bos

Konflik dengan bos sering ditemui diantara orang dengan jabatan senior, terkadang disebabkan karena bos tidak banyak mendukung tim atau terlalu banyak intervensi dalam hal kecil.

Hubungan dengan bos Anda tentu saja sangat penting kaitannya dengan penyelesaian pekerjaan dan lanjut pada tuga berikutnya. Jadi sebaiknya Anda meluangkan waktu untuk menyelesaikan konflik tersebut. Ada beberapa panduan untuk menyelesaikan konflik tersebut: Peran Anda dalam konflik, dan apa yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki situasi.
Tentu saja sangat mudah menyalahkan bos Anda, sayangnya ini bukanlah cara yang produktif. Jika Anda benar-benar ingin semuanya membaik, Anda harus menggunakan pendekatan yang berbeda. Jadwalkan pembicaraan atau makan siang dengan bos Anda sehingga Anda dapat memahami tujuan dan maksud bos Anda, tunjukkan bahwa Anda peduli dan cari tahu cara untuk bekerja sama dengan lebih baik. Memahami alasan dan pandangan bos Anda mungkin dapat mendatangkan ide tentang teknik baru untuk mengatasi situasi.

Dan juga, percakapan tersebut akan menunjukkan tanda yang jelas bahwa Anda tertarik untuk membina hubungan baik dan menyelesaikan ketegangan yang terjadi. 


Konflik dengan rekan kerja

Tidak dapat dipungkiri bahwa Anda tergantung pada orang lain untuk menyelesaikan sesuatu. Akan tetapi, baik itu keuntungan atau kerugian, kita semua memiliki cara kerja yang berbeda sehingga konflik tak dapat dihindari.

Yang dapat Anda lakukan adalah menjelaskan pada rekan Anda bahwa tujuan Anda adalah untuk menyelesaikan konflik dan menyelesaikan pekerjaan, dan dapatkan saran dari orang lain tentang cara untuk dapat bekerja sama dengannya. Cobalah saran tersebut dan mungkin Anda dapat berbicara dengannya untuk mengurangi ketegangan dan mendapatkan jalan tengah penyelesaian.

Read More

23 Oct 2016

12 Nasehat Di Dunia Kerja

12 Nasehat Di Dunia Kerja - Rajin pangkal pandai, ora et labora, dan jangan melawan guru. Jujur saja, nasihat semacam itu tidak berhenti kita temui hanya karena kita lulus sekolah. Tanpa kita sadari, banyak nasihat dalam hidup sehari-hari yang mempengaruhi kinerja kita. Pertanyaannya, apakah petuah-petuah itu saat ini masih dapat dipakai di dunia kerja? Mari kita uji kelayakannya!
12 Nasehat Di Dunia Kerja

Nasihat #1: No Pain, No Gain.

Nasihat yang biasanya beredar di dunia olahraga ini juga berlaku di dunia kerja. Hanya bermodal bakat atau kepintaran tidak akan membuat karir Anda maju. Seperti yang terjadi di sekolah, siswa yang pintar tidak jarang mendapat nilai yang lebih buruk dibanding siswa yang tekun. Hal ini juga terjadi di dunia kerja. Siapa yang tekun bekerja, rajin mengerjakan tugasnya tepat waktu, rapi membereskan dokumennya, bisa mendapat kesempatan karier yang lebih tinggi daripada pekerja yang hanya mengandalkan kehebatan isi kepala mereka tapi malas. At the end, perusahaan membutuhkan pekerja yang dapat bekerja memenuhi target dateline dan kualitas.

Namun bukan berarti, Anda harus datang ke kantor paling pagi dan pulang paling larut. Atau bekerja dengan load yang tidak realistis sampai Anda terkena burnout syndrome. Tapi gunakan energi, tenaga, pikiran Anda untuk meningkatkan kelebihan Anda dan mengatasi kelemahan Anda. Karena disiplin diri, kemauan untuk bekerja lebih baik dan lebih baik lagi lah yang mampu membawa karier Anda ke jenjang yang lebih tinggi.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 90%

Nasihat #2: No Money, No Honey.

Urusan uang memang tidak mudah. Di satu sisi karyawan menginginkan gaji yang terus naik setiap tahunnya. Di sisi lain, apalagi di jaman resesi seperti sekarang, banyak perusahaan yang mengalami masalah keuangan serius. Tapi menunjukkan hasil kerja yang buruk hanya karena gaji Anda tidak naik, juga tidak bijaksana. Apalagi langsung pindah ke perusahaan lain.

Perusahaan yang baik membutuhkan dan menghargai pekerja yang loyal. Utarakan kekecewaan Anda ke perusahaan. Cari kemungkinan selain gaji, yang dapat membuat karyawan tetap bekerja dengan baik. Misalnya libur tambahan satu hari dari kantor tanpa dihitung sebagai cuti atau pengurangan jam kerja di hari Jumat. Biasanya, perusahaan yang baik lebih terbuka jika tuntutan Anda tidak berupa uang. 

Kalau Anda mendapat tawaran kerja di tempat lain, bicarakan terus terang, mengapa Anda berniat pindah. Jika Anda memang karyawan yang baik, perusahaan akan berusaha mempertahankan Anda. Dengan demikian Anda dapat mendiskusikan kondisi kerja yang menguntungkan kedua pihak. Tentu saja dengan perkecualian jika Anda bekerja dengan perusahaan yang memang memperkerjakan karyawannya seperti budak. Selalu lembur, tapi gaji sedikit. Pekerja miskin sementara para bos kaya raya. Untuk kasus seperti ini, sangat disarankan Anda mencoba berkarir di tempat lain.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 70%

Nasihat #3: Makin banyak koki yang ikut memasak, rasanya makin tidak enak.

Benarkah bekerja sendirian hasilnya lebih baik daripada kerja tim? Jika Anda bukan pemilik perusahaan One-Man-Show, hasil kerja tim biasanya lebih baik. Apalagi di dunia kerja jaman sekarang. Hampir semuanya mengandalkan teamwork. Mengapa? Karena setiap pekerja mempunyai spesialisasinya masing-masing. Ada yang hebat dalam urusan teknik, ada yang bagus dari segi kreatif, dan ada yang expert untuk urusan jualan. Jika semua yang positif disatukan, teorinya hasil kerja semakin optimal.

Teorinya? Ya. Agar kerja sama tim tidak berubah menjadi kancah perang dunia ketiga, diperlukan satu orang yang berfungsi sebagai pemimpin. Pemimpin di sini tidak berarti karyawan dengan kedudukan yang paling tinggi, namun seseorang yang mampu mengakomodasikan seluruh keinginan anggota tim. Tepatnya, gabungan antara moderator dan hakim garis antar kolega. Namun demikian, sebaiknya jumlah anggota tim kurang dari 10. Jika lebih dari 10 orang, biasanya akan terjadi clique, kelompok-kelompok kecil yang saling bersaing satu sama lain.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 10%

Nasihat #4: Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

Terus terang, nasihat orangtua kita di masa kecil ini memang yang paling diingat dari semua petuah mereka. Mungkin karena dulu kita lebih suka menonton TV daripada membuat PR. Sampai sekarang pun, banyak dari kita bekerja dengan prinsip ini. Bereskan dulu pekerjaan yang membosankan, yang paling tidak nyaman, baru yang menantang. Prinsip ini bukannya tidak beralasan. Manusia mempunyai kecenderungan untuk menghadiahi diri sendiri setelah bekerja keras. Jadi pekerjaan yang menantang dilakukan terakhir, dianggap sebagai hadiah yang dapat memacu motivasi kerja.

Idealnya, sih, Anda membagi-bagi porsi kerja sehingga tidak jenuh. Normalnya, manusia dapat berkonsentrasi nonstop selama dua jam. Jadi setiap dua jam, ambil mini-break sekitar lima menit untuk menyegarkan pikiran Anda. Bisa memakan pisang, minum kopi, atau bercakap-cakap singkat dengan teman kerja. Dengan demikian kepala Anda dapat beristirahat sejenak untuk mulai lagi dengan otak yang lebih jernih.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 80%

Nasihat #5: Kerjakan hanya yang Anda bisa.

Bagi yang senang bermain aman, nasihat ini jelas masih berlaku. Tapi bila Anda ingin mencapai karier yang lebih tinggi, lupakan nasihat ini. Tentu saja Anda harus mengerjakan semua tugas Anda dengan baik dan benar, tapi kembangkan juga cakrawala Anda. Pelajari sisi lain dari sebuah pekerjaan dan setiap perusahaan. 

Asah rasa ingin tahu dan kembangkan diri Anda. Ambil kursus yang memperkaya wawasan. Bicarakan dengan perusahaan, siapa tahu mereka mau membiayai kursus itu untuk Anda. Perusahaan-perusahaan besar biasanya punya pos khusus bagi pendidikan karyawannya. Tapi jangan juga memutarbalikkan nasihat ini menjadi: mengerjakan semua hal. Apalagi jika Anda sama sekali tidak mengerti bidang yang Anda kerjakan. Anda tentu tidak mau disebut sebagai si-rakus. Mau mengomentari orang lain, mau mengambil pekerjaan orang lain, padahal tidak tahu apa-apa. 

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 50%

Nasihat #6: Semakin berisi semakin merunduk.

Scene yang sering terjadi di ruang kelas ketika guru bertanya, “Siapa yang tahu jawabannya?” adalah murid-murid yang menunduk. Penyebabnya, takut salah dan takut dijuluki sok tahu oleh teman-teman. Akibatnya, di dunia kerja kita juga terbiasa untuk berdiam diri. Tidak sedikit orang dalam meeting hanya ikut menganggukkan kepala tanpa berani memberi usulan. Padahal, menonjolkan diri tidak sama dengan sombong. Karir kita akan lebih baik jika kita tidak takut memberi tahu kemampuan dan achievement kita. Tidak hanya dalam interview kerja saja, lho, perusahaan lebih memilih karyawan yang percaya diri. Karyawan yang asertif dan berani mengemukakan pendapat lebih dibutuhkan ketimbang orang-orang yang hanya bisa diam. Coba Anda mencamkan ini, bahwa Anda tidak menjual diri, tapi menjual potensi Anda ke perusahaan.

Tentunya tidak berarti Anda setiap detik mendengang-dengungkan kehebatan dan achievement Anda. Lakukanlah dengan dosis yang benar. Juga jangan mengaku-aku semuanya adalah hasil kerja Anda, jika suatu pekerjaan dilakukan dalam tim.
Tip bagi Anda yang tidak terbiasa mengemukakan ide: (1) Tulis ide Anda di kertas. (2) Tulis semua kritik dan pertanyaan yang mungkin muncul dari kolega atau bos Anda. (3) Tulis jawaban Anda dari daftar nomor dua tadi. (4) Jika semua sudah terjawab dan teratasi, bawa daftar itu ke kantor dan utarakan ide Anda.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 0%

Nasihat #7: Gunakan jejaring.

Walaupun kedengarannya seperti iklan telepon genggam, sekarang ini tidak ada bisnis yang sukses tanpa networking yang bagus. Tidak heran, kalau dunia bisnis selalu keras bagi pemula. Namun ingat ya, Anda harus tetap memisahkan antara kepentingan pribadi dan kepentingan perusahaan. Kalau kinerja Anda buruk, namun tetap berharap seorang kenalan akan membantu menaikkan karier, maka Anda sudah menyalahgunakan jejaring Anda. 
Apalagi jika Anda hanya mau mengenal orang-orang yang Anda pikir dapat memberi keuntungan bagi Anda. Lambat laun orang-orang akan tahu dan bisa jadi malah Anda yang tidak diinginkan menjadi bagian dari jejaring mereka. 

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 70%

Nasihat #8: Jaga kerapian.

Ibu-ibu biasanya menggemari nasihat satu ini terutama ketika mereka melihat kamar tidur putrinya. Kabar buruknya, bagi Anda yang tidak gemar berbenah, hal ini juga berlaku di dunia kerja. Apalagi jika Anda menerima klien langsung di meja kerja Anda. Apakah meja Anda penuh dengan tumpukan map dan dokumen yang saling tumpang tindih sampai seekor kucing pun dapat hilang didalamnya? Keyboard Anda nyaris tidak kelihatan tombolnya karena tertutup notes dan ballpoint? Monitor Anda dipenuhi post-it yang entah sejak kapan tertempel di sekujur tepinya? Semuanya hanya mengisyaratkan satu hal: kekacauan.

Jujur saja, Anda sendiri pasti tidak akan merasa yakin kalau data Anda diterima baik oleh orang yang kelihatan berantakan, kan? Mungkin data Anda malah hilang ditelan barang-barang dimejanya. Begitu juga sebaliknya. Orang-orang akan sulit percaya jika meja kerja Anda tidak rapi dan berantakan. Karena itu, jagalah kerapian tempat kerja Anda.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 90%

Nasihat #9: Sukses tidak datang dengan sendirinya.

Siapa yang pernah merasakan hal berikut ini? Anda merasa mampu, Anda bekerja keras, tapi sukses masih jauh dari pandangan. Satu hal yang perlu Anda ingat, dalam bekerja, berlaku pula faktor sabar. Tidak semua hal langsung terlihat hasilnya. Dan tidak semuanya langsung naik pangkat hanya karena selesai mengerjakan satu proyek.

Karena itu ketahui dengan jelas apa arti sukses untuk Anda. Lebih baik Anda tidak melulu mengusung kata sukses dalam skala besar. Arti kesuksesan bisa dirasakan dari hal-hal kecil. Anda sukses jika Anda menyelesaikan kerja sesuai deadline, misalnya. Atau anda sukses jika para bos menyukai presentasi Anda. Bisa juga, Anda sukses jika Anda mampu mengatasi kelemahan Anda. Intinya, sama seperti dalam kehidupan di luar kantor, tidak semuanya berjalan instant. Jika Anda berusaha, suatu saat Anda akan sukses. Sabar, itu kuncinya.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 100%

Nasihat #10: Siapa yang bangun pagi, dapat banyak rejeki.

Nasihat ini sudah muncul dari jaman dulu, ketika pekerjaan umum penduduk negara ini masih menjadi petani. Sekarang, jam kantor umumnya dimulai pukul 9 pagi. Akibat lembur dan macet, banyak yang baru mencapai rumah pukul 10 malam atau bahkan lebih larut. Jika Anda memaksakan diri bangun pagi, lalu menelepon klien penting sambil menguap, percayalah, Anda tidak menolong diri Anda sendiri. Lebih baik Anda mulai mengetahui ritme tubuh Anda. Kapan Anda merasa paling mudah berkonsentrasi, kapan Anda mulai merasa lemah, kapan Anda merasa lapar. Lalu cocokan dengan jam kerja Anda. Dengan demikian Anda akan mempunyai waktu kerja yang optimal.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 0%

Petuah #11: Jaga rahasia perusahaan.

Generasi kakek-nenek bahkan orang tua kita, biasanya bekerja puluhan tahun di perusahaan yang sama. Karena itu, mereka memegang teguh isi dapur perusahaan dan tidak membicarakannya pada orang lain. Sekarang, bukan hal aneh kalau pindah ke perusahaan yang berbeda-beda. Dengan sendirinya, seseorang membawa pengalaman dari kantor lama ke kantor baru. Tidak dapat dihindari, rahasia perusahaan tidak lagi menjadi momok yang menakutkan untuk dibicarakan. Terutama untuk sistem karir, gaji, working load, dan atmosfir kerja. Tentu saja, bedakan informasi mana yang dapat Anda sharing ke 'orang luar' dan mana yang sudah di luar hak Anda. Contohnya, membocorkan strategi bisnis perusahaan ke lawan bisnis tentu saja tabu untuk dilakukan. Atau menyebarkan isu tidak benar. Tak hanya tidak etis, Anda juga dapat dianggap sebagai pelaku gerakan sabotase bagi perusahaan.

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 30%
Baca juga 6 Rahasia yang Tidak boleh di boocorkan

Nasihat #12: Rejeki tidak turun dari langit.

Nasihat ini sangat jelas. Tanpa bekerja, kita tidak akan mendapat rejeki. Masalahnya berapa banyak rejeki yang kita dapat? Kebanyakan berpikir rejeki hanya berarti uang, gaji, dan penghasilan. Sehingga banyak yang berharap, setiap kali sudah bekerja sesuai daedline, gaji pun naik. Setiap kali proyek selesai, karir juga naik. Tapi kenyataannya tidak seperti itu.

Karena itu, lebih baik jika Anda mengartikan rejeki tidak melulu sebagai materi. Jika Anda bekerja dengan baik, klien pasti lebih memilih Anda sebagai rekan kerja. Hasilnya, proyek Anda selalu berjalan lancar ketimbang proyek karyawan lain. Contoh lain, jika kualitas kerja Anda bagus, nama Anda pun akan diingat oleh perusahaan. Bahkan mungkin bukan hanya oleh perusahaan Anda, tapi juga perusahaan lain. 

Tingkat kelayakan di dunia kerja: 100%

Sumber : http://www.cleo.co.id
Read More

13 Oct 2016

5 Tips Menjadi Karyawan Sukses di Dunia Kerja

5 Tips Menjadi Karyawan Sukses di Dunia Kerja - Jika kita ingin menjadi “the best staff of the month”, maka kita harus menunjukkan kapasitas lebih dan harus terlihat menonjol dari staff yang lain. Seperti di Tiara, setiap bulan ada best coordinator, best staff, best attendance. Semua penilaian dilihat dari kinerja mereka, aktif atau tidaknya staff tersebut. Semua selalu ada penilaian, maka dari itu kita harus bekerja dan bisa memberikan ide yang terbaik yang ada dalam diri kita untuk perusahaan. 
5 Tips Menjadi Karyawan Sukses di Dunia Kerja

Bagi para wanita (cewek), peran karir di dunia kerja semakin berkembang pesat dan mereka lebih mempunyai kesempatan yang besar untuk mendapatkan karir yang cemerlang. Namun mereka tetap saja seorang wanita yang selalu dianggap lemah oleh kaum pria, sehingga ini dapat menghambat karier mereka. Kalau kita dianggap lemah (meski kita bukan wanita) ataupun kita ingin untuk bisa sukses dalam karir kita, adapun beberapa caranya adalah :

1. Ikut berpartisipasi

Jika kita ingin berkarir dan dikenal oleh atasan atau ingin terlihat menonjol, maka jangan ragu untuk berpartisipasi ketika sedang ada meeting dan rapat penting. Jika kita aktif dalam pekerjaan, maka kita akan lebih dikenal dan dipandang oleh rekan kerja lainnya, tentunya rekan kerja tidak akan segan-segan meminta kita untuk bergabung bersama timnya, sehingga kesempatan kita untuk ikut berpatisipasi mengembangkan perusahaan semakin besar, karena mereka sudah mengenal kita dan mengetahui bagaimana kinerja kita. Bersikaplah proaktif (terlibat dan siap meminta tanggung jawab lebih), bukannya menunggu perintah (pasif).

2. Pantang menyerah

Kegagalan serta kemunduran prestasi dalam dunia kerja banyak kita alami, karena persaingan yang ketat. Tetapi harapan semua manusia tentunya selalu ingin sukses, kegagalan hanyalah sebuah sukses yang tertunda, maka jangan pernah putus asa karena hal itu. Jadikan kegagalan sebagai tantangan untuk kesuksesan dan terus gali potensi diri. Tanamkan dalam diri, bahwa tidak ada kata gagal yang ada hanya sukses atau belajar. Jadi kita harus selalu yakin bahwa kesuksesan pasti diraih dan belajarlah menganalisa setiap halangan atau hambatan yang membuat sukses tertunda.

3. Amati, tiru, modifikasi

Pilihlah seseorang yang mampu menjadi contoh (panutan) bagi kita di bidang kerja kita yang bisa kita tiru bagaimana cara-cara suksesnya. Cari tahu tentang tantangan untuk mencapai keberhasilan dari pengalaman mereka, dengan begitu akan mendapatkan masukkan dan pembelajaraan darinya. Karena mereka sudah mengalami apa yang akan kita alami sehingga kita bisa meniru solusinya saat menemui masalah yang sama dengannya. Setiap orang punya cara masing-masing untuk sukses, modifikasi semua cara-cara orang hebat yang pernah kita temui agar sukses kita raih jangan hanya asal ditiru saja, dengan begitu kita tidak hanya belajar dari yang terbaik, tapi juga bisa menjadi yang terbaik!

4. Berpendapat

Berani mengutarakan suatu ide atau kritik untuk yang lebih baik dan sukses. Jangan takut kita tidak didengar oleh semua rekan. Memang jika kita karyawan baru dan masih muda tidak berpengalaman, banyak yang memandang sebelah mata. Untuk itu, caranya adalah berikan pendapat kita, berikan contoh kasus yang pernah ada, kita berikan jalan keluar atau solusinya, serta kita berikan alasannya dan apa untungnya untuk perusahaan jika pendapat kita direalisasi.

5. Percaya diri

Kita harus merasa nyaman dengan diri kita sendiri dan terus mengembangkan keahlian kita, kita harus tahu kelebihan apa yang kita miliki dan dengan memiliki sikap percaya diri, kita akan lebih siap untuk menerima tantangan kerja sehingga membuat kesan seseorang yang tegas dalam dirinya (walau kita adalah seorang wanita sekalipun). Tidak mudah percaya kepada orang lain mungkin adalah sesuatu yang biasa dan boleh-boleh saja tetapi tidak percaya pada diri sendiri adalah bencana besar bagi diri kita sendiri.
Baca juga : Tips Menghindari Kesalaha Dalam Bekerja
Siapkan diri menjadi karyawan yang dikenal serta bisa dipercaya oleh atasan, dengan demikian akan ada peluang bagi anda untuk segera naik jabatan serta naik gaji menjadi lebih besar. Semoga bermanfaat.

Read More

2 Oct 2016

#7 Cara Melawan Rasa Ketidakmampuan

#7 Cara Melawan Rasa Ketidakmampuan - Hilangkan semua kata ‘tidak bisa’ dan ‘tidak mampu’ dalam kamus diri kita. Yakinlah bahwa kita bisa melakukan semuanya dengan baik dan positif.

#7 Cara Melawan Rasa Ketidakmampuan

Berikut ada 7 cara melawan rasa tak mampu, antara lain: 

1. Kita pasti bisa
Jangan pernah menganggap diri tak mampu melakukan suatu pekerjaan, karena kita pasti bisa. Bagi banyak orang, tekanan justru bisa menjadi pendorong untuk bisa lebih maju dan berkembang. Yang harus dilakukan adalah mengontrol (manajemen) waktu kita, mengatur tingkat stress dan menghilangkan hambatan (memikirkan solusinya) dalam pekerjaan. Kita mampu melakukan berbagai hal dengan baik, karena itu jangan langsung menyerah sebelum mencoba. Percaya diri dengan kemampuan kita dan belajar untuk menyelesaikan semua tugas tersebut dengan baik. Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan selama kita ada kemauan dan yakin bisa (Aries)!

2. Tentukan target
Untuk mencapai hasil pekerjaan yang maksimal, tentukan target yang ingin kita capai dalam bekerja. Namun tentukan target yang terukur dan sesuai kemampuan, agar kita mampu merealisasikannya. Hal ini termasuk target dalam pekerjaan untuk membuat kita mempunyai tanggung jawab dan membuat kita lebih serius serta lebih produktif dalam melakukan pekerjaan.

3. Memotivasi diri
Seringkali zona nyaman dalam pekerjaan membuat kita terbuai dan tidak produktif bekerja. Motivasi dan tantangan dalam bekerja merupakan pemicu penting untuk meningkatkan produktivitas, sehingga kita bisa fokus untuk mencapai tujuan pribadi maupun profesional. Banyak hal kecil disekitar kita yang sebenarnya bisa menginspirasi serta memotivasi kita untuk bekerja lebih baik lagi. Lakukan perubahan, jangan sampai perubahan yang menggantikan kita (Aries)!

4. Jangan mencari alasan
Setiap orang memiliki alasan mengapa mereka tidak bisa mencapai tujuan atau memenuhi target mereka masing-masing. Kita harus berhenti mencari alasan untuk setiap kegagalan yang kita lakukan, karena kita lah yang memegang kontrol atas diri kita dan pekerjaan kita. Carilah solusi, bukan alasan-alasan bahkan menyalahkan orang lain!

5. Hilangkan kata ‘tidak bisa’ dari kamus kita
Kata-kata ‘tidak mampu’ atau ‘tidak bisa’ memiliki makna bahwa kita secara fisik tidak bisa melakukan apapun. Kita harus menghilangkan kata-kata tersebut dalam pikiran jika kita ingin mencapai tujuan dan target anda. Kata-kata memiliki pengaruh yang besar bagi psikologi kita. Ketika kita berkata mampu melakukan sesuatu, selalu ada solusi untuk membantu kita mengerjakan tugas-tugas. Kalau kita berpikir bisa, ya pasti bisa kita lakukan. Apa sich yang tidak bisa? (Aries)
Silahkan baca juga:  Cara Menghadapi Kritikan yang Tepat
6. Berusaha yang terbaik
Untuk mendapatkan yang terbaik dan produktif dalam bekerja, kita harus benar-benar berkomitmen untuk bekerja lebih keras dan mencari tahu apa yang bisa memotivasi kita. Berkomitmenlah untuk bersikap proaktif, berani ambil resiko dan menghilangkan alasan-alasan. Jika kita tidak berkomitmen untuk membuat perubahan, maka segala sesuatunya akan selalu sama. Lakukan yang terbaik di setiap waktunya, maka hal-hal yang terbaik akan datang pada kita setiap waktunya! (Aries)

7. Lakukan sekarang
Jangan terus-menerus mengulur waktu untuk memulai berbagi hal baik dalam bekerja. Lakukan sekarang juga agar kita semakin mudah mendapatkan tujuan dan semakin produktif bekerja untuk meningkatkan karier. Waktu yang terbaik untuk melakukannya adalah kemarin, waktu yang terbaik kedua adalah sekarang juga!

Kalau kita yakin bisa, maka kita pasti bisa!

Read More

27 Sept 2016

5 Cara Bijaksana Memecat Karyawan

5 Cara Bijaksana Memecat Karyawan - Memberhentikan atau memecat karyawan bagi sebagian orang memang bukan sesuatu yang menyenangkan. Karena jika salah caranya, pasti akan memberikan dampak dan pemikiran yang negatif dari orang yang kita pecat tersebut.
Cara Bijaksana Memecat Karyawan

Namun jika itu memang itu di perlukan dan suatu keharusan, ikuti cara  bijaksana berikut ini :


1. SIAPKAN BUKTI

Pastikan dokumen tentang karyawan yang akan Anda pecat telah tertata rapi sebelum pertemuan. Siapkan semua hasil pekerjaanya , surat peringatan yang ia dapat, atau materi lain yang dapat dijadikan bukti kegagalannya.



2. LEBIH DETAIL
Buat rencana yang lebih detil tentang pemecatan karyawan Anda sebelum bewrhadapan dengannya. Seperti berapa lama ia berbenah? Kapan ia harus mengembalikan barang-barang properti kantor seperti mobil , laptop dan lain-lain.

3. BUAT JADWAL
Kontak dengan bagian HRD untuk membuat jadwal pertemuan dengan karyawan ini. Biasanya pihak HRD tidak hanya akan memberikan informasi dan menjawab segala pertanyaan tentang pemecatan ini , tetapi juga memastikan bahwa pemecatan yang Anda lakukan adalah sesuai dengan panduan pihak HRD.
4. HINDARI BASA BASI
Langsung saja pada tujuan . Tak peduli seberapa pun sengitnya situasi, tawarkan bantuan apa saja yang akan disediakan oleh perusahaan sehubungan dengan pemecatan, seperti konsultasi, pesangon dan sebagainya.

5. JALIN KOMUNIKASI
Komunikasikan hal-hal yang penting yang berkaitan dengan kepergian karyawan tersebut ke staf atau karyawan lainnya. Hindari pembicaraan yang detil tentang alasan kepergiannya; karena hal tersebut tidak profesional dan justru akan menimbulkan reaksi yang tidak menyenangkan dari pihak lain.

Read More

26 Sept 2016

Cara Menghadapi Kritikan yang Tepat

Cara Menghadapi Kritikan yang Tepat - Kritikan yang anda terima atas hasil kerja anda bisa menjadi sebuah tamparan, bahkan bisa membuat anda stres dan minder. Mungkin karena anda merasa sudah melakukan pekerjaan tersebut dengan baik, seluruh kemampuan sudah benar-benar anda gunakan.

Cara Menghadapi Kritikan yang Tepat

Berikut cara menghadapi kritik yang menyebalkan dan mengubahnya menjadi motivasi untuk memberikan anda semangat kerja lebih baik lagi.

1. Jangan Bantah

Ketika ada seseorang yang sedang berbicara dan memberikan kritik pada anda, biarkan orang tersebut berbicara hingga selesai. Jangan memotong, memberi komentar, atau membantah. Hal ini penting agar anda bisa mengevaluasi semua kritikan yang ada. Jika memungkinkan, ucapkan terima kasih kepada orang-orang yang memberikan kritik atau usulan tersebut. Katakan anda akan mempertimbangkan kritik atau usul tersebut.

2. Obyektif dan Teliti

Perhatikan dan teliti setiap kata-kata kritikan yang anda terima. Kaji kembali didalam pikiran  secara obyektif dan penuh ketelitian. Sekali lagi kesampingkan emosi dalam hal ini. Ketika anda berhasil mengendalikan emosi, anda akan banyak belajar untuk kritikan-kritikan selanjutnya dan sanggup untuk mengatasinya.

3. Terima Dulu

Langkah awal yang harus anda lakukan adalah menerima dan mendengarkan segala kritikan yang datang terlebih dulu. Bisa jadi kritikan yang anda terima malah merupakan sesuatu yang positif bagi pekerjaan anda berikutnya.


4. Biarkan 

Ketika kritikan tersebut dari rekan kerja saingan anda yang tidak suka dengan anda, hanya satu yang dapat anda lakukan, biarkanlah! anda bisa menghiraukan kritik tersebut, asalkan anda yakin pekerjaan yang anda lakukan sudah benar dan sesuai dengan yang diinginkan perusahaan.

Read More

22 Sept 2016

Tips Menghindari Kesalahan Dalam Bekerja

Tips Menghindari Kesalahan Dalam Bekerja - Kesalahan seperti lupa meletakkan dokumen penting, menghilangkan file di komputer, salah menghubungi klien, salah kirim e-mail, merupakan kesalahan yang terjadi akibat kecerobohan.

Tips Menghindari Kesalahan Dalam Bekerja

Kesalahan yang kerap terjadi di kantor kerapkali disebabkan oleh sistem kerja anda yang tidak sempurna dan kurang koordinasi, tidak atau belum menguasai pekerjaan dengan baik juga bisa menjadi pemicu terjadinya beberapa kesalahan kerja. Selain itu, konsentrasi yang terpecah-pecah juga bisa menimbulkan kesalahan.

Ikuti tips-tips berikut untuk menghindari  hal itu terjadi pada anda pada saat bekerja.

  • Sempurnakan sistem kerja. Buatlah sistem yang teratur, urutan kerja yang jelas, saat anda tiba dikantor sampai anda beranjak pulang.
  • Lakukan koordinasi. Koordinasikan pekerjaan anda dengan atasan dan rekan. Apalagi, jika anda kerja dalam satu tim. Koordinasi harus anda lakukan. Sehingga semua mengetahui dan memahami tugas masing-masing dan tidak terjadi kesalah-pahaman.
  • Tingkatkan konsentrasi. Konsentrasi yang terpecah belah bisa dipastikan mengganggu kinerja anda.Tanpa konsentrasi, anda lebih mudah membuat kesalahan.Maka, saat jam kerja, fokuskan pikiran anda pada pekerjaan. Jauhkan pikiran-pikiran lain yang dapat memecah konsentrasi.
  • Asah keterampilan dan kemampuan kerja. Dengan kemampuan dan ketrampilan yang maksimal, anda akan lebih menguasai pekerjaan. Sehingga kesalahan dapat diantisipasi.
  • Hindari stres. Bekerja dalam keadaan stres merupakan penyebab utama terjadinya kesalahan. Jika anda stres karena  dirundung masalah, selesaikan dulu masalah anda. Hati dan pikiran yang tenang akan memudahkan anda menyelesaikan pekerjaan.
  • Selebihnya anda dapat memikirkan kiat-kiat lainnya untuk meminimalkan kesalahan kerja.
Baca juga : 5 Tips Agar Di Terima Perusahaan Selama Masa Training

Pada dasarnya, jika anda serius dan sungguh-sungguh melaksanakan tugas, kesalahan kecilpun bisa anda hindari. Sukses selalu untuk anda.
Read More

9 Sept 2016

8 Trik Mempengaruhi Orang Lain Yang Wajib Anda Ketahui


8 Trik Mempengaruhi Orang Lain Yang Wajib Anda Ketahui - Mempengaruhi adalah salah satu kemampuan paling penting yang diperlukan seseorang untuk membuat orang lain mengikuti kehendaknya. Kemampuan ini tak hanya dapat diterapkan di dunia kerja, tetapi juga di rumah, atau dalam kehidupan sosial lainnya. Mungkin Anda melihat tidak semua orang diberi kemampuan ini, namun sebenarnya untuk mempengaruhi ini bisa dipelajari. 

8 TRIK UNTUK MEMPENGARUHI ORANG LAIN YANG WAJIB ANDA KETAHUI

Dengan mempelajari trik persuasif, anda juga dapat mengetahui kapan seseorang berusaha mempengaruhi anda. Menurut Jay White, penulis kolom di DumbLittleMan.com, salah satu keuntungan terbesar yang akan anda peroleh dengan memiliki kemampuan ini adalah, anda tak akan kehilangan uang jika menyadari seorang sales penjualan mendesak dan mempengaruhi anda untuk membeli sesuatu yang tidak diperlukan. 

Inilah 9 trik yang mungkin perlu di ketahui dan biasa di gunakan untuk mempengaruhi orang lain: 

1.Kelangkaan Sesuatu. 

Inilah yang paling sering dilakukan seorang pembuat iklan. Kesempatan memiliki sesuatu terlihat sangat menarik ketika persediaan begitu terbatas. Hal ini akan berguna untuk orang yang memang sedang membutuhkan, namun yang lebih penting, inilah metode persuasif yang harus diwaspadai. Berhentilah, dan pertimbangkan seberapa sering anda dipengaruhi berita bahwa sebuah produk sedang langka? Jika memang produk itu langka, tentu akan ada banyak permintaan untuk barang tersebut bukan? 

2. Obrolan yang cair. 

Saat sedang berbicara, seringkali kita menggunakan frasa seperti "Mm..." atau "Maksud saya..." dan kata-kata lain yang menimbulkan jeda di tengah pembicaraan. Hal seperti ini sebenarnya menunjukkan rasa kurang percaya diri kita, yang dengan sendirinya membuat kita kurang persuasif. Jika Anda yakin dengan apa yang Anda katakan, orang lain pun akan mudah terbujuk dengan apa pun yang Anda katakan. 


3. Menggiring. 

Kita semua terlahir menjadi pengikut. Kita sering memperhatikan apa yang dilakukan orang lain sebelum kita bertindak, karena kita membutuhkan penerimaan dari orang lain. Secara sederhana, cara efektif untuk menggunakan kebiasaan ini adalah dengan menjadi pemimpin, membuat orang lain mengikuti Anda. Misalnya, Anda sedang menghadiri seminar, dan memilih duduk di tengah-tengah. Begitu seminar dimulai, sang MC meminta hadirin untuk mengisi bangku-bangku kosong di depan. Nah, cobalah untuk menjadi orang pertama yang menggiring orang lain untuk menempati bangku tersebut. 


4. Benefit. 

Tunjukkan pada orang lain apa keuntungan bagi mereka jika melakukan tindakan yang anda sarankan ini. Namun perhatikan apa yang anda sampaikan. Anda harus mengatakannya dengan optimis, mendorong, dan menyenangkan mereka. Sikap pesimis dan mengkritik tidak akan membantu. Coba ingat bagaimana Obama memenangkan pemilu akhir tahun lalu. Kata kuncinya adalah "Yes, we can!". Mengatakan hal-hal buruk tentang orang lain, seperti yang dilakukan John McCain, tidak akan membuat orang bersimpati. 

5. Waktu yang tepat. 

Orang cenderung setuju atau menurut pada Anda ketika mereka merasakan kelelahan secara mental. Sebelum anda meminta sesuatu pada seseorang yang mungkin tidak akan langsung disetujuinya, cobalah untuk menunggu sampai ada kesempatan dimana mereka baru saja melakukan sesuatu karena terdesak. Temui dia saat hendak pulang dari kantor, dan katakan apa yang anda mau. Seringkali jawabannya adalah, "Besok deh, aku kerjakan." 


6. Keserasian. 

Teknik ini kerap digunakan para petugas penjualan. Seorang sales people akan menjabat tangan anda saat sedang bernegosiasi. Dalam benak kebanyakan orang, berjabat tangan artinya bersepakat, sehingga dengan melakukannya sebelum kesepakatan tercapai, petugas sales seolah sudah mendapatkan transaksi yang ia inginkan. Cara yang tepat untuk melakukannya pada kegiatan sehari-hari adalah membuat seseorang bertindak sebelum mereka memutuskan. Misalnya, Anda mengajak seorang teman jalan-jalan, dan anda ingin menonton film (padahal sang teman sedang tidak ingin). Anda bisa langsung mengajaknya ke bioskop, sementara teman anda sedang membuat keputusan akan menonton atau tidak. 

7. Teman-teman dan Penguasa. 

Kita cenderung akan mengikuti atau terbujuk oleh seseorang yang berada di posisi yang lebih tinggi. Ini menjadi contoh yang baik untuk waspada akan "serangan" persuasif yang sedang dilakukan terhadap Anda. Di pihak lain, menjadi cara yang baik pula bagi Anda untuk melakukannya pada orang lain karena Anda akan terkejut betapa mudah membuat orang menyukai Anda dan memperoleh kekuasaan di antara kelompok Anda

8. Balas budi. 

Ketika seseorang berbuat baik pada kita, kita sering merasa dituntut untuk melakukan sesuatu untuknya. Jadi, jika anda ingin seseorang melakukan sesuatu untuk anda, Anda bisa memberikan sesuatu yang baik untuknya lebih dulu. Dilingkungan rumah misalnya, Anda bisa menawarkan untuk meminjamkan peralatan memasak, tangga, atau apa pun, kepada tetangga yang terlihat sedang membutuhkan. Tidak masalah kapan, atau dimana Anda melakukannya, kuncinya adalah menghargai hubungan yang ada. 
BACA JUGA : Belajar Ilmu Goblok Dari Almarhum Bob Sadino
Itulah 8 Trik mempengaruhi orang lain yang yang perlu anda ketahui, agar tidak gampang terpengaruh atau bisa anda terapkan juga untuk melakukan hal-hal yang positif pastinya. Semoga bisa bermanfaat.
Read More

8 Sept 2016

9 Cara Mempengaruhi Orang Lain, Yang Wajib Anda Ketahui

9 Cara Mempengaruhi Orang Lain, Yang Wajib Anda Ketahui - Sebenarnya orang lain bisa terpengaruh dengan kita, bukan hanya karena kedudukan atau kekayaan, tapi masih banyak faktor lainnya juga dimana kita bisa gunakan untuk mempengaruhi orang lain.


Lalu, Bagaimana cara mempengaruhi orang lain? Itu yang akan kita bahas kali ini.

Bagaimanapun juga pemahaman terhadap teknik mempengaruhi orang lain (influence techneque) menjadi satu spektrum penting, tidak hanya untuk seorang politikus, dan juga para pemimpin, baik formal maupun informal, misalnya seorang pelatih bola dan juga salesman. Usaha mengubah sikap, opini, dan perilaku orang lain (target person) dalam satu kerangka proses yang smooth dan tanpa pertentangan, adalah muatan penting dari cara mempengaruhi orang lain.

9 Cara Mempengaruhi Orang Lain, Yang Wajib Anda Ketahui

Sebenarnya cara mempengaruhi orang lain telah di formulasikan oleh banyak pakar dan peneliti, tentu bukan di desain untuk mempengaruhi orang dalam perbuatan kejahatan. Pelakunya diharapkan tetap ada dalam jalur positif, dan diimplementasikan ke dalam spektrum berpikir menuju kepemimpinan (effective leadership) dan pencapaian target yang efektif . Misalnya dalam manajemen organisasi, dimana seorang manajer dituntut untuk mengajak seluruh elemen organisasi bersama-sama dalam menyelesaikan permasalahan organisasi, menuju tujuan organisasi yang ingin dicapai.Seorang marketing menguasai teknik ini untuk mencapai target yang telah di tetapkan.

Beberapa teori dan formulasi tentang taktik atau teknik mempengaruhi telah bermunculan sejak 35 tahun silam, (Kipnis-1980; Schriesheim-1990; Yukl-1992, Ferris-1997). Dari perseteruan pendapat yang ada, bisa dikatakan yang banyak diterapkan dan dimutasikan dalam penelitian lanjutan adalah metode Influence Behavior Questionanaire (IBQ). Suatu metode yang dikembangkan oleh peneliti yang bernama Gary Yukl (1992), professor di University at Albany, Amerika. Metoda IBQ memformulasikan 9 Cara mempengaruhi orang lain, sebagai berikut: 
  1. Rational Persuasion, Siasat meyakinkan orang lain dengan menggunakan argumen yang logis dan rasional. Seorang dokter yang memberi nasehat kepada pasien yang perokok berat, dengan menjelaskan efek buruk merokok bagi paru-paru dan hasil penelitian yang membuktikan bahwa para perokok lebih rentan menderita penyakit kronis lain, merupakan salah satu contoh rational persuasion. 
  2. Inspiration Appeals, Siasat dengan meminta ide untuk membangkitkan rasa antusias dan semangat dari target person. Contoh nyata penerapannya adalah, seorang Pimpinandi perusahaa meminta masukan dari beberapa karyawan di bawahnya strategi yang bisa di lakukan untuk mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. 
  3. Consultation Techneque, Terjadi ketika kita meminta target person untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang kita agendakan. Misalnya adalah dengan membuka sesi tanya jawab di sebuah pertemuan atau meeting. 
  4. Ingratiation Techneque, Siasat dimana kita berusaha untuk membuat senang hati dan tentram target person, sebelum mengajukan permintaan yang sebenarnya. Senda gurau seorang salesman terhadap langganan, pujian seorang pimpinan terhadap bawahan sebelum memberi tugas baru, ataupun traktiran makan seorang partner bisnis adalah termasuk dalam ingratiation techneque ini. 
  5. Personal Appeals, Terjadi ketika kita berusaha mempengaruhi target person dengan landasan hubungan persahabatan, pertemanan atau hal yang bersifat personal lainnya. Kita bisa mengimplementasikannya dengan memulai pembicaraan misalnya dengan, "Budi, saya sebenarnya nggak enak mau ngomong seperti ini, tapi karena kita sudah bersahabat cukup lama dan saya yakin kamu sudah paham mengenai diri saya …" 
  6. Exchange Techneque, Lebih mirip dengan personal appeal tactics namun sifatnya adalah bukan karena hubungan personal semata, namun lebih banyak karena adanya proses pertukaran pemahaman terhadap kesukaan, kesenangan, hobi, dsb. diantara kita dan target person. 
  7. Coalition Tacticssiasat, dimana kita berkoalisi dan meminta bantuan pihak lain untuk mempengaruhi target person. Strategi kemenangan karena jumlah pengikut dipakai dalam siasat ini. 
  8. Pressure Techneque, Terjadi dimana kita mempengaruhi target person dengan peringatan ataupun ancaman yang menekan. Seorang komandan pasukan yang memberi ancaman penurunan pangkat bagi prajuritnya yang mengulangi kesalahan serupa. Adalah contoh implementasi pressure tactics ini. 
  9. Legitimizing Techneque, Siasat dimana kita menggunakan otoritas dan kedudukan kita untuk mempengaruhi target person. Presiden yang meminta seorang menteri untuk menyusun rancangan undang-undang, kepala sekolah yang meminta guru menyusun kurikulum pendidikan adalah beberapa contoh penerapan legitimizing tactics. 
Baca juga : Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut!
Itulah 9 Cara mempengaruhi orang lain yang harus anda kuasai dan anda coba, jika ingin menjadi orang hebat. Semoga bermanfaat.

Read More

4 Sept 2016

Rahasia Sukses Wawancara Kerja Di Perusahaan Bonafit

Rahasia Sukses Wawancara Kerja Di Perusahaan Bonafit - Mencari pekerjaan yang layak di Indonesia memang susah, selain harus memiliki skill yang memadai dan pengetahuan yang luas, juga kamu harus berani bersaing dengan ribuan pelamar lainnya yang sama-sama memiliki ambisi untuk diterima di perusahaan tersebut, selain harus melalui beberapa proses seperti tes tertulis, saat anda melamar kerja biasanya anda akan dihadapkan dengan yang namanya interview atau wawancara kerja, menariknya justru di sesi interview inilah banyak kandidat yang gugur karena kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang diajukan oleh moderator, nah oleh sebab itu jika kamu ingin diterima kerja sebaiknya ada menyiapkan bekal untuk dapat melalui sesi Interview ini.

Rahasia Sukses Wawancara Kerja Di Perusahaan Bonafit?

Bagi sebagian fresh graduation atau orang yang belum memiliki pengalaman kerja biasanya sangat gugup saat sesi interview ini, ada yang pingsan dan bahkan ada juga yang bingung setengah mati, namun anda jangan khawatir sebab sesi interview bukanlah mimpi buruk yang akan menakutkan, sebaliknya jika anda mampu menghindari sikap-sikap ini maka dijamin anda pasti lolos sesi interview.



Jangan Terlalu Pede


Sikap pede saat Interview itu baik, namun kalo terlalu kepedean juga bisa membahayakan, Sikap yang biasa aja dan tidak dibuat-buat itu malah membuat anda bisa lebih cool. 

Nggak perlu terlalu pede tapi Jangan terlalu pesimis juga, santai aja dan tunjukan bahwa anda memang layak untuk mendapatkan pekerjaan tersebut 

Biasanya banyak calon kandidat yang memiliki orang dalam di perusahaan tersebut guna membantu mereka agar lolos dan diterima kerja, namun sebagian diantara kandidat tersebut malah meremehkan dan menjawab pertanyaan semaunya, nah kalo anda ingin diterima kerja sebaiknya jangan terlalu pede.

Tunjukkan Prestasimu

Agar cepat diterima kerja sebaiknya anda mampu menunjukan prestasi anda pada saat sesi interview, jika kandidat lain menghindari sesi ini sebaiknya anda mampu show-up, tunjukkan bahwa anda memiliki segudang skill dan memiliki banyak keahliaan yang dibutuhkan perusahaan.

Rapi

Gunakan setelan yang rapi, pakailah jas dan semir sepatu, tunjukan bahwa anda orang yang profesional dan layak untuk diandalkan 

Penampilan seseorang umumnya menunjukan bagaimana mereka bekerja dan bagaimana mereka bersikap, semakin baik penampilan anda maka semakin baik pula kinerja dan sikap anda,  sebab tidak mungkin perusahaan bonafit mau menerima calon karyawan yang penampilannya acak-acakan, oleh sebab itu kalau anda ingin diterima kerja sebaiknya berpenampilanlah yang rapi, gak perlu pakai jas mahal minimal pakailah pakaian yang sopan. 

Siap Bekerja  Profesional

Ketika ditanya apa motivasi anda? Jelaskan bahwa anda memang membutuhkan pekerjaan ini dan siap bekerja di perusahaan secara disiplin dan Profesional 

Selalu ada pertanyaan yang membuat anda bingung saat menjalani sesi interview, namun jangan khawatir jika anda ditanya apa motivasi anda untuk bekerja di perusahaan tersebut, jawablah dengan tegas bahwa and memang membutuhkan pekerjaan tersebut dan utarakan ide anda untuk memajukan perusahaan mereka dengan ungkapan yang ringkas dan mudah dipahami 

Jangan Malu Untuk Bertanya

Sebagai pekerja pemula, anda masih perlu belajar banyak hal kepada mereka yang sudah berpengalaman, bergaulah dengan orang-orang yang lebih paham 

Agar anda sukses melalui masa-masa interview sebaiknya bertanya kepada mereka yang sudah paham dan sudah berpengalaman dibidang ini, buang ego dan tanyakan kepada mereka perihal wawancara kerja serta pertanyaan yang sering diajukan, pengetahuan mereka akan membuat anda lebih cerdas dan juga membantu menambah wawasan.

Baca juga : 5 Tips Agar Di Terima Perusahaan Selama Masa Training
Nah setelah mengetahui sikap-sikap diatas tentu anda tidak perlu lagi takut untuk melalui sesi interview kerja kan? perusahaan lain masih banyak yang membutuhkan orang-orang seperti anda, good luck! Semoga bermanfaat.



Read More

11 Jul 2016

5 Tips Agar Diterima Perusahaan Selama Masa Training

5 Tips Agar Diterima Perusahaan Selama Masa Training - Di dalam dunia kerja, sebelum menjadi karyawan tetap ataupun mengikat kontrak, ada satu proses yang di namakan masa training. Masa training ialah, waktu dimana seorang calon karyawan akan di tes keseriusannya dalam bekerja di sebuah perusahaan. Masa ini juga biasa di sebut magang. Jadi, hal ini akan sangat menentukan kelanjutan karir calon karyawan di perusahaan tersebut, apakah akan lanjut ke kontrak, atau berhenti sebelum kontrak? 

5 Tips Agar Di Terima Perusahaan Selama Masa Training

Maka dari itu, sangat di perlukan keseriusan dan keuletan bagi calon karyawan. Dan berikut tips agar Anda bisa lulus masa training.

# Tepat waktu

Tepat waktu adalah tanda bahwa karyawan itu sangat bisa di andalkan soal kepatuhan akan peraturan yang di tetapkan. Oleh sebabnya, pemilik perusahaan akan menyukai karyawannya yang selalu datang tepat waktu alias tidak terlambat. Sungguh tidak bagus untuk Anda yang masih training datang terlambat. Meski hanya satu menit, itu sudah di tanyakan tentang keseriusan Anda bekerja perusahaan tersebut.

Salah satu cara yang patut di terapkan agar Anda tidak terlambat adalah, tidur lebih awal. Mungkin Anda biasa tidur jam 12 malam, mulai sekarang lebih di awal kan jam tidurnya, jam 9 atau jam 10. Hal ini dapat membantu Anda supaya tidak terlambat. Dan tidak lupa, setting alarm.

# Bersikap sopan dan mudah bersosialisasi

Pada tempat kerja yang baru, mungkin Anda akan merasa canggung dan bingung dalam hal bersosialisasi. Memang benar. Untuk itu, Anda perlu yang namanya bersikap sopan. Jika Anda sopan, maka yang lain pun segan. Jika sudah segan, pasti akan sangat mudah bersosialisasi.
Baca juga : Begini Cara Agar Mudah Akrab dengan Rekan Kerja di Lingkungan Baru
Jangan malu untuk bergabung dan memulai dialog awal. Bukankah akan jadi lebih menyenangkan, jika di tempat kerja kita punya banyak teman? Untuk itu, jangan malu untuk bersosialisasi, dan jangan lupa tetap jaga sikap.

# Jangan sok tahu dan jangan banyak tanya

Sebagai newbi atau Anak Baru, kita mungkin akan lebih sering banyak nanya. Karena, sudah pasti banyak sekali yang tidak kita tau tentang bagaimana cara kerjanya, mengelolanya, menjalankannya, dan sebagainya. Untuk itulah kita pasti akan bertanya, tapi bagaimana kalau malu bertanya? Tentu kita di tuntut harus sudah paham, bila tidak ingin bertanya. Tapi itu sangat tidak bagus! Karena, kita tidak boleh sok tau, namun tidak boleh juga banyak bertanya. Kenapa seperti itu?

Pada dasarnya, karyawan yang sudah lama, akan merasa sangat lelah bila harus terus menerus mengajari kita yang masih baru. Sementara, mereka pun masih banyak pekerjaan. Jadi paling tidak, kita praktekkan tentang apa yang sudah di jelaskan. Jika bingung, bertanyalah. Tapi, pertanyaannya harus benar-benar berkualitas. Jangan sampai hal yang sangat mudah dan sudah di jelaskan, di pertanyakan kembali.

# Berpenampilan rapi

Sering kali para anak magang tidak memperhatikan penampilannya. Padahal, penampilan juga akan menjadi nilai dan pertimbangan di terima atau tidaknya. Perusahaan tentu ingin memiliki karyawan yang rajin, cekatan, dan berpenampilan rapi. Karena, sikap seperti sangat berpengaruh terhadap image sebuah perusahaan. Siapa sih yang mau punya karyawan yang malas, lambat, dan berpenampilan asal-asalan? Tentu tidak ada yang perusahaan yang mau. Jadi, mulailah berpenampilan rapi.

# Pantang absen

Dalam masa training, usahakan jangan sampai ada catatan absen di daftar hadir Anda. Jika tidak ada urusan yang lebih penting dari karir, usahakan lebih mementingkan karir Anda di perusahaan tersebut. Kecuali Anda sakit parah dan ada sesuatu yang memang lebih penting dari pekerjaan.

Absensi sangat di perhatikan oleh pemilik perusahaan dalam mempertimbangkan kelanjutan nasib Anda di perusahaan tersebut. Percuma saja Anda sudah melakukan tips di atas, jika daftar hadir Anda sangat buruk. Tentu perusahaan pun akan mempertimbangkan nya lagi. Jadi, jangan kotori datar hadir, di masa training.
Baca juga : Menjaga Reputasi Perusahaan

Kelima tips di atas, tentunya tidak bisa di sebut sebagai jaminan Anda akan di terima. Tapi, tidak ada salahnya untuk di coba. Karena berdasarkan pengamatan saya dan apa yang sudah saya lakukan, tips di atas memang lumayan ampuh. Asalkan, Anda menjalankannya dengan niat yang sungguh-sungguh. Semoga bermanfaat!
Read More

17 Jun 2016

Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut!

Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut! - Setiap orang bekerja, pasti menginginkan hasil dari kerja kerasnya. Tapi bagaimana jika apa yang di kerjakan, yang di usahakan tidak mendapatkan hasilnya? Atau kerja kerasnya terasa sia-sia? Tentu terasa sangat menyebalkan, bukan?

Ada statement yang mengatakan, bahwa hasil kerja tidak bisa dilihat setelah satu bulan, dua bulan, tapi setelah satu tahun sampai dua tahun. Cukup masuk akal memang. Tapi terkadang orang tidak memiliki rasa sabar seperti itu dan menginginkan hal yang cepat, simple, dan instant.

Ingin Kerja Dapat Hasil? Terapkan Metode Berikut!


Menjalani pekerjaan haruslah dengan ketekunan. Jika tidak tekun, kesuksesan tidak akan pernah di dapat. Sederhananya, bakwan tidak akan langsung jadi bakwan, tentu ada proses dan progresnya. Itu contoh kecilnya, masih banyak hal lainnya yang bisa kita jadikan contoh.

Sebenarnya, hal yang semacam itu bisa kita jadikan inspirasi dan filosofi gambaran hidup, sehingga mampu menjadi motivasi bagi diri kita sendiri. Seperti ulat adalah makhluk yang menjijikkan atau menggelikan. Hampir semua orang tidak ada yang mau melihatnya dan dekat dengannya. Kemudian ia bersembunyi dalam kepompong, dan keluar menjelma sebagai kupu-kupu yang indah, dan orang-orang pun melupakan bentuknya yang lalu, dan menjadi mengagumi wujudnya yang baru.

Contoh ulat tadi, sebenarnya adalah inspirasi yang sangat kuat untuk di terapkan dalam sistem kerja. Inspirasi yang menjadi motivasi tersendiri bagi kita.

Awal kerja, kita mungkin seperti ulat, tapi jika terus kita tekuni dan kita sabari, niscaya kita akan seperti kupu-kupu. Lalu, apa sih yang membuat kita sering berpikiran kerja terus tapi hasilnya nggak ada? Adalah sebenarnya ada, cuman kita selalu menghilang-hilang kan nya. Itu semua kita kembalikan kepada diri kita masing-masing.

Bagi Anda yang ingin hasil kerjanya benar-benar terlihat, sebaiknya Anda harus rancang strategi yang jitu! Supaya pendapatan bisa terkontrol dan bisa menabung.

# Target

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah target Anda dalam bekerja! Apa yang Anda cari dan Anda inginkan dalam bekerja? Jika di ingat lagi target Anda kedepannya, insyaAllah Anda akan segera mengontrol pengeluaran yang sia-sia. Kita kadang sering lupa pada target, setelah menikmati gaji yang lumayan. Atau kita mendadak tidak memikirkan target yang dari awal di tentukan. Setelah gaji yang di rasa lumayan besar, sehingga berpikir tidak perlu menabung. Padahal, uangnya sering kita belanjakan hal yang tidak perlu.

# Wajib Nabung

Berikutnya adalah wajib nabung! Kita mungkin termasuk orang yang malas nabung atau sulit nabung. Sekarang kita di wajibkan untuk nabung. Apakah bisa? Bisa! Jika ada keniatan dan usaha. Jika Anda tidak bisa menyisihkan sedikit uang untuk setiap harinya, paling tidak Anda menyisihkan sebagian dari gaji untuk di tabung. Sebulan sekali tak masalah, asal sesuai target yang sudah di rencanakan.

Misal : Anda ingin dalam satu tahun membeli motor seharga 20jt. Gaji Anda perbulannya 4 juta. Anda bisa ambil 2 juta dan menyimpannya 2 juta. Sekarang kita hitung (2×10=20) artinya 2 juta dalam 10 bulan sudah ada uang 20juta. Cukup buat beli motor impian, bukan? Masih ada sisa dua bulan. Bisa Anda pergunakan untuk hal lainnya dari sisa dua bulan tersebut. Atau gaji Anda lebih dari itu? Itu pasti lebih mudah lagi, kan? Hehe... 

# Membeli sesuatu

Terkadang kita enggan membelikan sesuatu dari hasil kerja kita. Itu karena kita lebih ingin untuk memuaskan hasrat dalam diri kita atau ada alasan lainnya. Padahal, kalau gaji kita di belikan sesuatu (paling tidak separuh dari gaji) kita bisa melihat dari hasil kerja kita sendiri. 

Gambaran besarnya, saya adalah seorang pekerja paruh waktu dengan gaji 1,5 juta perbulan. Setiap gajian, saya berusaha membelikan benda atau sesuatu lainnya dari uang gaji saya yang sebesar 500 ribu.  Sedangkan yang 1 jutanya saya gunakan untuk keperluan tiap harinya. Dengan begitu, saya bisa melihat hasil kerja saya setiap bulannya, kan? Meskipun hanya sebuah kaos atau benda murahan lainnya.
Atau Anda bisa menabung setengahnya dari uang 500 ribu tersebut? Dengan cara sebagian di belikan sesuatu, dan sebagian lagi di tabung. Itu ide yang cukup bagus.Teori memang gampang, tapi praktek sangatlah sulit. Saya pun mengakui itu. Tapi apa salahnya kita berusaha untuk mengelola hasil dari kerja keras kita sendiri? 

Kita kerja ingin punya hasilnya kan? Untuk itu di mulai dari sekarang, ingat kembali pada target dan atur keuangan Anda. Ingat "usaha keras itu, tak akan mengkhianati! Kalau mengkhianati, berarti belum keras usahanya". Semoga bermanfaat!

Read More